10 pelajaran berharga dari setahun pertama pernikahan yang perlu Anda tahu

“Great marriage lessons will always help you to improve your marriage.” – Unknown

1,118 views   |   10 shares
  • Bulan madu telah lama berlalu, apalagi riuh dan mewahnya sebuah resepsi. Banyak momen "kok begini" atau "ternyata begitu" datang dan pergi dalam pernikahan yang berumur masih sangat muda ini. Masih jelas teringat nasihat atau celetukan dari para senior tentang bagaimana lika-liku dalam melewati 1 tahun pertama pernikahan. Dulu, selagi pacaran rasanya tidak bertemu 1 hari saja sudah rindu tak terkatakan, sekarang malah terkadang sudah terbiasa ditinggal dinas kerja.

  • Tahun pertama pernikahan memang masa-masa yang susah-susah gampang. Karena 2 pribadi yang kelihatannya sudah sangat mengenal toh ternyata tetap membutuhkan proses bahkan gesekan dalam proses ini. Belum lagi urusan keluarga besar, atau tiba-tiba dikaruniai momongan. Gesekan-gesekan dari proses peleburan 2 pribadi menjadi 1 ini bukan perkara yang mudah terutama bila berasal dari 2 budaya yang sama sekali berbeda. Banyak yang bertahan, tak sedikit pula yang kalah dalam pertarungan ini.

  • Bila Anda sedang mempersiapkan pernikahan, Anda mungkin perlu mengintip pelajaran berharga dari tahun pertama dalam pernikahan berikut ini:

  • 1. Jatuh cintalah pada pasangan Anda setiap hari

  • Suatu hari cinta akan pudar, tinggallah komitmen yang pernah Anda ucapkan di hadapan saksi dan keluarga di hari pernikahan Anda. Bila pasangan Anda pernah membuat Anda bertekuk lutut dan rasa-rasanya tidak dapat hidup tanpa dirinya, maka upayakanlah rasa yang sama tetap ada untuknya. Jatuh cintalah padanya setiap hari sampai akhirnya maut memisahkan. Meskipun ukuran baju sudah semakin melar, kulit tidak sekencang dulu, upayakanlah cinta Anda padanya. Love is verb!

  • 2. Pahami Bahasa komunikasi pasangan

  • Seringkali sumber cekcok di tahun pertama pernikahan bersumber pada masalah komunikasi. Meskipun Anda tinggal satu atap dan berbagi ranjang dengannya setiap hari tidak menjamin Anda memahami dirinya. Oleh karena itu, Anda perlu memahami apa yang menjadi Bahasa komunikasi dan Bahasa kasih dari pasangan Anda. Apakah ia tipe tulisan atau lisan? Anda akan mengalami kesulitan mengharapkan orang yang lebih suka gaya tulisan untuk langsung mengutarakan apa isi hatinya secara lisan. Namun ini tidak berarti harga mati lho. Anda juga perlu belajar untuk mengutarakan isi hati Anda secara lisan. Kan tidak mungkin Anda terus menulis surat atau mengetik pesan untuk mengungkapkan isi hati Anda. Tidak ada salahnya juga untuk belajar menulis sebuah surat untuknya.

  • 3. Kebahagiaan kita tidak bergantung dari pasangan kita

  • Advertisement
  • Telah menikah bukan jaminan bahwa suami/istri Anda akan bersama Anda selama 24 jam. Jadi jika Anda berharap pasangan Anda akan terus ada untuk Anda selama 24 jam bersiaplah untuk kenyataan ini. Kebahagiaan kita tidak bergantung dari pasangan kita. Ada ataupun tidak ada mereka melewatkan akhir pekan bersama, kita harus untuk tetap memilih bahagia. Ingat atau lupa mereka terhadap ulang tahun pernikahan tidaklah memengaruhi kebahagiaan kita. Kecewa sah-sah saja, kita kan masih manusia normal. Namun, merajuk terus-menerus, marah dan menjadi tidak bahagia, itu tidaklah normal. Kebahagiaan itu masalah pilihan kita.

  • 4. Rencanakan keuangan Anda dengan baik

  • Anda dan pasangan perlu membuat budgeting dan ikuti rancangan tersebut sebaik mungkin. Banyak perceraian terjadi karena masalah ekonomi. Ini juga akan memandu Anda untuk menjalani pernikahan sebagai tim bukan individual

  • 5. Punya waktu berdua

  • Telah menikah bukan berarti tidak lagi berkencan atau saling memberikan kejutan spesial untuk pasangan Anda. Ambil waktu berdua bahkan dengan hanya sekedar minum teh di rumah. Jadikan momen ini sebagai ajang untuk tetap terhubung, saling berkomunikasi, saling memberi masukan, supaya jangan sampai Anda merasa Anda menikahi orang asing.

  • 6. Rencanakan dengan matang kapan ingin memiliki momongan

  • Anda perlu menyadari begitu anak Anda lahir, segalanya berubah. Waktu istri akan banyak tersita untuk bayi Anda. Waktu berdua akan menjadi sangat langka, rumah mungkin menjadi berantakan, masakan lezat istri Anda pun mungkin akan raib beberapa saat karena dia mengurus bayi Anda. biaya pun pasti lebih banyak. Jadi pertimbangkan dengan baik. Terkecuali faktor umur ataupun kesehatan.

  • 7. Komunikasikan keingananmu

  • Pasangan Anda bukan Tuhan yang Maha Tahu. Ia tidak akan mengerti apa keinganan Anda bila Anda tidak mengomunikasikan nya. Masalah timbul karena wanita berharap pria mengerti. Tidak romantis lagi kalau dikasih tahu ingin mendapatkan kejutan ulangtahun. Daripada malah membuat Anda bertengkar lebih baik komunikasikan. Ini juga termasuk bila Anda terbiasa mengambil keputusan sendiri. Komunikasikan dengan pasangan Anda terlebih dahulu.

  • 8. Hilangkan asumsi

  • Komunikasi adalah kunci. Jangan berasumsi. Tanyakan pada pasangan hal yang Anda ingin tahu dengan pasti.

  • 9. Stick together

  • Tetaplah bersama ketika hari-hari buruk datang. Anda tidak dapat menghindarinya namun Anda dapat melewatinya bersama-sama. Saling bergantung dan saling mengandalkan. Maka pernikahan Anda akan semakin kuat.

  • Advertisement
  • 10. Mengerti bahasa kasih pasangan dan diri kita

  • Cara kita mengekspresikan rasa sayang dapat berbeda dengan cara kita mendapatkannya. 5 bahasa kasih, Anda perlu memahaminya. Seringkali kita merasa pasangan tidak mengasihi kita padahal menurutnya dia telah melakukan upaya yang terbaik. Ini terjadi karena kita berbicara kasih dengan cara yang berbeda. Anda memiliki Bahasa kasih hadiah yang merasa dikasihi bila diberikan hadiah sedangkan suami tipe yang merasa dikasihi bila dilayani. Kita cenderung mengasihi orang lain dengan cara kita mengharapkan atau cara kita merasa dikasihi. Apapun yang Anda lakukan tidak akan memenuhi keinginan pasangan untuk disayangi bila Anda tidak berbicara kasih yang tepat untuknya.

  • Cinta perlu diupayakan. Teruslah jatuh cinta padanya setiap hari dan teruslah memiliki waktu berdua sekalipun Anda telah memiliki anak nantinya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

10 pelajaran berharga dari setahun pertama pernikahan yang perlu Anda tahu

“Great marriage lessons will always help you to improve your marriage.” – Unknown
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr