Sering berpindah-pindah pekerjaan memperburuk citra pribadi Anda. Selalukah demikian?

Memang betul setiap orang berhak memutuskan pilihannya sendiri. Namun keputusan untuk selalu berpindah-pindah pekerjaan akan berdampak buruk bagi perkembangan karier di kemudian hari.
May 27, 2017

312 views   |   2 shares
  • Pernahkah Anda mendengar istilah si kutu loncat. Begitulah sebutan bagi seseorang yang suka berpindah-pindah pekerjaan. Meskipun tidak enak untuk didengar, kenyataannya beberapa pekerja/karyawan dengan predikat si kutu loncat merasa tidak terganggu dengan predikat yang melekat pada dirinya tersebut.

  • Bukan tanpa alasan seseorang memutuskan untuk berpindah-pindah pekerjaan. Pada umumnya alasan mereka pindah kerja ke tempat lain untuk mendapatkan gaji yang lebih besar dan meningkatkan jenjang karier mereka. Atau mereka tak kunjung mendapatkan promosi dari atasan. Rasional juga sih kalau alasannya seperti itu. Ketidakpastian finansiallah yang mendorong seseorang dengan mudah keluar dan mencari pekerjaan yang dianggap lebih menjanjikan.

  • Memang betul setiap orang berhak memutuskan pilihannya sendiri. Namun keputusan untuk selalu berpindah-pindah pekerjaan akan berdampak buruk bagi perkembangan karier si kutu loncat di kemudian hari.

  • Inilah kerugian orang yang suka berpindah-pindah pekerjaan:

  • 1. Sulit mendapatkan kepercayaan

  • Jika perusahaan baru melihat riwayat pekerjaan Anda yang selalu berpindah-pindah tempat kerja dalam kurun waktu yang tidak begitu lama, maka perusahaan akan berpikir dua kali untuk menerima Anda. Alasannya perusahaan baru tidak mau mengambil risiko jika suatu saat Anda tiba-tiba memutuskan untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru lagi. Kasarnya, Anda sulit dipercaya.

  • 2. Tidak mempunyai tujuan yang jelas

  • Dalam hidup setiap orang wajib memiliki passion-nya atau tujuan hidup yang jelas termasuk dalam pekerjaan. Anda yang suka berpindah-pindah pekerjaan, artinya Anda belum mempunyai tujuan yang jelas dan pasti mengenai di mana karier Anda dapat berkembang. Orang yang hobi pindah-pindah pekerjaan, tidak memiliki ketetapan hati dan ragu pada dirinya sendiri.

  • 3. Tidak bisa berkomitmen

  • Anda yang suka berpindah-pindah pekerjaan akan dilihat sebagai orang yang tidak mampu berkomitmen pada satu perusahaan. Semua perusahaan tentunya menjunjung tinggi komitmen para pegawainya untuk menjadi bagian dari perusahaan. Komitmen dibuat setelah adanya kesepakatan kedua belah pihak dengan tujuan agar kerja sama dapat terjalin baik. Nah, jika perusahaan melihat Anda sebagai salah seorang dengan tipe suka berpindah-pindah tempat kerja, maka perusahaan ragu untuk berkomitmen dengan Anda.

  • 4. Harus beradaptasi lagi

  • Sudah pasti pindah pekerjaan artinya Anda harus siap beradaptasi dengan tempat baru lagi. Otomatis semuanya harus dimulai dari awal dan tidak menutup kemungkinan Anda akan kesulitan beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Mau tidak mau Anda harus berkorban menyesuaikan diri. Syukur-syukur jika Anda tidak menemukan kendala, tetapi jika malah merepotkan, Andalah yang dirugikan. Itulah salah satu konsekuensi Anda yang harus diterima.

  • Advertisement
  • 5. Susah mendapatkan promosi

  • Semua butuh proses dan waktu. Jangan pernah berpikir ketika Anda pindah kerjaan yang Anda anggap menjanjikan Anda lantas dengan mudah mendapatkan jabatan atau promosi yang Anda inginkan. Perusahaan tentu memiliki kualifikasi sendiri tentang karyawan yang layak dipromosikan. Sebagian perusahaan tentunya akan lebih memilih karyawan yang berprestasi dan kompetensi untuk dipromosikan ketimbang karyawan baru yang masih baru menyesuaikan.

  • 6. Belum tentu mendapatkan fasilitas yang sama

  • Anda mungkin berpikir tempat kerja yang baru akan memberikan gaji atau penghasilan yang lebih besar. Tetapi pernahkah Anda memerhatikan bahwa fasilitas yang mungkin Anda akan dapatkan di tempat baru tidak sebanyak dan sebesar fasilitas yang Anda terima di tempat kerja Anda sebelumnya. Kelihatannya saja menjanjikan tetapi ingat rumput tetangga yang terlihat hijau dan segar tidak selalu begitu kenyataannya.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Sering berpindah-pindah pekerjaan memperburuk citra pribadi Anda. Selalukah demikian?

Memang betul setiap orang berhak memutuskan pilihannya sendiri. Namun keputusan untuk selalu berpindah-pindah pekerjaan akan berdampak buruk bagi perkembangan karier di kemudian hari.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr