Film pendek: Surat-surat Jerry untuk mendiang ibunya ini akan menguras air mata Anda

"Tolong cari Mamaku." Sebuah permintaan yang mengubah jalan hidup kedua orang beda generasi ini. Kisah mengharukan tentang bagaimana belajar merelakan tanpa melupakan.

839 views   |   6 shares
  • Aku terpekur. Lima menit yang lalu, kupikir malam ini akan berjalan sama seperti malam lain seperti biasa. Aku, saluran 911, dan panggilan darurat dari seberang sana. 35 tahun perjalananku sebagai operator saluran 911, baru saja berubah karena satu panggilan yang baru saja kuterima.

  • Dering telepon di tengah malam, yang membuat hidupku tak lagi sama.

  • Awalnya, kukira panggilan tersebut hanyalah sebuah lelucon. Dari seorang anak iseng yang sulit memejamkan mata selarut ini. Hingga suara lirih itu memasuki indera pendengaranku.

  • Namanya Jerry. Usianya baru 5 tahun. Jerry ingin aku mencari Mamanya. Perempuan istimewa yang gemar memakai selendang warna-warni menutupi kepalanya. Wanita hebat yang menemaninya hingga ia terlelap. Mama yang pergi pada suatu hari ke rumah sakit dan tak pernah kembali.

  • "Papa bilang, Mama sudah pergi ke surga." Kata-kata polos Jerry mengoyak hatiku.

  • Aku tak kuasa menghela napas. Menahan jatuhnya bulir air mata di pipi. Sembari kudengar Jerry menyenandungkan sebuah lagu yang biasa dinyanyikan Mama untuk menghiburnya. Betapa kurasakan besarnya rasa rindu dari bocah cilik kesepian ini.

  • "Begini, Nak," ucapku berat. "Jika Papa mengajakmu pergi ke luar, belilah balon berwarna merah," ujarku. "Tuliskan surat untuk Mama dan ikat bersama balon itu. Balon itu akan menyampaikan pesanmu kepada Mama di surga," demikian jelasku.

  • "Engkau adalah anak Mamamu. Apa yang dimilikinya, akan kaumiliki juga. Ia bisa mengerti dan tahu keadaanmu, meskipun ia tak berada di sisimu," ucapku lembut.

  • "Apa kau berkata jujur padaku?" tanya Jerry pelan. "Tentu, Jerry. Polisi selalu berkata jujur, seperti aku, Tommy Lee," jawabku yakin.

  • "Sekarang, tidurlah. Kau perlu beristirahat," nasihatku. Jerry menurut dan pembicaraan kami berakhir.

  • Mama tidak membalas suratku

  • Beberapa bulan berlalu. Kukira Jerry telah berhasil melanjutkan hidup. Rupanya kerinduannya belum berakhir.

  • Telepon berdering di suatu malam. "Tommy, tolong cari Mamaku. Ia tidak mendapat surat-suratku!" suara lelaki mungil itu kembali menyapaku. "Hai, Jerry. Bagaimana kabarmu?" tanyaku penuh harap.

  • "Aku sedih. Mama tidak membalas suratku. Padahal, aku mengirimnya setiap bulan," cerita mengalir dari mulut kecilnya.

  • Advertisement
  • Terbersit bayangan seorang bocah kecil penuh harap. Menerbangkan balon merah dengan kartu terikat. Mengirimkan pesan dari hati yang diliputi rasa rindu tak tertahankan.

  • "Aku kangenMama. Aku ingin Mama memelukku."

  • Harapan besar dari lelaki mungil nan kesepian itu. Mengoyak hatiku sekali lagi.

  • "Tenanglah, Nak. Mama pasti membaca suratmu. Saat ini, Mama sedang pergi berjalan-jalan. Tetap lanjutkan surat-suratmu. Mama pasti akan membacanya nanti," hiburku kepada Jerry.

  • Rekan-rekan kerjaku di markas, memandang penuh tanya. Lalu, aku pun meminta sebuah uluran tangan dari mereka. Demi senyum Jerry, menyongsong hari dengan lebih bersemangat.

  • Kejutan untuk Jerry

  • Jerry keluar dari rumah dengan muka terkejut, namun senyum pun merekah pada akhirnya. Ia mengenaliku. Pak Polisi Tommy, yang menjawab telepon-teleponnya di tengah malam. Aku dan rekan-rekan kepolisian, berkonvoi hingga ke depan rumah Jerry. Tak lupa beberapa ikat balon merah kami bawa serta.

  • Kuhampiri Jerry yang menyambut kami. "Mama melihat dan membaca suratmu, Jerry. Sayang, ia belum kembali dari perjalanannya. Mama menitipkan pesan kepada kami. Ia ingin kau tahu, betapa ia mencintaimu. Mama juga kangen padamu," ucapku.

  • Jerry sangat gembira. "Mama harus tahu, aku mendapatkan nilai A untuk Ilmu Sosial!" serunya riang. "Teruslah menulis surat untuknya, Jerry. Mama selalu ingin tahu kabarmu. Ia selalu sayang kepada Jerry-nya," kata-kataku mengalir begitu saja. Membawa sebuah kebahagiaan bagi bocah cilik berhati besar di hadapanku.

  • Kuangsurkan seikat balon merah. Kujabat erat tangannya. "Terima kasih, Nak."

  • Sebuah senyum hangat merekah di wajah menggemaskannya. Aku tahu, misiku hari ini berakhir sukses.

  • Menjadi "Mama" untuk Jerry

  • Aku sadar, betapa harapan Jerry membumbung tinggi. Jerry butuh waktu untuk move on. Saat ini, yang ia butuhkan adalah mengetahui bahwa ia tidak pernah kehilangan cinta sang Mama. Meskipun, raga wanita spesial itu sudah tak ada sisinya.

  • Kudatangi sekolah Jerry. Menemui gurunya, mengamati karya-karya Jerry di sekolah. Kuputuskan untuk mengambil langkah berani ini. Menyuarakan isi hati Mama yang kini terhalang beda dunia.

  • Secara rutin, kuletakkan sebuah kotak berisi hadiah dan surat untuk Jerry di depan rumahnya. Kado istimewa untuk seorang putra yang berjuang melepaskan kesedihan. Kuselipkan secarik surat, bersuara atas nama Mama Jerry.

  • "Jerry, aku sangat menyukai gambarmu di pelajaran Ilmu Sosial. Aku jadi teringat dan rindu akan kota kita yang nyaman. Selalu mencintaimu, selamanya, Mama."

  • Advertisement
  • Salah satu dari isi surat yang Jerry terima dariku.

  • Jerry kini tak meneleponku lagi. Sepertinya, ia telah mampu merelakan sang Mama. Ia sadar, cinta Mama akan selalu abadi. Ia selalu menyertainya, walau tak kasat mata.

  • Diadaptasi dari artikel Newsner, berjudul "Boy looks for mom in heaven - when he dials 911, police's reaction brings everyone to tears"

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Film pendek: Surat-surat Jerry untuk mendiang ibunya ini akan menguras air mata Anda

"Tolong cari Mamaku." Sebuah permintaan yang mengubah jalan hidup kedua orang beda generasi ini. Kisah mengharukan tentang bagaimana belajar merelakan tanpa melupakan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr