Teman 'curhat' tentang perceraian orangtuanya. Bagaimana sebaiknya berespons?

Dampingi sahabat Anda melalui hal berat dalam hidupnya tersebut. Lakukan hal-hal berikut.

12,278 views   |   3 shares
  • Perceraian bisa terjadi pada siapa saja dan dapat menyakitkan bagi pihak-pihak yang terlibat. Tidak hanya bagi mereka yang mengalaminya secara langsung, tetapi juga bagi anak-anak dan keluarga terdekat.

  • Lalu bagaimana jika Anda memiliki teman dekat yang memiliki orang tua yang akan segera bercerai? Ketika itu terjadi, peran Anda sebagai teman sangat dibutuhkan. Hal-hal di bawah ini dapat Anda lakukan untuk membantunya melewati percobaan tersebut.

  • Menyarankan solusi yang dapat dilakukan seorang anak

  • Bantulah dia dengan memberikan solusi-solusi bijak. Seperti menyarankan orang tuanya untuk berkonsultasi kepada penasihat perkawinan, melakukan meditasi, menyarankan orang tuanya berlibur bersama, berbicara dari hati ke hati sebagai anak dan orang tua, meminta nasihat keluarga yang lebih dewasa dan berpengalaman, seperti om, tante, kakek atau nenek dan sebagainya. Dan tentunya dia harus menjadi penengah bagi kedua orang tuanya agar dapat bijak dalam mengambil keputusan.

  • Jangan membuatnya semakin kecewa

  • Jangan pernah menyuruh ia memilih antara ayah dan ibunya. Jangan juga mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang malah membuatnya semakin patah semangat. Ketika mengetahui orang tua teman Anda akan segera bercerai, berikan dukungan moral kepada sahabat Anda. Yakinkan dia bahwa itu bukanlah kesalahannya. Meskipun mungkin orang tuanya sudah akan benar-benar bercerai, dan tidak ada lagi harapan untuk mempersatukannya, setidaknya dia memiliki harapan yang bisa membuatnya lebih tenang.

  • Menghiburnya

  • Mengetahui orang tua teman akan segera bercerai, tentu ini menjadi kabar buruk juga bagi Anda. Ketika teman sedang tertimpa musibah salah satunya seperti kasus ini, jadilah sahabat yang mendampingi sekaligus penghibur baginya. Semangati dia agar dapat tersenyum dan melupakan sejenak musibah yang menimpanya. Di dalam hatinya tentu dia merasakan kesedihan yang mendalam. Jangan sampai kesedihannya itu membuatnya tertekan atau bahkan depresi.

  • Menghadapi dengan pikiran terbuka

  • Yang terberat ketika memiliki orang tua yang tidak harmonis, bukan hanya ketika melihat orang tua bertengkar tetapi juga akan dampak sosial yang ada. Menjadi gunjingan banyak orang, dilabel sebagai anak broken homedan tekanan-tekanan dari lingkungan lainnya, tentu adalah beban yang berat. Apalagi di budaya timur ini, perceraian menjadi sebuah aib bagi keluarga. Jika teman Anda mengalami tekanan tersebut, ingatkan ia untuk selalu berpikiran terbuka. Meskipun orang tuanya berpisah, jangan sampai memengaruhi kehidupannya. Justru jadikan semangat dan motivasi untuk hidup lebih baik lagi, belajar dari pengalaman orang tuanya. Bantu dia untuk menjadikan peristiwa ini sebagai proses pembelajaran untuk membuatnya menjadi lebih dewasa dalam menghadapi kehidupan. Terutama jika dia sudah berkeluarga. Biarkanlah ini semua menjadi pelajaran agar pernikahannya tidak mengalami hal serupa.

  • Advertisement
  • Beritahu dia pula, bagaimana pun juga orang tuanya memiliki pilihan hidup. Meskipun mungkin pilihan itu tidak seperti yang dia harapkan, tetapi mungkin saja itu yang terbaik dan dapat membahagiakan orang tuanya.

Baca, hidupkan, bagikan!

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Teman 'curhat' tentang perceraian orangtuanya. Bagaimana sebaiknya berespons?

Dampingi sahabat Anda melalui hal berat dalam hidupnya tersebut. Lakukan hal-hal berikut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr