Ketika Si Kakak Mempunyai Adik Baru

Hadirnya anggota baru dalam keluarga adalah hal yang membahagiakan,tetapi jika sebagai orang tua kita tidak peka dan bijaksana, terkadang hal itu bisa menimbulkan kecemburuan bagi si Kakak.

4,941 views   |   3 shares
  • Hadirnya anggota baru dalam keluarga adalah hal yang membahagiakan. Apalagi jika anggota baru itu sudah ditunggu-tunggu. Tetapi jika sebagai orang tua kita tidak peka dan bijaksana, terkadang hal itu bisa menimbulkan kecemburuan bagi si kakak. Terutama jika sebelum kehadiran si adik baru, si kakak adalah anak tunggal, yang secara otomatis menjadikannya pusat limpahan kasih sayang dari kedua orang tuanya. kehadiran adik baru akan membuatnya merasa tersisih, dan berpikir bahwa sekarang perhatian ayah dan ibunya tidak lagi sepenuhnya milik dia. Dan jika tidak disikapi dengan bijaksana, itu akan menimbulkan kebencian si kakak terhadap adik barunya. Di bawah ini beberapa saran yang semoga bisa membantu mempersiapkan si kakak untuk kehadiran adik barunya.

  • Sering berbicara dari hati ke hati tentang akan hadirnya si adik baru

  • Hal pertama yang harus dilakukan sebagai orang tua adalah mempersiapkan si kakak untuk menerima kehadiran sang adik baru. Jauh-jauh hari sebelum kelahiran sang adik, sering-seringlah berbicara dari hati ke hati dengan si kakak tentang akan hadirnya anggota baru dalam keluarga. Jelaskan dengan bahasa yang sederhana bahwa kehadiran sang adik mungkin akan membawa beberapa perubahan. Bahwa akan ada waktu-waktu tertentu dimana ayah atau ibu akan meluangkan waktu untuk sang adik. Biasakan si kakak dengan gagasan tersebut.

  • Sebisa mungkin libatkan dia dalam mempersiapkan kehadiran si adik

  • Semisal ketika berbelanja keperluan bayi, ajaklah si kakak, dan biarkan dia memilih beberapa perlengkapan. Atau saat menata kamar untuk si bayi, libatkan si kakak, walapun dia hanya membantu menata hal-hal yang ringan saja.

  • Setelah si bayi lahir sebisa mungkin tetap luangkan waktu untuk si kakak

  • Hal ini untuk menghindari si kakak merasa bahwa orang tuanya tidak lagi peduli padanya. Orang tua wajib meluangkan waktu untuk menemani si kakak secara khusus tanpa kehadiran sang adik. Dengan begitu si kakak akan tetap merasa diperhatikan dan dikasihi.

  • Sesekali aturlah waktu untuk bersenang-senang sebagai satu keluarga

  • Ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi anak untuk belajar menghabiskan waktu bersama, juga belajar bahwa kehadiran saudaranya juga membawa kesenangan.

  • Sedari awal, jelaskan tentang aturan yang berbeda untuk anak sesuai usia dan kemampuan

  • Bersikap adil bukan berarti menyamaratakan perlakuan dan aturan kepada setiap anak. Jelaskan dan terapkan bahwa perbedaan usia juga berarti perbedaan hak, kewajiban serta tanggung jawab. Anak yang lebih tua memiliki hak yang lebih besar, tetapi juga kewajiban dan tanggung jawab yang lebih besar. Mulailah mengajarkan tanggung jawab dan kemandirian kepada si kakak.

  • Advertisement
  • Berusahalah untuk bersikap netral dan tidak memihak

  • Sekalipun perbedaan usia jauh, menuntut si kakak untuk senantiasa mengalah dapat menimbulkan rasa benci dalam diri si kakak. Besikaplah senetral mungkin. Jelaskan perkembangan adik sebagai bayi yang sedang tumbuh.

  • Dan pada akhirnya yang paling penting adalah bersabar dan memberikan waktu yang cukup bagi si kakak untuk beradaptasi

  • Perubahan perilaku atau emosi si kakak dalam menerima kehadiran adik baru mungkin tidak secepat yang orang tua harapkan. Bersabarlah, berikan si kakak waktu untuk belajar menerima kehadiran si adik.

Baca, hidupkan, bagikan!

It is my sincere desire and hope that my writing will positively influence readers, and help them be better and happier.

Ketika Si Kakak Mempunyai Adik Baru

Hadirnya anggota baru dalam keluarga adalah hal yang membahagiakan,tetapi jika sebagai orang tua kita tidak peka dan bijaksana, terkadang hal itu bisa menimbulkan kecemburuan bagi si Kakak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr