5 hal yang masih harus Anda lakukan untuk anak meski Anda dan pasangan telah bercerai

Dalam setiap perceraian, anak selalu menjadi korban yang lebih menderita. Hindari atau minimal perkecil kemungkinan tersebut dengan melakukan hal-hal di bawah ini.

1,474 views   |   6 shares
  • Perceraian memang selalu menyakitkan. Ada beberapa orang yang setelah bercerai memutuskan hubungan dengan mantan suami atau istrinya, karena memiliki dendam atau sakit hati yang sulit terlupakan. Meskipun berat menjalin hubungan dengan orang yang pernah menghancurkan hidup Anda, namun hal ini tetap harus Anda hadapi demi keutuhan buah hati Anda. Jangan menjadi orang tua yang egois hanya karena perasaan pribadi dan mengorbankan perasaan anak-anak Anda.

  • Bagaimanapun dalam kasus ini, anak selalu menjadi korban yang lebih menderita. Tidak ada satu anak pun yang menginginkan orang tuanya berpisah. Karena pada hakekatnya anak membutuhkan kasih sayang yang utuh dari kedua orang tuanya, tidak hanya satu.

  • Untuk itu, meskipun Anda dan dia telah bercerai namun hal-hal di bawah ini harus tetap Anda lakukan demi anak. Ini di antaranya:

  • 1. Menjaga komunikasi

  • Usahakanlah untuk tetap menjalin komunikasi dengan mantan, sekalipun Anda berdua telah memiliki kehidupan berbeda. Jangan jadikan kehidupan baru Anda membuat anak merasa menjauh dari orang tuanya sendiri. Misalnya saja ketika Anda sudah menikah kembali, begitupun mantan Anda. Sekalipun kalian telah memiliki pasangan baru, bukan berarti Anda tidak perlu menjalin komunikasi. Penting untuk selalu mengutamakan kehidupan anak Anda berdua, termasuk perkembangan fisik dan psikisnya pasca-perceraian Anda.

  • 2. Memberikan perhatian lebih terhadap anak

  • Meskipun Anda atau mantan tidak selalu tinggal satu atap dengan anak, bukan berarti hal tersebut membatasi perhatian Anda kepada mereka. Apalagi zaman sekarang teknologi komunikasi sudah semakin canggih. Ada gadget yang memudahkan kita untuk berkomunikasi kapan saja dan di mana saja. Karenanya tidak ada alasan untuk tidak menelepon, sms, atau video call-an bersama anak. Meskipun Anda atau mantan tidak sedang bersama anak, namun mereka akan selalu merasakan perhatian kalian.

  • Umumnya anak korban dari orang tua bercerai mengalami trauma mendalam. Salah satu penyebab adalah karena hilangnya perhatian dari salah satu orang tuanya. Karenanya mereka membutuhkan perhatian ekstra dari Anda berdua, walau sudah tidak tinggal bersama. Perhatian Anda berdua akan membantu anak melewati saat-saat susah tersebut, dan merasa bahwa apapun yang terjadi mereka tetap memiliki orang tua yang menyayanginya.

  • 3. Jadwal pengasuhan anak

  • Meskipun hak asuh ada di tangan Anda, sebaiknya Anda tetap berlaku adil dalam hal mengatur jadwal pengasuhan anak. Bagaimanapun mantan Anda juga adalah orangtua dari si anak. Jangan menjauhkan mereka. Biarkan sesekali anak berada dekat dengan pasangan, pergi berdua atau lain sebagainya sehingga anak dapat selalu dekat dan merasakan kasih sayang lengkap dari kedua orang tuanya.

  • Advertisement
  • 4. Menghadiri acara penting anak

  • Usahakanlah untuk selalu hadir dalam setiap acara penting bagi anak. Misalnya ulang tahun mereka, kenaikan kelas, pementasan sekolah, bahkan sampai pertunangan dan pernikahan mereka nantinya. Setiap kehadiran Anda di saat-saat istimewa mereka adalah sebuah kenangan yang indah.

  • 5. Membuat anak dekat dengan keluarga barunya

  • Jangan biarkan anak merasa asing terhadap keluarga baru Anda atau mantan. Jika mereka merasa terasing di tengah keluarga baru Anda, itu tidak baik bagi perkembangannya. Anak akan merasa trauma, cemburu dan bahkan dapat merasa 'jauh' dari Anda. Karenanya Anda dan mantan perlu berkomitmen untuk selalu bersikap adil dalam membagi kasih sayang terhadap anak dan keluarga baru yang kalian miliki. Berusahalah untuk membantu anak menjadi dekat dengan keluarga barunya sehingga meski ia sempat merasa kehilangan sesuatu dalam hidupnya akibat perceraian orang tuanya, hal tersebut dapat terisi kembali dengan hadirnya keluarga baru.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

5 hal yang masih harus Anda lakukan untuk anak meski Anda dan pasangan telah bercerai

Dalam setiap perceraian, anak selalu menjadi korban yang lebih menderita. Hindari atau minimal perkecil kemungkinan tersebut dengan melakukan hal-hal di bawah ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr