Surat terbuka seorang ibu untuk putri tercinta tentang cinta pertamanya

Putriku, jaga selalu tubuhmu. Jangan pernah ijinkan seseorang yang tidak layak, memanfaatkannya

869 views   |   14 shares
  • Putriku, selagi engkau masih kanak-kanak ibu ingin mengajarimu banyak hal yang kelak akan sangat berguna saat kamu mulai melangkah ke dunia yang penuh dengan kejutan ini. Ada banyak kejadian tak terduga akan engkau hadapi, namun semuanya membuatmu tumbuh semakin dewasa dan membuat pemahamanmu akan kehidupan ini semakin berwarna.

  • Engkau adalah putriku yang sangat menawan. Tidak hanya jasmanimu tapi juga hatimu. Banyak laki-laki akan tertarik mendekatimu, engkau juga akan belajar mencintai lawan jenismu. Ibu tidak khawatir akan hal itu, sama seperti dirimu ibu telah melewati masa-masa itu hingga akhirnya bertemu dengan ayahmu yang sangat ibu cintai.

  • Putriku, ketika beranjak remaja ada satu hal perlu engkau pahami. Hal yang sangat menentukan kebahagiaan hidupmu suatu hari nanti. Sebagaimana remaja pada umumnya, engkau akan mengalami ketertarikan pada lawan jenismu. Itu normal dan ibu tidak pernah melarangmu untuk jatuh cinta. Namun, cinta pertama yang engkau rasakan jangan sampai menjerumuskan dirimu. Membuat kehidupanmu suram hanya karena tidak bisa mengendalikan gejolak asmara.

  • Mungkin menurutmu ibu berlebihan? Tapi tidak putriku. Ibu hanya tidak ingin melihat putri kesayangan ibu menderita. Ibu sudah menyaksikan sendiri ada banyak contoh seorang remaja putri jatuh hanya karena tidak mampu mengendalikan cinta pertamanya. Ketidakpatuhannya terhadap nasihat orangtua telah merampas masa depannya, menjerumuskannya pada kesulitan demi kesulitan hidup dan ibu tidak ingin hal tersebut terjadi padamu.

  • Putriku, ibu sangat berharap suatu hari kelak engkau bersedia mengingat beberapa hal penting berikut ini tentang cinta pertama:

  • 1. Jangan terbuai romantisme cinta pertama

  • Cinta pertama memang sangat istimewa, inilah masa di mana engkau belajar untuk mencintai orang lain secara mendalam. Namun ingat, jangan sampai terbuai oleh romantisme cinta pertama. Kendalikan rasa cintamu agar cinta pertama tidak membutakan mata hatimu.

  • 2. Dia bukan milikmu sepenuhnya

  • Putriku, cinta pertama dapat membutakan pikiranmu jika engaku mengizinkannya. Pahami, dia bukanlah satu-satunya laki-laki (soulmate) di dunia ini yang layak engkau cintai sepenuh hati. Pemahamanmu terhadap cinta belumlah matang, engkau masih perlu banyak belajar dari pengalaman demi pengalaman agar memahami apa itu cinta sejati.

  • 3. Jaga selalu harga dirimu

  • Cinta tidak hanya persoalan hati dan perasaan semata, tetapi juga melibatkan ketertarikan terhadap fisik lawan jenis. Banyak remaja tidak menyadari bahwa cinta pertamanya seringkali menjerumuskan mereka terhadap perbuatan-perbuatan tidak pantas yang sebetulnya belum boleh mereka lakukan. Putriku, jaga selalu tubuhmu. Jangan pernah izinkan seseorang yang tidak layak memanfaatkan tubuhmu. Tubuhmu adalah kudus dan hanya dia yang layak saja suatu hari nanti boleh memilikinya.

  • Advertisement
  • 4. Duniamu tidak akan hancur ketika patah hati

  • Putriku, sadari cinta pertama tidak selalu berakhir dengan kebahagiaan. Ketika engkau mengalami patah hati, inilah awal di mana engkau akan tumbuh menjadi lebih dewasa dan kuat. Duniamu tidak akan serta merta hancur hanya karena dia meninggalkanmu. Engkau akan terus melanjutkan hidupmu, engkau akan lebih fokus meraih cita-cita masa depanmu, hingga suatu hari nanti Tuhan mempertemukanmu dengan seseorang di waktu, saat dan di tempat yang tepat.

  • 5. Bangunlah sebanyak-banyaknya persahabatan

  • Tidak ada seorangpun berhak melarangmu untuk membangun sebanyak-banyaknya persahabatan. Banyak sahabat akan membuat pikiran dan wawasanmu akan makin bertambah. Bangunlah sebanyak-banyaknya persahabatan agar engkau bisa melihat berbagai macam karakter manusia.

  • Putriku, ibu tidak pandai mengungkapkan isi hati. Ibu sangat berharap engkau memahaminya suatu hari nanti. Ibu sangat bangga dan mencintaimu. Kami menaruh harapan besar padamu bahwa suatu hari kelak engkau akan menjadi seseorang yang berguna.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Surat terbuka seorang ibu untuk putri tercinta tentang cinta pertamanya

Putriku, jaga selalu tubuhmu. Jangan pernah ijinkan seseorang yang tidak layak, memanfaatkannya
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr