4 Langkah Menjadi Rendah Hati untuk Memperbaiki Hubungan dengan Suami Anda

Para wanita, akuilah. Agar hubungan pernikahan kita menjadi langgeng, ada saat dimana kita sebagai wanita harus mengesampingkan harga diri kita dengan mengatakan 3 kata yang sulit untuk diucapkan: “saya memang salah.”

34,982 views   |   51 shares
  • Para wanita, akuilah. Agar hubungan pernikahan kita menjadi langgeng, ada saat dimana kita sebagai wanita harus mengesampingkan harga diri kita dengan mengatakan 3 kata yang sulit untuk diucapkan : "saya memang salah."

  • Bagi mereka yang telah mengalami pengalaman menikah selama bertahun-tahun, cicin kawin dapat menjadi bukti pengalaman dari kesetiaan itu. Bagi mereka yang baru menikah atau mereka yang mengalami hubungan yang kurang baik, ketiga kata tersebut memiliki kekuatan untuk menghancurkan perasaan amarah dan rasa ketidakpercayaan. Namun hanya dapat digunakan ketika kita menggunakan kata-kata ini dengan tujuan yang sungguh-sungguh dan penuh kejujuran.

  • Berikut adalah 4 langkah yang dapat membantu Anda dalam mengesampingkan harga diri untuk mengakui kesalahan yang telah Anda lakukan.

  • Jangan mengeraskan hati

  • Pasangan Anda mungkin tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan Anda. Sering kali di saat kita sedang dalam situasi emosi, Anda sering merasa sedang diserang padahal kenyataannya pasangan Anda hanya ingin mengutarakan perasaan yang dia rasakan. Singkirkan perasaan yang menganggap diri Anda benar. Adalah hal umum yang kita lakukan untuk membuat dinding pembatas dalam menutupi atau menghakimi dengan penilaian-penilaian Anda. Alih-alih yang seharusnya kita mendengarkan apa yang pasangan kita rasakan, secara mental kita telah menimbun beberapa tanggapan untuk membenarkan hal-hal itu, atau untuk membela diri kita. Jika dinding pembatas ini musnah, akan lebih mudah untuk mendengar dan menerima perasaan pasangan kita. Anda akan selalu dapat meminta untuk mengklarifikasi hal-hal yang tidak dapat Anda pahami bagaimana dan darimana hal tersebut dapat terjadi. Biarkan perbantahan yang terjadi antara Anda dan pasangan Anda sirna sehingga percakapan Anda dapat dilakukan dengan kepala dingin bersama pasangan Anda.

  • Jangan menyerang dan menyudutkan

  • Ada perbedaan antara mengungkapkan perasaan Anda dengan menyerang atau bahkan menuduh suami Anda. Perkembangan dalam suatu hubungan sangat bergantung pada kemampuan Anda untuk mendukung, menyanjung, dan mengerti suami Anda. Ketika terjadi kesalahpahaman, akan sulit untuk menjaga agar kita dan pasangan tetap pada tujuan dan pandangan yang sama. Tidak akan ada hal baik yang akan kita dapatkan ketika kita mengecewakan suami kita. Memanggil pasangan dengan nada menghina atau mengejek adalah pilihan yang buruk ketika apa yang sebenarnya terjadi adalah rasa frustasi Anda sendiri karena tidak dapat memahami perasaan yang sedang Anda alami.

  • Advertisement
  • Pemilihan kata adalah segalanya

  • Pilihlah kata-kata Anda dengan bijaksana. Jika Anda tahu bahwa suami Anda tidak akan suka dengan apa yang akan Anda sampaikan kepadanya, buatlah suami Anda untuk siap mendengarkannya. Duduklah bersama suami Anda di tempat yang tenang dan bebas dari gangguan. Yakinkan suami Anda bahwa Anda sangat mengasihinya dan ada hal yang ingin Anda bahas bersamanya. Persiapan seperti ini dapat membantunya merasa nyaman dan dapat membawa keterbukaan satu sama lain dalam diskusi Anda. Mintalah suami Anda untuk terbuka, mendengarkan Anda dan untuk berkomunikasi dengan baik jika ada suatu pembahasan yang dia anggap tidak adil baginya. Terkadang komunikasi menjadi hal yang sulit ketika kita tidak yakin dengan apa yang sedang kita rasakan. Kata-kata yang Anda gunakan mungkin adalah upaya untuk menggambarkan perasaan kita dan terkadang tidak pada tempatnya. Klarifikasi, klarifikasi dan klarifikasi. Juga jangan memotong setiap pembicaraannya, terkadang kita mendapatkan pemahaman yang salah karena ucapan yang belum selesai disampaikan. Mintalah klarifikasi jika Anda mendengar ada hal yang salah yang diucapkan oleh suami Anda. Akan selalu ada perbedaan, ketika kita mengatakan :"kamu selalu lupa untuk membuang sampah." dengan : "Saya akan sangat berterima kasih jika kamu ingat untuk membuang sampah." Pada kalimat pertama terdengar dapat membangkitkan kekecewaan dan frustasi, sedangkan pada kalimat kedua akan terdengar lebih menggambarkan kebaikan dan apresiasi Anda. Mengakui ketika Anda melakukan kesalahan pada suami Anda, katakan bahwa: "Saya tidak bermaksud seperti itu..., maksud saya adalah..." Pemilihan kata dalam diskusi Anda dengan pasangan adalah sangat berarti.

  • 4. Mengakui ketika Anda dengan tidak sengaja berperilaku buruk

  • Anda sebenarnya dapat merasakan ketika Anda menjadi seorang yang keras kepala. Terkadang dengan sedikit kesadaran di pikiran Anda, Anda dapat merasa diri Anda menjadi seorang yang tidak rasional. Memang benar bahwa ada kalanya faktor hormon yang menantang dan tidak seimbang, namun hal tersebut bukanlah alasan untuk berperilaku buruk. Mengakui kepada suami Anda bahwa Anda kesulitan dalam mengendalikan emosi Anda, mungkin dapat membantu. Suami Anda mungkin akan belajar untuk menjadi lebih simpatik dan perhatian kepada Anda. Dan di saat yang sama Anda juga dapat belajar untuk mengendalikan emosi Anda yang meluap-luap. Hal ini adalah hal yang dapat Anda lakukan. Memang akan menjadi hal yang sulit untuk Anda lakukan dan Anda tidak mungkin dapat mengendalikan emosi Anda sepanjang waktu. Namun, saya jamin suami Anda akan lebih menghargai usaha Anda untuk mengendalikan emosi Anda daripada Anda memberikan alasan "sedang datang bulan" karena perilaku buruk yang Anda lakukan.

  • Advertisement
  • Sebuah pernikahan adalah hal yang unik dan indah ketika adanya kemajuan bersama pasangan Anda untuk tumbuh lebih dekat satu sama lain. Hal buruk terjadi jika Anda meremehkan kontribusi suami Anda dan gagal untuk mengakui kekuatan suami Anda dalam menjaga hubungan pernikahan Anda. Janganlah membuat persepsi yang salah dengan memiliki anggapan bahwa "harus dilakukan dengan cara istri atau tidak sama sekali" setiap mengambil keputusan. Cinta sejati dan perkembangan hubungan pernikahan berasal dari sandaran kita pada kekuatan satu sama lain, saling membantu mengidentifikasi dan memperkuat kelemahan satu sama lain. Semakin baik Anda dalam memfasilitasi perkembangan hubungan Anda dengan penghargaan, kejujuran dan komunikasi yang baik maka akan semakin baik pula hubungan pernikahan Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "Humble pie: 4 ways to make amends with your husband" karya Norda Barrowes.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Norda Barrowes is a mom of 3 and a wife to 1. A Salt Lake City native, she enjoys spending time with her family, loves food, the outdoors, and playing almost any kind of sport.

4 Langkah Menjadi Rendah Hati untuk Memperbaiki Hubungan dengan Suami Anda

Para wanita, akuilah. Agar hubungan pernikahan kita menjadi langgeng, ada saat dimana kita sebagai wanita harus mengesampingkan harga diri kita dengan mengatakan 3 kata yang sulit untuk diucapkan: “saya memang salah.”
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr