Proses mental yang dilewati pria saat memilih wanita yang akan dinikahi

Pria memiliki banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk menikah. Ada proses mental yang sebenarnya perlu dilewati sebelum benar-benar yakin saat memilih wanita yang akan dinikahinya.

2,008 views   |   3 shares
  • Pria memiliki banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk menikah. Ada sebuah proses mental yang sebenarnya perlu dilewati oleh para pria sebelum akhirnya benar-benar yakin, saat memilih wanita yang akan dinikahinya.

  • Sudah melupakan masa lalu

  • Masa lalu terkadang menjadi alasan mengapa pria tidak siap menikah. Umumnya, pria lebih sulit melupakan masa lalu dibanding wanita saat gagal dalam percintaan. Pria yang akan menikah, harus benar-benar telah melupakan masa lalu dan memaafkan orang yang pernah menyakitinya.

  • Telah siap memiliki hubungan

  • Beberapa pria juga perlu meyakinkan diri, apakah telah benar-benar siap untuk memiliki hubungan serius. Terlalu fokus dengan karier, usaha, diri sendiri, atau masih suka bersenang-senang membuat pria tidak dapat memegang komitmen. Alasan lain mengapa pria juga tidak siap memiliki hubungan adalah karena masa lalunya masih mengganjal hingga sekarang.

  • Rencana yang pasti

  • Seorang pria haruslah memiliki persiapan yang lebih matang ketika hendak memutuskan untuk menikah. Mereka sudah harus mengtahui ke mana arah hubungan yang sedang dijalaninya serta bagaimana rencana masa depan dengan wanita yang akan dinikahinya. Seperti contohnya, mereka telah memiliki tabungan untuk menikah, tabungan untuk memulai hidup baru, mempersiapkan tempat tinggal, memiliki pekerjaan yang tetap, tahu bagaimana nantinya menghidupi istri, dan rencana lainnya yang telah dipikirkan matang-matang.

  • Telah membalas budi kedua orang tua

  • Anak lelaki biasanya menjadi kebanggaan kedua orang tua. Sebagian berpikir bahwa sebelum memikirkan kebahagiaan diri sendiri, ada baiknya memikirkan kebahagiaan orang tua terlebih dahulu. Itulah sebabnya kebanyakan pria biasanya mengejar pendidikan dan karier sebelum memutuskan untuk menikah. Hal ini tak lepas karena keinginan untuk membalas budi kedua orang tua yang membesarkannya. Yaitu dengan membuat orang tua bangga terlebih dahulu atas jasa yang telah mereka lakukan sebelum akhirnya pria bersedia memikirkan kebahagiaannya sendiri dan siap untuk menikah.

  • Bertanggung jawab

  • Pria yang telah siap untuk menikah memahami betul hal ini. Tidak ada keraguan dalam hatinya atau takut menjadi seorang suami, ayah, si pencari nafkah dan kepala keluarga yang memiliki kewajiban untuk membahagiakan keluarga.

  • Sebaiknya, pikirkan kembali beberapa poin di atas. Apakah Anda telah melewati pertimbangan seperti di atas atau belum. Jika Anda berpikir mengajak calon pasangan untuk menikah tanpa benar-benar tahu sejauh mana kesiapan diri Anda, sebaiknya jangan terlalu percaya diri untuk memutuskan menikah. Seorang pria sejati akan tahu pasti langkah seperti apa yang harus diambilnya agar tidak mengecewakan orang yang dicintainya kelak.

  • Advertisement
  • Semoga artikel ini dapat membantu memantapkan hati Anda ketika hendak memutuskan menikah.

Baca, hidupkan, bagikan!

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Proses mental yang dilewati pria saat memilih wanita yang akan dinikahi

Pria memiliki banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk menikah. Ada proses mental yang sebenarnya perlu dilewati sebelum benar-benar yakin saat memilih wanita yang akan dinikahinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr