Setelah terpisah 64 tahun lamanya dan membangun rumah tangga masing-masing, pasangan ini akhirnya menikah

Cinta pertama takkan pudar. Pasangan lansia ini membuktikan kebenaran ungkapan ini. Waktu bukan halangan untuk cinta abadi mereka.

236 views   |   1 shares
  • Joyce Kevorkian terhenyak. Enam dekade berlalu sejak prom night SMA, akhirnya ia mendengar kembali suara yang dulu selalu ia rindukan. Tatkala pergi berbelanja dengan cucu perempuan kesayangannya, Anna Harris, tiba-tiba teleponnya berdering. Sejurus Joyce bercakap-cakap dan menutup telepon dengan binar cemerlang di matanya. "Anna, tebak siapa yang tadi menelepon? Nenek baru saja dilamar oleh cinta Nenek yang hilang!"

  • Rupanya, Jim Bowman adalah sang penelepon. Lelaki yang pernah mengisi relung hati Joyce semasa SMA. Pasca kelulusan, Joyce dan Jim berpisah, mengejar mimpi masing-masing. Mereka menikah dengan pasangan yang baru dan hidup berbahagia hingga maut memisahkan.

  • Kini, Joyce dan Jim sama-sama melajang kembali. Joyce telah menjanda selama 5 tahun sepeninggal almarhum suaminya. Sementara, istri Jim meninggal lebih dari setahun lalu. Setelah menduda, Jim menghubungi Joyce dan mengajaknya membuat reuni SMA bersama. Berawal dari percakapan di telepon, Jim pun mulai rutin mengunjungi Joyce dan hubungan keduanya pun menjadi lebih akrab seperti dulu.

  • Benih-benih cinta itu ternyata masih ada. Kini, asmara bersemi kembali. Hidup yang sebelumnya terasa mendung karena pasangan meninggalkan mereka untuk selama-lamanya, kini bersinar kembali bagai cerahnya mentari.

  • "Nenek menemukan kembali kebahagiaan yang sempat lenyap. Ia tak berhenti tersenyum dan lebih optimis menyongsong masa depan. Inilah jati diri Nenek yang sebenarnya. Benar-benar sebuah keajaiban cinta," ujar Anna Harris, sang cucu.

  • Kesan mendalam juga dirasakan oleh Jim Bowman. "Saya mengalami sendiri kebenaran pepatah, bahwa cinta pertama takkan padam. Bertemu kembali dengan Joyce setelah berpisah sekian lama, getaran di hati saya tetap sama. Ajaibnya, Joyce pun merasakan hal serupa," Jim mengakui perasaannya.

  • Advertisement
  • Beberapa bulan berselang sejak tersambungnya kembali hubungan mereka, Jim memutuskan untuk melamar Joyce. Kali ini, ia ingin mewujudkan ending kisah cinta mereka yang seharusnya terjadi dahulu. Mengikat janji sehidup semati sebagai pasangan suami istri.

  • Anna mengisahkan, betapa bahagianya Joyce dan dengan yakin Joyce menerima lamaran Jim tersebut. "Dari cara mereka bercakap-cakap, di telepon maupun pertemuan nyata, jelas terlihat betapa Nenek dan Jim sedang kasmaran. Manis sekali," kenang Anna.

  • Pasangan yang sama-sama berusia 81 tahun ini akhirnya bersanding kembali, menikah pada tanggal 1 April. Melanjutkan hubungan yang terputus tahun 1953, total 64 tahun perjalanan cinta berliku mereka berakhir indah di pelaminan.

  • "Mereka terlihat sama seperti foto prom tahun 1953. Mesra dan bahagia. Tak ada bedanya dengan dua sejoli SMA dulu," Anna bercerita, dimana ia bertindak sebagai pengiring kehormatan sang Nenek pada acara pernikahan. Anna pun membagikan kisah bahagia ini di akun Twitter miliknya, sebagai inspirasi untuk para pasangan di luar sana, bahwa cinta abadi itu benar nyata adanya.

  • "Joyce tampak lebih cantik dari masa SMA-nya dulu. Betapa beruntungnya saya, akhirnya mendapatkan putri jelita idaman," Jim tak henti memuji sang pujaan hati.

  • Kisah yang begitu menghangatkan hati ini adalah sebuah realita, bahwa doa dan harapan sangat mungkin untuk dikabulkan. Mereka yang memelihara cinta yang tulus, pada akhirnya akan memetik buah manis atas keikhlasan dan kerelaan hati. Selamat berbahagia hingga akhir hayat, Jim dan Joyce!

  • Diterjemahkan dan disadur oleh Ratih Arawinda dari artikel familyshare.com, berjudul "High school sweethearts parted ways and married other people; 64 years later, he can't get her off his mind" karya Shaelynn Miller.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Shaellyn adalah penulis tetap untuk FamilyShare yang juga memiliki ketertarikan besar dalam bidang produksi video serta fotografi

Setelah terpisah 64 tahun lamanya dan membangun rumah tangga masing-masing, pasangan ini akhirnya menikah

Cinta pertama takkan pudar. Pasangan lansia ini membuktikan kebenaran ungkapan ini. Waktu bukan halangan untuk cinta abadi mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr