Lama men-'jomblo? Kenapa harus kuatir

Jangan sampai tekanan dari lingkungan membuat Anda takut.

724 views   |   3 shares
  • Anda pengguna aktif media sosial? Tentunya pernah melihat meme mengenai perasaan jomblo, bukan? Wah, perhatikan deh, banyak sekali meme yang meledek atau membuat mereka yang belum memiliki pasangan menjadi tertekan atau bahkan kadang terbebani akan keinginan memiliki gandengan.

  • Tetapi coba perhatikan, bagi Anda yang masih jomblo, dipikirkan baik-baik; lebih banyak untung atau ruginya sih jadi jomblo? Memangnya kita dilahirkan dan dibesarkan orangtua susah payah cuma untuk mencari pasangan saja? Tentu saja tidak dong, banyak sekali hal yang bisa dilakukan di dunia ini selain sibuk mencari kekasih. Menyelamatkan dunia seperti para superhero, misalnya?

  • Keuntungan menjadi jomblo

  • Berdasarkan hasil studi psikolog asal University of California, Bella DePaulo, atas 814 orang lajang dan menikah ternyata ada keuntungan psikologis yang bisa didapatkan dari hidup melajang. Nah, berikut keuntungan-keuntungan yang dimaksud:

  • Orang yang menjomblo rata-rata akan jauh lebih mandiri dan termotivasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat.

  • Orang yang menjomblo akan lebih terpacu untuk menetapkan cita-cita, dan mempunyai lebih banyak waktu untuk mengembangkan diri.

  • Orang yang menjomblo memiliki hubungan yang jauh lebih baik dengan teman, orangtua, kakak atau adik, serta rekan kerjanya.

  • Pasangan menghambat karier

  • Sebagai tambahan motivasi, renungkan dulu, memiliki pasangan memang menyenangkan, tetapi terkadang hal itu menjadi distraksi Anda dalam menyelesaikan pekerjaan dan mengembangkan karier. Betul tidak?

  • Hallie Crawford, seorang pakar pengembangan karier mengatakan bahwa masa terbaik untuk mengembangkan karier adalah selagi status asmara masih jomblo atau lajang. Sebab, wanita lajang punya kebebasan dan keleluasaan waktu yang tidak dimiliki oleh wanita berpasangan atau berkeluarga lainnya.

  • Misalnya, kalau masih single, kita bisa bebas:

  • 1. Lembur

  • Tak bisa dipungkiri, bos lebih menyukai karyawan yang memberikan dedikasi tinggi untuk perusahaan, salah satunya sering pulang setelah si bos melangkahkan kaki keluar dari kantor. Crawford mengatakan bahwa Anda tidak perlu melakukannya setiap hari, tetapi pastikan saat Anda melakukannya, maka si bos melihat Anda tetap di meja meski waktu kerja sudah usai.

  • 2. Menciptakan jaringan kerja

  • Undangan acara kantor atau kantor klien jangan dilewatkan. Hadirilah setiap acara networking gathering dan perkenalkan diri secara cerdas kepada banyak orang.

  • Advertisement
  • 3. Ciptakan waktu untuk diri sendiri

  • Kerja keras boleh, tetapi jangan juga mengorbankan semua waktu Anda untuk karier. Sebagai jomblo, Anda lebih leluasa mengelola waktu antara kerja dan waktu bersenang-senang dengan diri sendiri. Crawford juga menyarankan agar Anda juga menyisihkan uang untuk kebutuhan berlibur.

  • Sendiri bukan berarti kesepian

  • Anda bisa punya lebih banyak teman, bahkan mereka bisa bebas bergaul dengan siapa pun, pergi ke mana pun dan dengan siapa pun. Memiliki kekasih seringkali membuat langkah menjadi lebih terbatas, bukan? Tak hanya dalam pertemanan namun juga dalam menggali potensi yang bisa dikembangkan dari diri sendiri.

  • Mungkin tak ada yang mengirim teks mesra di pagi hari, namun tak ada juga yang diajak bertengkar karena perbedaan pendapat atau rasa cemburu. Bangun pagilah dengan perasaan senang, dan siap menyambut hari untuk mengukir segudang prestasi.

  • Daripada sibuk berganti-ganti kekasih dengan alasan mencari yang cocok buat kita, lebih baik sibukkan diri kita untuk memperbaiki kualitas diri, karena semakin tinggi kualitas diri kita, Tuhan pasti akan menyiapkan seseorang yang benar-benar pantas mendampingi kita karena lelaki hebat hanya pantas didampingi oleh perempuan hebat, begitupun wanita hebat, hanya lelaki hebat yang mampu meminangnya

  • "Orang yang sudah menikah, akan cenderung memiliki pikiran yang sempit dan kurang terbuka akan hal-hal baru," ucap DePaulo. Meski begitu, tidak sedikit pula keuntungan yang didapat dari sebuah pernikahan. Melajang atau menikah, pastinya memiliki keuntungan dan kelebihannya masing-masing, dan bagaimana cara Anda menikmatinya adalah hal terpenting untuk bisa menjalani hidup dengan indah," lanjutnya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Lama men-'jomblo? Kenapa harus kuatir

Jangan sampai tekanan dari lingkungan membuat Anda takut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr