VIDEO: Anak ini ingin menjadi 'smartphone', agar bisa terus bersama orangtuanya

Anak-anak Anda membutuhkan lebih banyak waktu daripada sebuah smartphone. Biarkan mereka mengenal Anda dengan baik dan merasakan kasih Anda secara penuh.

404 views   |   9 shares
  • Dewasa ini banyak orang menganggap perangkat smartphone sebagai kebutuhan pokok layaknya kebutuhan papan, pangan, dan sandang. Saking istimewanya, tak jarang ada yang memiliki dua bahkan lebih.

  • Perangkat smartphone memang sudah tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, smartphone mampu mempermudah kehidupan manusia tidak hanya dalam berkomunikasi tetapi juga dalam hal hiburan dan fotografi.

  • Namun, penggunaan smartphone secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif bagi manusia, di antaranya: Menyebabkan kecanduan, menimbulkan gangguan kesehatan, mengakibatkan kecelakaan, hingga hilangnya keharmonisan dengan orang-orang tercinta.

  • Berikut ini sebuah video singkat yang menceritakan bagaimana perangkat smartphone mampu memengaruhi kehidupan manusia. Diceritakan, "Ada seorang anak berkeluh kesah kepada gurunya karena kurang mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya. Anak tersebut mengatakan bahwa ia ingin sekali menjadi sebuah smartphone, sehingga orangtuanya bisa selalu mengajaknya bermain, memerhatikan serta merawatnya."

  • Percakapan

  • Ibu guru

  • : Halo, selamat pagi anak-anak!

  • Murid-murid

  • : Selamat pagi bu guru...

  • Ibu guru

  • : Apa kabar kalian?

  • Murid-murid

  • : Kabar kami baik, terima kasih!

  • Ibu guru

  • : Hari ini kita akan membahas topik yang sangat menarik.

  • Murid-murid

  • : (Tersenyum dan saling pandang)

  • Ibu guru

  • : Jika kalian diberi kesempatan ingin menjadi sesuatu, kira-kira apa yang ingin kalian menjadi?

  • Murid-murid

  • : (Saling berbisik dan berbicara kepada satu sama lain)

  • Murid 1

  • : Saya ingin menjadi seekor burung bu guru!

  • Ibu guru

  • : Benarkah? Tapi mengapa?

  • Murid 1

  • : Karena burung-burung dapat terbang di angkasa.

  • Ibu guru

  • : Baiklah, bagus!

  • Murid 2

  • : Saya ingin menjadi seekor kelinci putih!

  • Ibu guru

  • : Ok!

  • Ibu guru

  • : Hei Toppa! Ibu perhatikan dari tadi kamu sedang menulis sesuatu. Maukah kamu beri tahu ibu, kamu ingin jadi apa?

  • Toppa

  • : (Sambil berdiri) Saya ingin menjadi sebuah smartphone bu guru!

  • Ibu guru

  • Advertisement
  • : Oh, smartphone! Tetapi mengapa?

  • Toppa

  • : "Orangtua saya sangat mencintai smartphone. Ketika ayah pergi ke suatu tempat, dia selalu membawa smartphone miliknya, tetapi dia tidak pernah mengajak saya pergi bersama."

  • Toppa

  • : "Ketika smartphone berdering, ibu saya selalu menjawab telepon secepat yang dia bisa, tetapi ibu tidak pernah datang kepada saya bahkan ketika saya menangis."

  • Toppa

  • : "Ayah saya selalu bermain game di smartphone miliknya, tetapi dia tidak pernah mengajak saya bermain bersama. Saya meminta ayah agar mau membelai saya, tetapi dia tidak mau. Ayah saya selalu membelai smartphone miliknya."

  • Toppa

  • : Jika saya mengajak ibu bermain bersama, dia selalu marah kepada saya, mengatakan, "Tidakkah kamu lihat ibu sedang chatting sekarang?"

  • Toppa

  • : "Ketika tidur, ayah saya selalu meletakkan smartphone miliknya di samping kepala, tapi ayah tidak pernah tidur memeluk saya."

  • Toppa

  • : "Ibu tidak pernah lupa mengisi ulang baterai smartphone miliknya, tetapi ibu kadang-kadang lupa memberi saya makan."

  • Toppa

  • : "Harapan saya, saya ingin menjadi sebuah smartphonebu guru, sehingga saya bisa selalu berada di samping ayah dan ibu."

  • Anak-anak Anda membutuhkan lebih banyak waktu Anda daripada waktu Anda tersita hanya demi sebuah smartphone. Biarkan mereka mengenal Anda dengan baik dan merasakan kasih Anda secara penuh.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

VIDEO: Anak ini ingin menjadi 'smartphone', agar bisa terus bersama orangtuanya

Anak-anak Anda membutuhkan lebih banyak waktu daripada sebuah smartphone. Biarkan mereka mengenal Anda dengan baik dan merasakan kasih Anda secara penuh.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr