Ingin memberikan susu tambahan untuk Si Kecil? Kenali dulu susu mana yang paling tepat untuknya!

Berbekal takaran yang tepat, anak Anda bisa memperoleh manfaat optimal dari segelas susu favoritnya.

215 views   |   2 shares
  • Senangnya, bayi Anda kini sudah melewati ulang tahun pertamanya. Ini adalah usia batasan minimal dimana ia dapat mengonsumsi susu tambahan, di luar ASI atau susu formula. Pada usia 1 tahun ke atas, anak Anda sudah mampu mencerna susu di luar ASI dan formula dengan baik. Susu tambahan mengandung protein dan mineral dalam kadar tinggi. Jika diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun, ini akan memberatkan kerja ginjalnya dan melukai saluran pencernaannya.

  • Inilah 3 jenis susu yang dapat Anda perkenalkan kepada anak Anda, mulai usia 1 tahun, sebagai alternatif susu tambahannya.

  • 1. Susu sapi

  • Susu sapi kaya akan kalsium, protein, dan karbohidrat. Beberapa produk juga difortifikasi atau ditambahkan vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa untuk anak usia 1-2 tahun, 240 sampai 350 ml susu sapi cair atau ekivalennya dalam bentuk cair atau ekivalennya dalam bentuk yogurt dan keju, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D. Menginjak usia 2 tahun, Anda dapat memberikan lebih banyak susu sapi, hingga 480 ml per hari.

  • Sangat disarankan untuk memberikan anak Anda whole milk terpasteurisasi terlebih dahulu kepada anak Anda di awal perkenalannya dengan susu sapi. Whole milk terpasteurisasi mengandung nutrisi lengkap (dari segi protein dan lemak) yang dibutuhkan oleh anak Anda. Proses pasteurisasi memastikan bakteri-bakteri berbahaya seperti E.coli yang sangat mungkin terkandung dalam susu segar, telah dijinakkan.

  • Jika anak Anda mengalami masalah kelebihan bobot badan atau keluarga Anda memiliki histori obesitas, hiperkolesterolemia, dan penyakit kardiovaskular, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter gizi anak, untuk mendapatkan alternatif susu tambahan yang tidak berisiko tinggi terhadap anak.

  • Opsi lain untuk susu tambahan berbahan dasar susu sapi adalah susu tahan lama (long life milk). Susu ini dikemas dalam kemasan tertutup dengan pemanasan tinggi, sehingga dapat tahan lebih lama dari susu pasteurisasi. Yang paling populer dari susu jenis ini adalah susu UHT dan susu steril (biasanya dikemas dalam kaleng). Untuk memastikan kesegarannya, tetap perlakukan susu ini seperti susu pasteurisasi dengan menyimpan kemasan yang telah dibuka di lemari pendingin selama tidak lebih dari 3 hari. Kini, banyak produk susu UHT untuk anak yang beredar di pasaran dengan kemasan sekali minum (sekitar 115-125 ml). Pilihlah susu full cream dengan kandungan gula seminimal mungkin (lebih baik jika tanpa gula sama sekali) untuk mendapatkan manfaat terbaik dari susu UHT ini.

  • Advertisement
  • 2. Susu kedelai

  • Pada kasus intoleransi laktosa, yaitu anak yang tidak dapat mencerna susu sapi karena ketiadaan enzim laktase yang seharusnya memecah laktosa (gula utama yang terkandung pada susu sapi dan produk turunannya), susu kedelai biasanya menjadi alternatif pengganti. Susu kedelai mengandung fitoestrogen yang bermanfaat untuk mengendalikan kolesterol dalam darah. Konsumsi susu kedelai ini 1-2 cangkir (240 sampai 480 ml) sehari dan imbangi dengan makanan kaya mineral, termasuk kalsium. Susu kedelai mengandung phytates yang dapat mengganggu penyerapan kalsium dan tubuh sendiri hanya menyerap 75 persen dari kandungan kalsium dalam susu kedelai.

  • 3. Susu almond

  • Susu yang dibuat dari kacang almond ini mulai populer sebagai alternatif susu dari bahan nabati selain susu kedelai. Meskipun kaya vitamin A dan D, sayangnya susu almond tidak mengandung banyak protein dan kalsium, seperti halnya susu sapi. Pemberiannya pun dianjurkan untuk dibatasi tidak lebih dari 700 ml per hari. Jika Anda memilih susu almond ini, pilihlan produk yang telah difortisikasi dengan kalsium dan mengandung sesedikit mungkin gula. Anda pun dapat mencoba membuat susu almond rumahan dengan menambahkan kurma untuk rasa manis alami.

  • Ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam memperkenalkan susu tambahan kepada anak Anda:

    • Tetap lanjutkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) hingga usia anak 2 tahun karena nutrisi terbaik masih disediakan oleh ASI secara alami

    • Perkenalkan penggunaan gelas atau cangkir kepada anak. Hindari penggunaan botol dan dot karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan giginya, terutama jika anak menyusu sembari tidur.

    • Rajin membersihkan gigi anak, baik dengan menyikat maupun berkumur atau meminum air putih setelah mengonsumsi susu.

    • Batasi pemberian susu dan produk turunannya, supaya tidak mengganggu asupan anak dari makanan dan minuman utama.

    • Susu hanyalah sebagai asupan tambahan bagi anak usia 1 tahun ke atas, bukan kebutuhan nutrisi utama. Kelebihan susu pun dapat menyebabkan defisiensi zat besi pada anak.

    • Kombinasikan susu tambahan dan bentuknya, untuk memperkenalkan variasi asupan kepada anak.

    • Amati reaksi alergi dan masalah pencernaan pada anak setelah konsumsi susu. Segeralah berkonsultasi dengan dokter, jika timbul masalah.

    • Gemuk bukanlah suatu kondisi yang menggemaskan dan menyenangkan. Pantau selalu bobot badan anak dan waspadalah dengan bahaya obesitas akibat konsumsi susu (dengan gula) berlebihan.

  • Advertisement
  • Tumbuhkan kebiasaan untuk membaca cermat label dan komposisi produk sebelum membeli atau mengonsumsi produk apapun, termasuk susu. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui pasti manfaat terbaik yang diterima oleh buah hati Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Ingin memberikan susu tambahan untuk Si Kecil? Kenali dulu susu mana yang paling tepat untuknya!

Berbekal takaran yang tepat, anak Anda bisa memperoleh manfaat optimal dari segelas susu favoritnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr