Penting mana, wajah atau hatinya?

Siapa yang tidak terpesona dengan keindahan wajah seseorang? Tapi apakah itu saja dapat menjamin kebahagiaan Anda?

669 views   |   4 shares
  • Beberapa orang sering kali menilai seseorang hanya dengan melihat luarnya saja. Padahal tidak selamanya apa yang terlihat dari luar sama seperti di dalam (hati)-nya. Ibarat sebuah buku, Anda tidak akan tahu semua isinya jika hanya melihat dari sampulnya saja kan? Meski demikan, masih banyak orang memutuskan menyukai seseorang hanya melalui tampilan luarnya saja. Seorang yang ganteng atau cantik, baik maupun buruk kepribadiannya menjadi urusan belakangan saja.

  • Wajah atau hati sebenarnya penting yang mana sih bagi Anda? Berikut tanggapan beberapa teman saya yang mungkin dapat mengubah sudut pandang Anda saat ini:

  • "Saya pernah sekali jatuh cinta pada pandangan pertama karena terpesona dengan wajahnya yang ganteng. Syukurnya lagi, perasaan saya diterima dan akhirnya kami memutuskan menjalin hubungan. Satu dua bulan, saya mulai merasakan ketidakcocokan di antara kami. Meskipun dipaksakan, semakin lama saya semakin tidak nyaman menjalani hubungan dengannya. Ternyata selama ini saya salah menilai dengan jatuh cinta hanya dengan wajahnya dan sosoknya yang cool. Ini bukanlah jaminan hubungan kami dapat langgeng. Lebih penting dari tampang, mestinya kita mencari pasangan yang memiliki banyak kesamaan dengan kita. Itu yang akan membuat hidup jauh lebih bahagia." Kiky F, Pegawai Swasta, Balikpapan.

  • "Kalau ingat perkataan ibu saya, penampilan bisa diubah tetapi hati tidak. Jadi, menurut aku sihlebih baik cari orang yang biasa-biasa aja tapi hatinya baik. Toh, masalah penampilannya bisa kita ubah pelan-pelankan?" Gea, 26 Tahun, Pegawai, Jakarta.

  • "Paling penting ya hatinya. Percuma pacaran sama yang ganteng tapi ujung-ujungnya menyakitkan. Ganteng tidak menjamin kebahagiaan, tetapi kalau pacaran sama orang yang baik pasti dia akan berusaha membuat kita bahagia dan merasa cantik." Ayu, 24 Tahun, Pegawai, Makassar.

  • "Wanita cantik sudah banyak, tetapi wanita baik-baik dan keibuan susah ditemukan. Lebih baik mencari pasangan yang jelas-jelas dapat menjamin kebahagiaan kita di masa depan, ketimbang hanya menjamin kebahagiaan sementara." Leon, 28 Tahun, Pegawai, Jakarta.

  • "Wajah cantik tidak selalu berhati baik. Pengalaman saya mendambakan pacar yang cantik dan seksi ternyata malah bencana. Uang gaji saya hampir setiap bulan langsung habis hanya untuk membelanjakan dia, ini dan itu. Saat saya bilang tidak punya uang, eh dia malah marah-marah dan menyalahkan saya. Bilangnya saya tidak pengertian, jahat dan lain sebagainya. Ujung-ujungnya dia malah pergi meninggalkan saya. Menyesal rasanya menilai wanita hanya dari cantiknya saja. Cantik tidak selalu berhati tulus mencintai kita apa adanya."Billy, 27 Tahun, Pegawai, Jakarta.

  • Advertisement
  • Nah, kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa pendapat di atas adalah bagaimana memilih hati seseorang lebih penting dari pada wajahnya. Tetapi jika Anda mendapatkan pasangan yang memiliki tampang yang rupawan dan hati yang sangat baik, tentu tidak apa-apa. Itu namanya Anda adalah orang yang beruntung.

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Penting mana, wajah atau hatinya?

Siapa yang tidak terpesona dengan keindahan wajah seseorang? Tapi apakah itu saja dapat menjamin kebahagiaan Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr