Jadikan kegiatan mengerjakan PR sebagai kegiatan menyenangkan untuk si kecil. Bagaimana caranya?

Dibutuhkan beberapa trik khusus agar anak tertarik untuk mengikuti dan memberi perhatian pada tugas sekolahnya.

317 views   |   1 shares
  • Mempunyai anak yang sudah mulai memasuki usia sekolah merupakan tantangan tersendiri bagi para orangtua. Aktivitas sehari-hari yang sudah ada sebelumnya akan semakin bertambah oleh kewajiban kita untuk mengantar anak ke sekolah, membuatkan bekal makanan, menjemputnya, bahkan hingga membimbingnya dalam pelajaran yang diterimanya di sekolah. Pendidikan yang didapatkan di sekolah memang tidaklah cukup dan karenanya harus didukung oleh para orangtua ketika anak berada di rumah. Itulah yang diharapkan oleh para guru dengan memberikan siswa-siswinya tugas untuk dikerjakan di rumah agar mereka dapat tetap memiliki waktu untuk belajar meskipun tidak berada di sekolah.

  • Namun yang seringkali menjadi permasalahan adalah tidak mudahnya menarik perhatian anak-anak kita yang masih tergolong senang bermain untuk dapat fokus dan berminat untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolahnya. Banyak orangtua tentunya pernah mengalami kesulitan dalam hal ini, di sinilah tantangan yang harus dihadapi dan untuk itulah dibutuhkan beberapa trik khusus agar anak tertarik untuk mengikuti dan memberi perhatian pada tugas sekolahnya. Karena dunia anak adalah dunia bermain, anak-anak kita tentu akan lebih menaruh perhatian pada sesuatu yang membuat mereka gembira. Kreativitas orangtua untuk menyediakan kondisi yang tepat ketika dan saat anak sedang belajar menjadi hal yang penting untuk diingat agar proses belajar tersebut dapat berhasil.

  • Selain itu, beberapa tips dan trik yang juga tidak kalah penting yang harus diperhatikan oleh orangtua, di antaranya adalah:

  • 1. Tentukan waktu yang tepat

  • Waktu belajar adalah hal yang penting untuk diperhatikan oleh orangtua. Jangan mengajak anak untuk belajar atau mengerjakan tugas sekolahnya saat anak sedang lelah atau sedang berfokus pada hal lain karena usaha yang dilakukan untuk mengajaknya belajar akan menjadi sia-sia.

  • 2. Sabar

  • Ketika anak sudah fokus untuk belajar, bersabarlah jika ia terlihat lambat dalam menyelesaikannya. Jangan membuatnya merasa tertekan untuk lebih cepat menyelesaikannya karena hal ini dapat merusak suasana hatinya dan akhirnya tidak ada hal yang dapat selesai dengan baik.

  • 3. Buat permainan

  • Membuat permainan tidak berarti mengajak anak bermain-main saat belajar. Bermain sambil belajr justru dapat membuat anak semakin tertarik untuk belajar. Dan materi yang disampaikan pun dapat lebih diingat dalam otak anak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.

  • 4. Sediakan camilan

  • Advertisement
  • Pada kenyataannya camilan dan minuman kesukaannya dapat membantu orangtua ketika sedang membimbing anak dalam belajar. Waktu belajar akan lebih tidak monoton bagi anak dan suasana santai akan lebih terasa sehingga tidak membuat anak menjadi cepat bosan.

  • 5. Jangan memaksa

  • Seorang anak tidak akan merasa nyaman jika dipaksa melakukan hal yang tidak menarik perhatiannya. Ajak anak untuk belajar dengan perkataan dan suasana yang menyenangkan. Hal ini juga menjadi lebih efektif dalam mengalihkan perhatiannya sehingga dengan sendirinya ia akan mengerjakan tugas sekolahnya. Jangan segan untuk memujinya ketika ia berhasil melakukan sesuatu dengan benar.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Jadikan kegiatan mengerjakan PR sebagai kegiatan menyenangkan untuk si kecil. Bagaimana caranya?

Dibutuhkan beberapa trik khusus agar anak tertarik untuk mengikuti dan memberi perhatian pada tugas sekolahnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr