Melindungi Pernikahan Anda dari Dunia Media Sosial

Menjaga pernikahan tetap kuat membutuhkan kerja keras. Ketika tingkat perceraian sekarang relatif menurun, namun tingkat perceraian ini masih berada di sekitar angka 40 persen.

21,864 views   |   76 shares
  • Menjaga pernikahan tetap kuat membutuhkan kerja keras. Ketika tingkat perceraian sekarang relatif menurun, namun tingkat perceraian ini masih berada di sekitar angka 40 persen. Menyadari hal-hal yang mungkin dapat melemahkan pernikahan Anda adalah langkah pertama yang harus diambil untuk menghindari perceraian.

  • Kita hidup di zaman informasi yang serba cepat melalui sms, twitter,surel dan pemberitahuan. Adalah hal yang mudah untuk mengalihkan dan memberikan perhatian yang lebih kepada ponsel Anda alih-alih pasangan Anda. Situs sosial media membuat suatu cara yang sederhana untuk menemukan teman-teman lama Anda dan membuat hubungan pertemanan yang baru, serta membuat komunikasi yang terhubung dengan orang lain di seluruh dunia. Pertanyaannya bagaimana melindungi pernikahan Anda dari serangan gangguan media sosial? Pelajarilah tips-tips menarik berikut ini.

  • Meluangkan waktu yang berkualitas

  • Hubungan yang langgeng, aman membutuhkan keintiman dan waktu. Cara yang terbaik adalah dengan meluangkan waktu bersama. Jangan mengirimkan sms dari dalam ruangan yang berbeda di dalam rumah. Alih-alih, cari pasangan Anda dan luangkan waktu bersamanya di saat jadwal Anda memungkinkan. Saya senang dapat terhubung dengan suami saya ketika waktu tidur, di mana kami dapat berbicara mengenai kegiatan kami di sepanjang hari, berdoa bersama, dan merencanakan masa depan keluarga kami. Beberapa diskusi terbaik terjadi dalam momen-momen ini.

  • Keterbukaan

  • Dalam banyak aspek kejujuran adalah hal yang sangat penting dalam pernikahan, termasuk penggunaan media sosial. Pasangan Anda seharusnya diperbolehkan untuk mengetahui kata sandi dan memeriksa pesan yang ada di dalam surel Anda. Saya tidak akan merasa terancam jika suami saya mengangkat dan memeriksa aplikasi pesan dalam ponsel saya. Penggunaan nama dan kata sandi untuk situs media sosial seperti, facebook, twitter, dan instagram seharusnya dapat di akses oleh kedua pasangan, terutama jika salah satu dari pasangan bukan anggota dari situs media tersebut. Seperti contoh, suami saya memilih untuk tidak menggunakan facebook, namun dia lebih sering melihat apa yang terjadi dalam berita terbaru saya. Keterbukaan dapat membantu menghilangkan peluang bagi masalah dalam pernikahan.

  • Tetapkan batasan

  • Diskusikan kapan dan di mana tempat yang tepat untuk menggunakan media sosial. Putuskan jika Anda ingin malam kencan tidak terganggu oleh suara-suara dari ponsel Anda, atau jika Anda merasa tidak keberatan untuk memeriksa ponsel Anda sekali-kali. Suami saya sering membaca berita olahraga di meja makan yang terkadang membuat saya harus bersaing untuk mendapatkan perhatiannya. Dia tahu dengan baik kapan harus mematikannya di saat saya siap untuk berbicara. Saya selalu mencoba untuk bersabar dan menunggu sampai dia telah menyelesaikan apa yang sedang dilakukannya. Kami tidak memperbolehkan untuk menggunkan alat-alat elektronik di meja makan, atau ketika kami sedang melakukan suatu kegiatan keluarga. Tentukan batasan dan aturan-aturan yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi keluarga Anda.

  • Advertisement
  • Ajukan pertanyaan-pertanyaan sulit

  • Jika Anda mencurigai pasangan Anda menggunakan media sosial dengan cara-cara yang mungkin dapat merusak pernikahan Anda, seperti melakukan percakapan panjang dengan mantan pacar atau mengungkapkan isi hati pada teman atau kerabatnya, bertanyalah kepadanya. Bahkan jika Anda tidak merasakan adanya perilaku yang menyimpang, diskusi yang jujur tentang kebiasaan dalam akan membantu Anda untuk menilai potensi dari setiap masalah yang ada. Pertanyaan-pertanyaan yang bisa Anda diskusikan bersama meliputi:

  • Apakah kamu memiliki hubungan daring yang perlu saya tahu?

  • Apakah kamu merasa ingin mencurahkan isi hatimu kepada saya?

  • Apakah ada situs yang kamu kunjungi dan tidak ingin saya melihatnya?

  • Apakah hubungan kita sangat berarti bagimu?

  • Apakah saya telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk daring dan tidak memiliki cukup waktu bersamamu?

  • Gunakan media sosial dengan positif

  • Ada banyak hal yang baik mengenai media sosial. Gunakan perangkat teknologi ini untuk membantu memperkuat pernikahan Anda. Kirimkan pesan manis kepada pasangan Anda sepanjang hari, atau kirimkan foto dari kegiatan yang sedang Anda lakukan. Mengingat peristiwa penting atau mengakui keberhasilan pasangan di facebook dan membuat pasangan Anda merasakan dukungan Anda kepadanya. Tweet tentang kebaikan yang pasangan Anda lakukan untuk Anda, atau tentang bagaimana bahagianya Anda akan pasangan Anda.

  • Zona bebas gadget

  • Membuat suatu bagian di dalam rumah Anda menjadi zona bebas dari gangguan alat-alat elektronik. Kami tidak menggunakan ponsel di kamar tidur kami di waktu malam hari. Kami akan mematikan komputer dan ponsel sebelum masuk ke kamar tidur. Zona bebas gadget ini bersifat sementara, seperti pada kencan nonton film berdua. Bisa juga dipindahkan, jika diperlukan. Sekali Anda dan pasangan Anda terbiasa dengan cara ini, hal ini dapat membantu Anda merasa bebas dari godaan untuk mengirim pesan atau untuk melihat situs-situs tertentu.

  • Menggunakan media sosial bukan berarti harus membuat Anda menjauh dari pasangan Anda. Namun, masing-masing dari pasangan harus menyadari resiko yang dapat terjadi. Kesempatan untuk menyalakan kembali romantisme Anda atau menemukan cara baru untuk mencurahkan isi hati dengan lebih sederhana menggunakan teknologi yang ada. Menerapkan strategi perlindungan dapat menjaga pernikahan Anda tetap aman dari resiko bahaya media sosial. Pertimbangkan kembali kebiasan-kebiasan Anda dan mengubahnya jika diperlukan. Pernikahan Anda sangatlah berharga.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Natalia dari artikel asli "Protecting your marriage in a social media world" karya Amy Peterson.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Amy M. Peterson, a former high school English teacher, currently lives in Oregon with her husband and four children. She spends her days writing, reading, exercising and trying to get her family to eat more vegetables.

Melindungi Pernikahan Anda dari Dunia Media Sosial

Menjaga pernikahan tetap kuat membutuhkan kerja keras. Ketika tingkat perceraian sekarang relatif menurun, namun tingkat perceraian ini masih berada di sekitar angka 40 persen.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr