Hormon seimbang, kunci hidup sehat dan bahagia

Ketidakseimbangan hormon berkaitan dengan kesehatan, mulai dari suasana hati, metabolisme, depresi, dan hilangnya kekuatan otot.

375 views   |   3 shares
  • Ketidakseimbangan hormon berkaitan dengan kesehatan. Hal ini dipengaruhi banyak hal mulai dari suasana hati, metabolisme, depresi hingga hilangnya kekuatan otot. Tubuh kita memiliki lusinan hormon, beberapa yang penting di antaranya adalah insulin, estrogen dan kortisol.

  • Apakah itu? Satu persatu saya jelaskan di sini. Insulin yang diproduksi oleh pankreas adalah hormon yang memungkinkan tubuh mengubah glukosa menjadi energi dan disebarkan di seluruh tubuh. Hormon yang satu ini juga membantu tubuh menyimpan energi tersebut. Estrogen dan testosteron adalah jenis hormon yang dihasilkan dalam indung telur dan testis. Ini adalah awal dari hormon seks wanita dan pria yang utama. Estrogen bertanggung jawab untuk siklus menstruasi, sedangkan testosteron untuk kemampuan seksual pria. Kortisol adalah jenis hormon yang berbeda lagi. Hormon ini dibuat oleh dua kelenjar adrenal yang terletak masing-masing di ginjal. Kortisol sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia, membantu menjaga tekanan darah, fungsi kekebalan tubuh dan proses anti-inflamasi tubuh.

  • Ketidakseimbangan hormon-hormon tersebut dapat berakibat negatif pada tubuh seseorang. Banyak hal yang dituduhkan menjadi penyebabnya, di antaranya umur, kebiasaan dan gaya hidup, siklus menstruasi hingga penyakit seperti tiroid dan diabetes. Beberapa wanita dilahirkan dengan genetik yang cenderung memiliki ketidakseimbangan hormon, tapi sebenarnya senyawa kimia tubuh bisa dikontrol dengan menjauhi gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya saja, pola tidur yang tidak konsisten, kurangnya olahraga, pola makan yang buruk dan stres.

  • Kenali terlebih dahulu gejala-gejala yang paling sering muncul akibat adanya ketidakseimbangan hormon ini:

  • 1. Kelelahan

  • Kadar gula yang tinggi akibat produksi insulin oleh pankreas berkurang. Sebaiknya kurangi makanan karbohidrat seperti gula dan tepung putih, mengurangi berat badan serta olahraga rutin. Bila kadar gula masih tinggi, konsultasikan ke dokter.

  • 2. Sulit tidur

  • Sering merasa lelah dan sulit tidur juga adalah salah satu penyebab dari ketidakseimbangan hormon. Pada pria, seringkali ditunjukkan dengan kadar testosteron yang rendah dan pada wanita lewat rendahnya kadar progesterone. Kondisi ini dapat diatasi dengan bahan-bahan alami seperti chasteberry dalam bentuk kapsul. Herbal alami ini juga dipercaya mampu menolong meningkatkan testoteron dan vitalitas pria.

  • 3. Kurangnya gairah seks

  • Kurang bergairah melakukan hubungan seks dapat menjadi tanda lemahnya estrogen pada wanita dan rendahnya testosteron pada pria. Kebanyakan pria mungkin tidak menyadari, bagaimana pun juga kadar testosteron mereka akan menurun setelah umur 50.

  • Advertisement
  • 4. Berkeringat di malam hari dan kulit terasa panas

  • Wanita yang mengalami menopause biasanya berkeringat di malam hari dan kulit terasa kering. Selain itu ada gejala lain seperti sulit tidur dan menyebabkan rasa kurang nyaman sepanjang hari. Ini tanda ketidakseimbangan hormon karena berkurangnya estrogen.

  • 5. Konsentrasi berkurang dan cepat lupa

  • Jika Anda sering menjadi pelupa dan sulit konsentrasi dalam pekerjaan, kemungkinan ini tanda hormon kortisol yang kurang seimbang. Jika sering stres, dan kelenjar andrenal lelah hingga tidak lagi menghasilkan sejumlah hormon kortisol. Menurunnya kadar kortisol akan mempengaruhi fungsi kognitif seseorang seperti fokus dan daya ingat.

  • 6. Masalah emosi

  • Cemas, sedih, depresi dan perubahan moodadalah gejala yang biasa terjadi saat mengalami ketidakseimbangan hormon. Khususnya dengan kadar progresteron dan estrogen yang terlalu rendah atau tinggi. Terapi hormon pengganti (Hormone Replacement Theraphy) dapat menolong mengisi kekurangannya. Penuhi juga asupan tubuh dengan makanan sehat seperti sayuran hijau dan buah-buahan kaya serat.

  • 7. Berat badan bertambah

  • Perubahan hormon seks pria dan wanita akan berpengaruh pada perubahan distribusi lemak tubuh. Sementara wanita usia subur cenderung menyimpan lemak di bagian bawah tubuh mereka, pria yang lebih tua dan wanita pasca-menopause cenderung menyimpan lemak di sekitar perut. Pada wanita pasca-menopause yang mengonsumsi suplemen estrogen, tidak terjadi penumpukan lemak di sekitar perut mereka.

  • Jika Anda memiliki gejala seperti di atas, pastikan secara rutin memeriksakan diri Anda ke dokter!

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Hormon seimbang, kunci hidup sehat dan bahagia

Ketidakseimbangan hormon berkaitan dengan kesehatan, mulai dari suasana hati, metabolisme, depresi, dan hilangnya kekuatan otot.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr