Memperkenalkan sosok Kartini pada anak-anak perempuan kita. Mengapa penting?

Dari tokoh emansipasi terkemuka negeri ini, kita dapat memetik hal-hal inspiratif darinya. Perkenalkan sedari dini, sisi-sisi positif dari Kartini sebagai bekal hidup putri-putri kesayangan Anda.

231 views   |   7 shares
  • Bulan April begitu spesial bagi wanita Indonesia. Tepatnya tanggal 21 April, setiap tahunnya kita memperingati hari lahir salah satu pahlawan emansipasi wanita terkemuka negeri ini. Raden Ajeng Kartini, atau yang akrab dipanggil Ibu Kartini. Wanita kelahiran 21 April 1879 di Jawa Tengah ini terkenal akan upayanya memajukan pendidikan kaum wanita. Ia mendambakan pengakuan dan pemberian hak kepada wanita untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan mampu menentukan nasib mereka sendiri. Tahun ini, sebuah film mengenai kehidupan Kartini pun akan diluncurkan untuk mengenang jasa dan mengurai inspirasi dari wanita hebat ini.

  • Kartini adalah sosok yang memiliki sifat-sifat luhur dan patut diteladani oleh generasi penerus, khususnya kaum perempuan. Inilah 5 sisi positif dari Kartini yang penting untuk diperkenalkan pada anak-anak perempuan kita.

  • 1. Gemar membaca adalah pintu keluar dari kegelapan

  • Tak salah jika pepatah mengatakan, buku akan membawa kita mengembara ke tempat-tempat tak terjamah. Kegemaran membaca Kartini sukses membuka wawasannya. Pikiran kritisnya adalah buah dari kebiasaan membaca yang telah ia pelihara sejak kecil. Kartini membaca berbagai jenis pustaka. Mulai dari surat kabar, majalah ilmu pengetahuan dan sains, hingga novel ternama seperti Max Havelaar. Rata-rata, sumber-sumber bacaannya berbahasa Belanda. Ia mengisi sel abu-abu dalam benaknya untuk terus berputar. Belajar dari hobi Kartini, segeralah perkenalkan buku kepada putri tercinta, sejak ia masih bayi dan belum dapat bicara sekalipun. Kecintaan akan buku adalah modal penting bagi siapapun yang ingin maju. Membaca akan menghadirkan segudang manfaat, tidak hanya bertambahnya pengetahuan. Kekayaan bahasa juga mengasah keterampilan komunikasi untuk menjadi lebih berkualitas.

  • Advertisement
  • 2. Mengejar ilmu dari segala arah

  • Kartini selalu haus akan ilmu. Pengajar yang baik adalah pembelajar tak kenal lelah. Inilah yang membuat Kartini mampu membagikan ilmu yang ia miliki dengan baik. Kegigihannya mencari ilmu, dari sumber manapun, baik buku, diskusi, observasi kehidupan nyata, semuanya menyuntikkan rasa ingin tahu yang besar dan pengetahuan yang berharga. Tanamkan kepada anak-anak, bahwa belajar adalah sebuah kegiatan menyenangkan. Ilmu tidak hanya dapat kita timba di sekolah saja. Belajar dari lingkungan sekitar, baik alam dan kehidupan sosial juga penting untuk mengimbangi asupan materi akademik dan memperkaya wawasan kehidupan.

  • 3. Menjaga rasa hormat sebagai ladang amalan

  • Terlepas dari kungkungan adat dan tradisi daerah yang begitu membelenggu kaum Hawa pada masanya, Kartini tidak serta merta memberontak secara frontal dan represif. Ia tetap menjunjung tinggi rasa hormat, khususnya kepada orang tua. Inilah yang akhirnya yang membuka hati sang Ayah, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, untuk memberinya kesempatan mengecap bangku sekolah di sekolah milik pemerintah Belanda, pada masa kanak-kanaknya. Kartini pun menghormati suaminya, Raden Adipati Jotodiningrat, meskipun pernikahan ini memupuskan kesempatan Kartini untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Pada akhirnya, sang suami mendukung Kartini mewujudkan mimpinya, dengan membantunya membuka sekolah dasar untuk wanita pada tahun 1903, di rumah Ayah Kartini. Membesarkan anak perempuan membutuhkan pemahaman penting tentang apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Dengan pengasuhan yang berdasar kepada kasih sayang dan juga kemandirian, anak-anak perempuan akan tumbuh menjadi pribadi independen yang tetap lembut dan sejalan dengan norma. Berlawanan dengan anggapan bahwa kaum feminis adalah perempuan keras hati yang radikal dan identik dengan pemberontakan, kaum wanita mampu menggerakkan perubahan dengan cara-cara damai yang akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

  • Advertisement
  • 4. Pantang menyerah pada keterbatasan

  • Kemandirian Kartini adalah poin penting yang tak lekang dimakan zaman. Wanita bukanlah makhluk lemah tak berdaya. Kaum perempuan berhak atas perbaikan atas nasib mereka, bahkan memiliki kesempatan hidup yang sama dengan laki-laki, untuk menentukan garis hidup mereka sendiri. Kartini mendobrak pemikiran sempit bahwa wanita wajib tunduk dan manut kepada otoritas paternalistik. Ia menolak untuk berdiam diri dan menerima nasib. Keterbatasan bukan alasan baginya untuk tidak mengembangkan diri dan perlahan mencoba mengubah pola pikir menjadi lebih terbuka serta adil. Menjadi wanita mandiri dan bertekad baja penting untuk ditumbuhkan kepada anak-anak perempuan kita. Mandiri bukan berarti bertindak semaunya. Mandiri adalah bentuk dari survival untuk berdiri tegak menghadapi tantangan, seberat apapun itu.

  • 5. Menjelajah dunia dapat dilakukan dari mana saja

  • Membuka dunia tidak selalu harus pergi berjalan-jalan ke luar negeri. Dengan keterbatasannya, Kartini tetap berupaya membuka dunianya dengan berkorespondensi dengan beberapa tokoh feminis di Eropa. Dalam surat-suratnya, yang kemudian dibukukan dengan tajuk Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini bertukar pikiran dan berbagi mimpinya dengan sahabat-sahabat penanya. Anda dapat memperkenalkan dunia yang lebih luas kepada anak perempuan Anda dengan melakukan perjalanan atau melakukan kegiatan yang menantang dan tak biasa. Berbagilah mimpi dengan mereka dengan menunjukkan bahwa hanya langit yang menjadi batasan cita-cita mereka.

  • Advertisement
  • Anda pun dapat menjadikan diri Anda, seorang Kartini modern dan suri tauladan penuh kebanggaan bagi Si Kecil. Karena sebenarnya, di dalam diri kita, bersemayam semangat yang sama dengan Ibu Kartini. Untuk menjadi seorang wanita yang mampu memberikan manfaat besar di masa hidup dan meninggalkan kenangan indah untuk generasi penerus kelak.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Memperkenalkan sosok Kartini pada anak-anak perempuan kita. Mengapa penting?

Dari tokoh emansipasi terkemuka negeri ini, kita dapat memetik hal-hal inspiratif darinya. Perkenalkan sedari dini, sisi-sisi positif dari Kartini sebagai bekal hidup putri-putri kesayangan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr