3 langkah untuk bangkit setelah Anda disakiti orang terdekat

Disakiti orang terdekat yang amat Anda percaya adalah kejadian yang amat menyedihkan, dan mencampuradukkan emosi. Trauma bahkan kerap muncul. Namun Anda tetap harus bangkit dari keterpurukan tersebut.

5,417 views   |   56 shares
  • Tidak harus pasangan, namun sahabat atau bahkan saudara pun bisa menyakiti hati kita, bukan? Lalu jika kini Anda sedang berada pada keterpurukan karena disakiti orang terdekat, apa yang harus dilakukan? Tentu saja berusaha untuk memaafkan. Memang bukan perkara mudah, namun Anda tetap harus mencari cara untuk menghilangkan perasaan negatif tersebut.

  • Mengapa? Agar Anda bisa lebih mengembangkan emosi dan menjadi orang yang dewasa serta bijak di kemudian hari meski mungkin rasa sakit tersebut menimbulkan trauma yang menurut American Psycological Association, dapat menimbulkan dampak jangka panjang secara fisik maupun mental. Namun patut diingat bahwa trauma bisa menjadi luka batin yang terus membayangi hidup.

  • Artinya, trauma psikologis bisa menyebabkan seseorang jadi tidak sehat secara psikologis, jika luka tersebut tidak disembuhkan. Akibat dari trauma psikologis itu banyak, merugikan orang lain dan juga diri sendiri, bahkan sampai bertahun-tahun sesudah peristiwa menyakitkan itu terjadi. Karena itu Anda harus mencoba untuk bangkit lagi. Coba tiga cara berikut ini:

  • 1. Terima segala bentuk perasaan Anda

  • Perasaan dikhianati bisa memunculkan berbagai macam emosi negatif. Ada rasa bingung, marah, sedih, dan muak. Semuanya berkumpul jadi satu. Tapi semakin Anda menolak semua emosi itu, bisa jadi emosi itu semakin mengungkung Anda.

  • Maka, tak perlu mengingkari semua perasaan itu. Terima dan hadapi perasaan negatif tersebut. Dapat memiliki perasaan, apa pun itu, adalah berkat yang sangat berharga untuk seorang manusia. Jangan buang berkat itu. Bila Anda marah, akuilah kepada diri sendiri bahwa Anda sedang marah. Kesadaran akan apa yang sebenarnya Anda rasakan ini adalah langkah pertama untuk menyembuhkan diri.

  • Dengan demikian, Anda bisa punya ruang untuk mencari akar masalah dan segera mencari solusinya. Setidaknya Anda sudah bisa lebih tahu dan sadar mana orang yang bisa Anda percaya dan mana yang tidak.

  • 2. Lakukan sesuatu

  • Silakan lakukan hal-hal yang dapat mengeluarkan amarah Anda. Berteriak di tanah lapang, berlari beberapa blok, atau memutar musik keras-keras, silakan lakukan apa saja asalkan tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Lakukan sampai perasaan Anda lebih tenang.

  • Rasa marah, menyesal, atau sedih tidak harus hilang sepenuhnya karena masih ada yang perlu Anda lakukan. Deskripsikan mengapa Anda merasakan perasaan tersebut pada sehelai kertas atau ketik di komputer. Baca dengan suara keras, lalu berikan solusi seakan-akan orang lain sedang curhat pada Anda.

  • Advertisement
  • Menyampaikan rasa sakit dan kekecewaan Anda terhadap orang yang mengkhianati Anda pun bisa jadi solusi. Namun jangan sampai Anda terbawa emosi dan malah membuat suasana semakin keruh. Anda cukup menjelaskan bahwa Anda sudah tak bisa lagi memercayai orang yang mengkhianati Anda.

  • 3. Terima sebagai pelajaran dan belajarlah memaafkan

  • Bayangan akan sebuah trauma mungkin masih akan mendatangi beberapa kali di masa yang akan datang. Tapi jika Anda sudah menerima dan menganggapnya sebagai pelajaran, maka Anda akan teringat pada sebuah pelajaran, bukan pada sebuah trauma.

  • Bagaimanapun, keyakinan bahwa Anda bisa sembuh adalah kunci dari proses ini. Butuh keberanian besar untuk kembali melangkah setelah terjatuh. Anda perlu belajar untuk memaafkan. Toh, tak ada gunanya juga memendam emosi negatif dalam diri Anda sendiri. Justru dengan memaafkan, Anda akan menjadi seseorang yang lebih kuat lagi.

  • Untuk sembuh dan bangkit, Anda perlu memiliki tekad yang kuat untuk kembali melanjutkan hidup. Masa lalu pun tak akan bisa diulang atau diperbaiki, kecuali jika Anda terus optimis untuk melangkah ke depan untuk kehidupan Anda yang lebih baik.

  • Ubahlah rasa sakit dan emosi negatif Anda dengan emosi dan hal-hal positif. Alihkan perhatian Anda dari hal-hal negatif ke ha-hal yang lebih positif. Saatnya untuk membuka jalan baru yang lebih optimis ke depan. Saatnya untuk membuktikan bahwa Anda bukanlah orang yang lemah. Anda bisa tetap menjadi seseorang yang bahagia dan mendapatkan kehidupan yang Anda inginkan meskipun Anda baru saja dilukai oleh orang terdekat Anda.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

3 langkah untuk bangkit setelah Anda disakiti orang terdekat

Disakiti orang terdekat yang amat Anda percaya adalah kejadian yang amat menyedihkan, dan mencampuradukkan emosi. Trauma bahkan kerap muncul. Namun Anda tetap harus bangkit dari keterpurukan tersebut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr