Waspadai 'online games' yang berbahaya untuk anak Anda

Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena terlalu membiarkan anak Anda bermain game online atau menonton video tanpa pengawasan Anda.

421 views   |   3 shares
  • Anak-anak dengan gadgetnya nampaknya sudah menjadi pemandangan yang biasa dan wajar ditemukan di mal atau restoran ketika sedang menunggu makanan dihidangkan atau sembari menunggu orangtuanya sedang bertemu dengan klien. Alasannya biasanya supaya sang anak 'sibuk' dan bisa duduk diam. Terkadang mereka menonton film atau video lagu-lagu dan tak jarang bermain game untuk anak yang lebih besar umurnya.

  • Tak jarang ini membuat kerutan di wajah orang-orang yang memerhatikan terutama para orangtua yang berasal dari generasi lampau. Mereka mempertanyakan para orangtua tersebut yang memberikan gadget dan bukannya mengajak anaknya bermain atau sekedar bersenda gurau.

  • Namun, untuk para orangtua yang mengasuh sendiri anaknya tanpa bantuan pengasuh seringkali gadget ini menjadi 'penolong' yang sangat membantu menyibukkan anaknya atau sekedar memberi waktu sebentar untuk orangtuanya mengatur napas dan mengembalikan kewarasan yang mungkin nyaris hilang karena lelah mengurus anak seharian.

  • Tapi, ini tentu bukan menjadi alasan Anda dapat membiarkan anak Anda bermain begitu saja tanpa pengawasan dari Anda. Terutama bila Anda memiliki anak yang telah bersekolah dan menginjak remaja. Pergaulan yang salah dapat merusak kebiasaan baik yang telah Anda tanamkan pada anak Anda.

  • Berikut adalah 15 list game online berbahaya yang dirilis oleh Kemendikbud:

  • 1. World of Warcraft

  • 2. Call of Duty

  • 3. Point Blank

  • 4. Cross Fire

  • 5. War Rock

  • 6. Counter Strike

  • 7. Mortal Kombat

  • 8. Future Cop

  • 9. Carmageddon

  • 10. Shelshock

  • 11. Raising Force

  • 12. Atlantica

  • 13. Conflict Vietnam

  • 14. Bully

  • 15. Grand Theft Auto

  • Selain 15 list game tersebut, ada baiknya sebelum Anda mengizinkan anak Anda bermain game apapun, cermati kategori game tersebut apakah cocok untuk dimainkan anak-anak atau untuk dewasa. Ini juga berlaku untuk video musik ataupun film-film. Ada baiknya lagi bila Anda coba menonton sampai selesai atau memainkan game tersebut sampai selesai, atau mencari tahu review atau dari teman-teman pecinta game untuk lebih memastikan game atau video tersebut aman untuk dikonsumsi anak Anda. Karena, meskipun terkadang terlihat aman untuk anak-anak, seringkali video atau game tersebut terselip pornografi atau kekerasan seperti yang marak terjadi.

  • Di Amerika Serikat terdapat kategori rating videogame, yang dapat Anda jadikan acuan:

  • 1. Early Childhood (cocok untuk anak usia dini)

  • Advertisement
  • 2. Everyone (untuk semua umur)

  • 3. Everyone 10+ (untuk usia 10 tahun ke atas)

  • 4. Teen (untuk usia 13 tahun ke atas)

  • 5. Mature (untuk usia 17 tahun ke atas)

  • 6. Adults Only (untuk dewasa)

  • Bila memang Anda memberikan waktu untuk anak Anda bermain game online atau menggunakan gadget ataupun komputer, pastikan Anda selalu menemani dia supaya Anda dapat mengawasinya. Letakkan komputer demikian rupa sehingga Anda dapat melihat layar supaya Anda dapat memantau apa yang anak Anda tonton.

  • Batasi penggunaan gadget untuk anak Anda. Jangan membatasi imajinasinya dengan layar dan membuat dia duduk diam padahal otaknya sedang berkembang pesat. Anda dapat memberikan buku bacaan sesuai umurnya atau membawa mainan favoritnya supaya ia tidak bosan menunggu. Letakkan gadget Anda, dan temanilah ia bereksplorasi supaya ia kaya akan pengetahuan dan pengalaman yang akan ia bawa sampai nanti besar.

  • Namun, bila Anda tidak punya pilihan lain berhati-hatilah dan awasi apapun yang anak Anda tonton atau mainkan. Jangan sampai jiwa dan pikirannya terisi dengan hal-hal yang berbahaya untuknya hanya karena Anda ingin memiliki waktu 'me time'. 'Me time' memang perlu, tapi ingat untuk memastikan anak Anda aman terlebih dahulu.

Bantu kami menyebarkan

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Waspadai 'online games' yang berbahaya untuk anak Anda

Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena terlalu membiarkan anak Anda bermain game online atau menonton video tanpa pengawasan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr