Hati-hati, perjalanan dinas mengancam keharmonisan Anda dan pasangan

Perjalanan dinas membuka kesempatan untuk Anda bebas melakukan apa saja, termasuk godaan hal-hal melanggar norma.

1,532 views   |   3 shares
  • Memilih antara karier dan rumah tangga selalu bukan jadi keputusan yang mudah. Terlebih jika apa yang Anda jalani dalam pekerjaan, menjadi halangan dalam keharmonisan rumah tangga Anda. Salah satu hal yang menjadi kendala antara hubungan profesional dengan pernikahan adalah perjalanan dinas. Baik dijalani oleh pihak suami, istri, maupun keduanya, banyak masalah penikahan berpangkal dari perjalanan dinas. Apalagi jika perjalanan dinas dijadikan sumber atau alasan untuk menutupi ketidaksetiaan dalam pernikahan Anda.

    Pada dasarnya, ketika Anda harus meninggalkan suami dalam sebuah perjalanan dinas, sebuah kekosongan terjadi dalam pernikahan Anda. Secara fisik, Anda tidak ada di sisinya untuk menjalankan fungsi sebagai the first lady dalam rumah tangga. Suami kehilangan sosok pasangan yang memberikannya perhatian dan kemesraan secara langsung. Ia merindukan sentuhan-sentuhan Anda dan menatap nanar pada sisi lain ranjang yang mendingin tanpa kehadiran Anda.

    Dari sudut lain, suami juga harus menghadapi problematika rumah tangga sendirian. Apalagi jika Anda telah dikaruniai anak, anak akan melihat satu sosok orang tua saja selama beberapa waktu. Suami harus menutupi "lubang" yang Anda tinggalkan dan memainkan dua peran sekaligus selama Anda tidak ada. Apabila suami Anda tidak kuasa menghadapi ini dan tak ada seorang pasangan tempat ia berbagi, lambat laun kekesalannya pun memuncak. Ia merasa tersisihkan dan ada kemungkinan, ia akan menyalahkan Anda atas keputusan Anda yang dipandangnya salah memprioritaskan karier di atas kepentingan keluarga.

    Potensi konflik pun meluas, seiring kekecewaan suami berkembang menjadi rasa tidak percaya. Kecemburuan timbul, prasangka menggelayuti benaknya. Ia bertanya-tanya apakah Anda memanfaatkan perjalanan dinas ini untuk mencampurkan bisnis dan kesenangan pribadi? Terlebih, jika Anda bekerja di bidang yang mayoritas dikelilingi oleh lawan jenis atau dekat dengan dunia glamor, dimana godaan bertebaran untuk mengingkari janji suci Anda.

    Tak hanya pasangan Anda yang dapat terbakar api cemburu. Seperti yang dialami oleh Amy Spychalla, ia menuturkan dalam artikel Forbes, salah satu pengalaman pahit di masa lalunya. Amy melakukan perjalanan dinas bersama salah satu atasannya. Sang atasan ternyata memiliki seorang istri yang cemburu kepada Amy, hingga taraf melarang suaminya mengikuti rapat berdua. Amy pun dihubungi oleh sang istri atasan dan "diinterogasi". Meskipun Amy sudah menekankan bahwa tidak ada hubungan selain hubungan profesional, pada akhirnya sang atasan melarang Amy datang ke sebuah rapat penting demi memenuhi keinginan sang istri yang dibakar api cemburu buta.

    Fran Dorf pada kolomnya di situs The Muse, menjawab sebuah curhat pembaca mengenai suami yang keberatan dan tidak suka akan perjalanan dinas yang dilakoni sang istri. Ketika suami mengeluarkan ultimatum kepada Anda untuk memilih pekerjaan atau keluarga, di sini jelas terlihat bahwa Anda punya masalah pernikahan yang serius. Untuk menanganinya, Anda perlu menerapkan 4 aspek ini:

  • 1. Waspada

    Lihatlah dan perhatikan tanda-tanda yang diperlihatkan oleh suami, serta introspeksi diri Anda sendiri. Seberapa besar pun cinta Anda terhadap pekerjaan atau seberapa pentingnya pekerjaan ini terhadap keuangan keluarga, Anda perlu memahami perasaan suami. Berikan kelonggaran terhadap prinsip Anda sendiri karena Anda tidak menjalani pernikahan ini sendirian. Sekali waktu, sisihkan dahulu pekerjaan Anda dan duduk berdua dengan suami. Bicaralah dari hati ke hati mengenai keinginan dan kebutuhan Anda berdua. Setelah Anda tahu pasti, apakah ganjalan-ganjalan yang perlu diatasi, Anda dapat merancang solusi terbaik yang paling mungkin untuk dilaksanakan.

  • 2. Seimbangkan

    Apakah perjalanan dinas ini telah Anda lakukan sejak sebelum menikah? Ataukah ini menjadi tanggung jawab yang muncul setelah Anda menikah? Cobalah untuk berbicara dengan atasan untuk merancang perjalanan dinas dengan komposisi yang lebih bersahabat. Atau, jika memungkinkan, carilah metode lain yang membuat Anda tidak perlu terlalu banyak melakukan perjalanan dinas, misalnya dengan melakukan conference call untuk rapat jarak jauh. Jika memungkinkan, Anda dapat meminta untuk pindah divisi yang tidak mengharuskan Anda banyak berjalan ke luar daerah.

  • 3. Berkompromi

    Tanyakan kepada suami, berapa persen perjalanan dinas yang bisa ia tolerir. Sepakati pengaturan dan pembagian tanggung jawab selagi Anda tidak ada di rumah. Delegasikan kepada pihak ketiga untuk meringankan bebannya. Setibanya Anda di rumah, segera ambil alih tugasnya. Memang, Anda pasti merasa super lelah, namun ini adalah sebuah konsekuensi yang harus Anda jalani. Berbesar hatilah untuk merasakan "penderitaan" suami ketika Anda meninggalkannya kemarin.

  • 4. Jaga komunikasi

    Banyak jalan untuk menjaga komunikasi Anda dengan suami selama perjalanan dinas. Rutinlah menghubunginya melalui berbagai sarana telekomunikasi, seperti video call, messenger, pesan singkat, bahkan mengirimkan kartu pos bertuliskan Wish You Were Here. Ceritakan dengan lengkap apa yang Anda lalui di sana, sehingga suami merasa ada bersama Anda. Buka telinga Anda untuk mendengarkan ceritanya pula dan tunjukkan sikap mendukung serta menyemangatinya hingga Anda pulang nanti. Berikan hadiah sederhana, namun berarti, sebagai tanda Anda selalu mengingatnya, meskipun Anda berpisah.

    Hindari tenggelam dalam masalah ini hingga berlarut-larut. Perasaan tersisihkan adalah salah satu racun berbisa dalam pernikahan. Perjalanan dinas memang membuka kesempatan untuk Anda bebas melakukan apa saja, termasuk godaan hal-hal tak pantas dan melanggar norma. Peganglah kuat komitmen dan prinsip keimanan Anda. Sebuah cinta tulus sejati dari pasangan di rumah tengah menanti Anda dan ini jauh lebih berharga untuk diperjuangkan.

Baca, hidupkan, bagikan!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Hati-hati, perjalanan dinas mengancam keharmonisan Anda dan pasangan

Perjalanan dinas membuka kesempatan untuk Anda bebas melakukan apa saja, termasuk godaan hal-hal melanggar norma.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr