5 penyakit yang perlu diwaspadai orangtua saat anak memasuki usia sekolah

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, perhatikan pola makan buah hati Anda, tingkatkan daya tahan tubuhnya dengan memberikan asupan makanan sehat dan bergizi seimbang.

340 views   |   1 shares
  • Ayah dan bunda, pasti menyenangkan sekali melihat buah hati Anda mulai memasuki bangku sekolah. Persiapan matang dan kebutuhan si kecil jauh-jauh hari pasti sudah Anda persiapkan supaya pengalaman pertama anak di sekolah menyenangkan dan tidak terlupakan.

  • Sekolah merupakan kebutuhan utama setiap anak, melalui pendidikan yang baik diharapkan anak-anak kelak mampu menjawab serta menghadapi setiap tantangan dalam kehidupan yang makin hari - makin kompleks.

  • Namun, ada satu hal yang perlu Anda waspadai ketika memutusakan mulai menyekolahkan anak, yaitu sering dijumpai kasus dimana seorang anak menderita sakit justru setelah ia mulai bersekolah. Hal ini butuh perhatian serius dari Anda, sebagai orangtua Anda tentu tidak ingin harapan anak bisa menimba ilmu tapi justru penyakit yang ia dapatkan.

  • 5 jenis penyakit yang kerap menyerang anak di sekolah

  • Berdasarkan pengalaman pribadi saya, sedikitnya ada 5 jenis penyakit kerap diderita anak-anak usia sekolah. Nah, agar anak-anak selalu sehat, maka pengawasan tidak bisa seluruhnya menjadi tanggungjawab guru-guru di sekolah. Berikut ke 5 penyakit yang saya maksud:

  • 1. Diare dan muntaber

  • Adalah suatu penyakit pencernaan yang kerap menyerang orang dewasa maupun anak-anak, ditandai dengan seringnya buang air besar sebanyak 3 kali bahkan lebih dengan konsistensi encer dalam sehari. Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri, virus parasit, keracunan makanan, kurang gizi, alergi, dan rendahnya daya tahan tubuh.

  • Bagaimana agar diare tidak menyerang?

  • Ajarkan kepada anak-anak untuk selalu menerapkan pola hidup bersih, larang anak-anak untuk membeli makanan di sembarang tempat, mintalah mereka untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, dan jika perlu bawakan bekal makanan dan minuman yang cukup dari rumah agar anak-anak tidak perlu membelinya dari luar.

  • 2. Demam berdarah

  • Terserang demam berdarah pernah saya alami ketika masih duduk di bangku sekolah dasar dulu. Saya tidak menyangka penyakit ini justru saya peroleh saat sedang mengikuti pelajaran di kelas. Saya teringat, ada banyak sekali nyamuk (Aedes aegypti) bersarang di kolong meja kelas, beberapa teman bahkan ada yang berinisiatif membeli obat nyamuk bakar untuk mengusir nyamuk-nyamuk tersebut.

  • Advertisement
  • Bagaimana agar demam berdarah tidak menyerang?

  • Solusi yang teman-teman saya gunakan memang ampuh untuk mengusir nyamuk, tetapi cara yang lebih efisien menurut saya adalah dengan menggunakan lotion anti nyamuk. Orangtua juga perlu memperingatkan pihak sekolah agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, tidak ada salahnya rutin mengadakan kegiatan kerja bakti di lingkungan sekolah dengan melibatkan para orangtua siswa agar silahturahmi antar orangtua makin terjalin erat.

  • 3. Flu dan batuk

  • Flu dan batuk adalah infeksi ringan pada hidung, saluran sinus, tenggorokan dan saluran pernapasan bagian atas akibat serangan virus. Flu dan batuk bisa menyerang siapa saja, namun anak-anak lebih rentan terserang flu dan batuk dibandingkan orang dewasa. Diperkirakan anak-anak bisa sampai 8 hingga 12 kali terserang flu dan batuk dalam setahun, sedangkan orang dewasa hanya sebanyak 2 hingga 4 kali saja.

  • Bagaimana agar flu dan batuk tidak menyerang?

  • Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, perhatikan pola makan buah hati Anda, tingkatkan daya tahan tubuhnya dengan memberikan asupan makanan sehat dan bergizi seimbang. Ajarkan kepada buah hati Anda untuk selalu mencuci tangannya menggunakan sabun sebelum makan. Jika di kelas ada salah satu dari sahabatnya menderita batuk ataupun pilek, minta kepada anak-anak untuk sementara waktu menjaga jarak darinya.

  • 4. Cacar air

  • Adalah salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus. Pada anak-anak, penyakit ini sangat mudah menular jika calon korban memiliki daya tahan tubuh rendah dan belum pernah menderita cacar air sebelumnya. Umumnya cacar air tidak sampai menyebabkan komplikasi dan bisa disembuhkan hanya dengan rawat jalan.

  • Bagaimana agar cacar air tidak menyerang?

  • Imunisasai merupakan jalan terbaik untuk memberikan kekebalan kepada tubuh anak agar tahan menghadapi virus penyebab cacar. Imunisasi cacar sudah bisa diberikan kepada anak mulai umur 1 tahun setelah pemberian imunisasi campak. Untuk lebih jelas kapan sebaiknya imunisasi cacar diberikan kepada anak Anda, silahkan mengunjungi laman berikut.

  • Advertisement
  • 5. Typus

  • Adalah penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Penularan penyakit Typus umumnya terjadi dari makanan, minuman, atau kotoran yang sudah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Setelah itu, kuman maupun bakteri penyebab Typus akan masuk ke dalam mulut dan akhirnya menyebar ke bagian lambung dan kemudian menetap di sekitar usus halus.

  • Bagaimana agar Typus tidak menyerang?

  • Sekali lagi menjaga kebersihan tetap menjadi cara paling ampuh untuk mencegah supaya penyakit Typus tidak menyerang. Mengolah makanan dengan benar juga sebaiknya Anda lakukan, dan minta kepada anak-anak agar selalu berhati-hati ketika membeli jajanan di pinggir jalan.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

5 penyakit yang perlu diwaspadai orangtua saat anak memasuki usia sekolah

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, perhatikan pola makan buah hati Anda, tingkatkan daya tahan tubuhnya dengan memberikan asupan makanan sehat dan bergizi seimbang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr