Seperti apakah gaya hidup sehat untuk menghindari risiko kematian di usia produktif?

Stop sekarang juga jika Anda masih seringkali mengonsumsi makanan cepat saji

299 views   |   1 shares
  • Banyak orang tidak menyadari bahwa kesehatan adalah aset berharga yang harus selalu dijaga. Kebanyakan dari mereka menganggap remeh hal ini dan tidak jarang yang berujung pada sakit hingga kematian di usia muda.

  • Padahal menerapkan gaya hidup sehat bukanlah sesuatu yang sulit. Berbekal niat serta kemauan keras, menjaga kesehatan tubuh sebetulnya bisa dilakukan dengan cara mudah dan menyenangkan. Coba lakukan beberapa langkah sederhana di bawah ini untuk memulai gaya hidup sehat Anda:

  • 1. Batasi asupan kalori dan natrium

  • Berdasarkan usia dan juga jenis kelamin, kebutuhan kalori dan natrium tiap orang berbeda-beda. Selain itu tingkat aktivitas fisik yang dilakukan juga turut menentukan berapa banyak kalori dan natrium yang dibutuhkan. Berdasarkan riset oleh Institute of Medicine Dietary Referance Intakes (2002), rata-rata kebutuhan kalori manusia berkisar antara 1000 - 3000 mg per hari. Sedangkan kebutuhan natrium manusia menurut National Research Council of The National Academy of Sciences, dianjurkan tidak lebih dari 2300 mg per hari.

  • 2. Perbanyak aktivitas fisik

  • Menurut Center of Disease Control (CDC), aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur memiliki lebih banyak manfaat bagi tubuh ketimbang terjadinya risiko cedera. Berbagai penelitian juga sependapat, bahwa dengan melakukan aktivitas fisik dapat mengurangi risiko seseorang terserang penyakit kardiovaskuler yang merupakan salah satu penyakit penyebab kematian dini pada kaum muda masa kini.

  • 3. Hindari rokok dan minumam beralkohol

  • Menurut dr. Suparyanto dalam laman pribadinya, dikatakan bahwa berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia WHO, 1 dari 10 kematian pada orang dewasa disebabkan oleh kebiasaan merokok, di mana rokok rata-rata membunuh hampir lima juta orang tiap tahunnya. Sedangkan menurut sumber dari Dinas Lalu Lintas dan Jalan Raya, Jawa Tengah, pada pertengahan tahun 2007/2008 telah terjadi kecelakaan sebanyak 95 kasus yang rata-rata terjadi akibat pengemudi dalam keadaan mabuk, dengan rincian 50 di antaranya meninggal dunia, 25 luka parah, dan sisanya mengalami luka ringan.

  • Advertisement
  • 4. Batasi mengonsumsi makanan cepat saji

  • Gemar mengonsumsi makanan cepat saji atau lebih dikenal dengan istilah fastfood dapat merugikan kesehatan. Mengutip laman Hallosehat.com,fastfood diketahui mengandung sodium, gula dan lemak jahat sangat tinggi. Gabungan dari ketiga zat tersebut berpotensi menyebabkan seseorang mengalami kegemukan, diabetes hingga menderita tekanan darah tinggi.

  • 5. Istirahat cukup serta teratur

  • "Kurang tidur memang tidak menyebabkan kematian secara langsung", ujar dr. Adhiatma Gunawan, CEO di Meetdoctor.com. Namun demikian, memiliki kebiasaan kurang tidur juga sangat berbahaya bagi tubuh. Fatique atau kondisi kelelahan akut ditambah lagi dengan stres akibat tekanan pekerjaan inilah yang membuat seorang copywriter, Mita Diran, tiba-tiba meninggal di usia yang masih sangat muda.

  • 6. Biasakan menjaga kebersihan

  • Menjaga kebersihan erat kaitannya dengan perilaku, tetapi memiliki dampak besar terhadap kondisi kesehatan seseorang. Beberapa jenis penyakit berbahaya yang kerap menyerang manusia akibat kurang menjaga kebersihan di antaranya: Diare, Anthrax, Flu burung, Hepatitis, Demam berdarah, Cacingan, dan Disentri.

  • 7. Perbanyak asupan sayur dan buah-buahan

  • Biasakan mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan. Kedua jenis makanan ini mampu menjaga sistem metabolisme tubuh tetap bekerja secara optimal. Selain itu kandungan mineral serta vitamin yang dimiliki sayuran serta buah mampu mencegah seseorang terserang penyakit berbahaya seperti jantung koroner, kolesterol tinggi, dan hipertensi.

  • 8. Jauhi obat-obatan berbahaya

  • Sudah ada banyak kasus di mana anak-anak muda produktif yang memiliki masa depan cerah, justru berujung pada kematian akibat overdosis penggunaan obat-obatan terlarang.

  • Tentu saja, umur seseorang ada di tangan Sang Pencipta. Namun setiap orang diberi hak serta kesempatan yang sama untuk hidup berkualitas baik dan bahagia. Menerapkan gaya hidup sehat adalah salah satu cara untuk bisa menikmati kehidupan hingga tua nanti tanpa perlu menghadapi hambatan yang berarti.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Seperti apakah gaya hidup sehat untuk menghindari risiko kematian di usia produktif?

Stop sekarang juga jika Anda masih seringkali mengonsumsi makanan cepat saji
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr