Kurangnya Komunikasi Sumber Konflik dalam Hubungan

Pepatah "diam itu emas" adalah nasihat yang bijak sebelum Anda membuat penilaian tentang orang lain, tetapi para ahli setuju bahwa hal ini bisa menjadi kesalahan besar dalam hubungan.

11,822 views   |   47 shares
  • "Hal yang tidak kita bicarakan, pada akhirnya akan keluar dalam tindakan kita.”

  • Pepatah "diam itu emas" adalah nasihat yang bijak sebelum Anda membuat penilaian tentang orang lain, tetapi para ahli setuju bahwa hal ini bisa menjadi kesalahan besar dalam hubungan.

  • Menurut Kerry Patterson, penulis terlaris New York Times , "pasangan yang berdebat secara efektif pada umumnya 10 kali lebih bahagia daripada mereka yang menyembunyikan masalah-masalah mereka."

  • Dalam penelitiannya, Patterson menemukan bahwa empat dari lima orang percaya bahwa komunikasi yang buruk memainkan peranan penting dalam terputusnya hubungan. Ketika pasangan menghindari diri dari membahas masalah-masalah sensitif dengan harapan menghindari perdebatan, hal ini dapat membangun kebencian dalam hubungan. Dia mengatakan penelitiannya menunjukkan "Hal yang tidak kita bicarakan, pada akhirnya akan keluar dalam tindakan kita.”

  • Therapist Nancy B. Irwin mengatakan bahwa konflik muncul akibat dari komunikasi yang tidak tersalurkan, harapan yang tidak terpenuhi atau niat yang terhalangi.

  • Irwin mengatakan: "Cara terbaik untuk menghindari konflik, dan/atau menghindari kesalahpahaman dalam hubungan adalah bersikap tegas dan sejelas mungkin dalam berkomunikasi."

  • Dia juga menyarankan pasangan untuk menghindari saling mengharapkan jika harapan-harapan itu tidak pernah dibicarakan atau disepakati bersama sebelumnya

  • "Menerima perasaan kecewa karena niat yang terhalangi atau harapan yang tak terpenuhi dapat menenangkan kekesalan," katanya. "Jika kita mengerti bahwa kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, dan mencoba menemukan cara lain untuk mencapai hal-hal yang kita inginkan, harapan-harapan kita dapat terpenuhi.”

  • Terapis Keluarga dan Perkawinan, Zora Kolkey mengatakan bahwa sumber utama dari konflik dalam pernikahan adalah seks, uang, dan anak-anak. Dia mengatakan pasangan cenderung berdebat tentang pergaulan anak-anak mereka, teman-teman macam apa yang mereka pilih, dan bagaimana mereka menggunakan teknologi.

  • Untuk menghindari konflik dan pernikahan yang tidak bahagia, Judy Winkler mengingatkan bahwa hubungan kita adalah lebih penting daripada keputusan yang kita ambil.

  • "Kita menginginkan setiap hal dapat berjalan sesuai dengan harapan kita dan disaat yang bersamaan, kita pun ingin dapat pujian dari orang-orang yang kita cintai." Dia melanjutkan, “ Jika perasaan emosi berlangsung lebih dari 10 menit, yakinlah bahwa emosi itu tidak ada hubungannya dengan masalah yang sekarang- tetapi emosi dari masa lalu yang bangkit kembali.”

  • Advertisement
  • Patterson menyarankan tips berikut ini untuk menangani konflik dalam hubungan:

  • 1. Kendalikan pikiran Anda

  • Lembutkan penilaian Anda dengan bertanya pada diri sendiri tindakan apa yang kira-kira akan dilakukan oleh orang yang waras dan rasional.

  • 2. Pastikan sebelum Anda mengeluh

  • Jangan memulai perdebatan dengan langsung terjun ke dalam masalah. Jagalah perasaan pasangan Anda dengan menunjukkan betapa Anda peduli padanya dan menghormatinya sebagai pasangan Anda.

  • 3. Mulailah dengan fakta

  • Ketika Anda mulai membahas masalah ini, janganlah menuduh, menghakimi, dan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati.

  • 4. Bersikaplah tidak pasti tapi jujur

  • Setelah menyusun fakta, tunjukkan pada pasangan Anda mengapa Anda merasa prihatin dengan suatu masalah. Tapi jangan melakukannya dengan menuduh pasangan Anda tapi lakukanlah dengan membagikan pendapat.

  • 5. Ajaklah pasangan Anda untuk berbagi perasaan

  • Setelah berbagi keprihatinan Anda, doronglah pasangan Anda untuk membagikan perasaannya meskipun dia tidak setuju dengan Anda. Jika Anda mau mendengar dari sudut pandang pasangan Anda, ia pun akan lebih terbuka dengan pendapat Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Bobby Dapalangga dari artikel asli “Lack of communication a source of conflict in relationships” karya J.E Matthewson.

Bantu kami menyebarkan

Kurangnya Komunikasi Sumber Konflik dalam Hubungan

Pepatah "diam itu emas" adalah nasihat yang bijak sebelum Anda membuat penilaian tentang orang lain, tetapi para ahli setuju bahwa hal ini bisa menjadi kesalahan besar dalam hubungan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr