7 hal yang harus Anda perhatikan ketika mengajak anak bermain di taman bermain umum

Taman bermain umum yang tampak menyenangkan tidak serta merta membuat tenang dan nyaman. Ada saja hal-hal yang berpotensi membuat anak tersakiti, baik secara fisik maupun perasaannya.

187 views   |   1 shares
  • Saat yang paling dinanti oleh anak-anak tersayang adalah ketika mereka mendapatkan kesempatan untuk bersenang-senang dan bermain sepuasnya di taman bermain (playground). Namun, bagi para orang tua, taman bermain umum tidak serta merta membuat tenang dan nyaman. Ada saja hal-hal yang berpotensi membuat anak tersakiti, baik secara fisik maupun perasaannya. Aneka wahana dan mainan yang tampak mengasyikkan pun ternyata menyimpan risiko yang dapat membahayakan Si Kecil.

  • Demi keselamatan dan kenyamanan anak, perhatikan dengan cermat 7 hal ini ketika Anda mengajak Si Kecil bermain di taman bermain umum.

  • 1. Pilihlah permainan sesuai usia anak

  • Beda usia, beda pengeluaran energi. Ini adalah sebuah prinsip yang patut Anda mengerti. Sangatlah penting untuk memisahkan anak berdasarkan kelompok usianya, bayi (0-2 tahun), balita (2-5 tahun), anak-anak (5-9 tahun), dan praremaja (9-12 tahun) di dalam arena permainan. Bayangkan jika anak 2 tahun bermain bersama anak usia 8 tahun? Kebutuhan dan karakter usia yang berbeda akan mencetuskan konflik, dimana pada akhirnya yang umum terjadi, anak yang lebih muda akan menjadi korbannya. Demikian pula dengan jenis permainan, pilihlah sesuai dengan kemampuan yang telah dimiliki anak dan kondisi fisiknya. Anda dapat mengukur kemampuan anak dengan memulai dari permainan yang tidak melebihi tinggi dan bobot badannya.

  • 2. Pastikan keamanan dan kebersihan permainan yang dipilih anak

  • Permainan semenarik apapun dapat berbalik arah menjadi penyebab luka maupun kondisi fatal saat tidak didukung dengan standar keamanan yang memadai. Periksalah kondisi area dan alat permainan, apakah berpotensi melukai anak secara signifikan. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda di antaranya :

    • Permukaan lantai atau tanah, disesuaikan dengan kemampuan anak berjalan

    • Perlindungan permukaan , misalnya karpet, alas karet, atau aspal

    • Risiko tertimpa reruntuhan batu, pepohonan, atau aliran air deras

    • Struktur penyangga dan pembatas area

    • Benda-benda berujung tajam atau memiliki aksesoris yang dapat melukai anak (misalnya kawat berduri)

  • Selain keamanan, kebersihan juga menjadi aspek yang menentukan keselamatan dan kenyamanan anak bermain. Lingkungan yang kotor dan tidak higienis akan menjadi sumber aneka penyakit. Anak pun berisiko tertular penyakit sepulangnya dari tempat bermain. Pastikan anak membersihkan diri dengan baik sepulang bermain dan jagalah daya tahan tubuh anak dengan menerapkan gaya hidup sehat.

  • Advertisement
  • 3. Periksa kesiapan personel di sekitar area

  • Taman bermain yang baik memiliki personel yang menjaga keamanan dan keselamatan para pengunjung. Petugas keamanan, teknisi, maupun pengawas permainan akan membantu Anda menjaga anak-anak di dalam arena permainan. Meskipun demikian, tetaplah mencurahkan perhatian Anda karena pada dasarnya para petugas ini tidak berfokus kepada satu atau dua anak tertentu.

  • 4. Waspada terhadap orang asing

  • Kecemasan yang kerap melanda adalah ancaman penculikan. Kehadiran orang asing dapat membawa bahaya bagi anak-anak, khususnya mereka yang berniat tidak baik. Bekali anak tentang kewaspadaan terhadap orang asing. Apa saja yang harus mereka lakukan jika ada orang tidak dikenal yang mendekati mereka, mengajukan pertanyaan-pertanyaan, atau perilaku lain yang mencurigakan maupun tidak pantas. Bermain peranlah dengan anak untuk mensimulasikan kejadian dalam dunia nyata sehingga ia mempunyai bayangan tentang hal ini.

  • 5. Kuatkan mental anak dari interaksi negatif dengan sesamanya

  • "Politik taman bermain" adalah hal yang tak terhindarkan dalam dinamika kehidupan sosial anak. Entah itu berupa cemoohan, pengasingan, maupun perundungan (bullying), interaksi negatif ini dapat berdampak besar dan panjang pada anak. Cara terampuh untuk mengatasinya adalah membentuk anak menjadi karakter yang kuat dan tahan banting. Ajari anak cara memberikan respons positif atas interaksi negatif. Bekali ia pula dengan cara membela diri ketika diperlukan. Membela diri bukan selalu terbatas pada memberikan perlawanan fisik, namun bersikap asertif untuk meredam emosi lawan.

  • 6. Kenakan anak pakaian yang menunjang kegiatan bermainnya

  • Sebagai persiapan awal, melindungi anak dari gangguan fisik dapat Anda lakukan dengan memilihkan pakaian yang aman dan menunjang gerak aktifnya. Bahan yang sesuai kondisi cuaca, menutupi bagian tubuhnya dengan sempurna, sepatu yang ergonomis, dan aksesoris pelindung lainnya seperti kaus kaki, topi, serta kacamata. Oleskan tabir surya dan losion anti gigitan serangga apabila lokasi taman bermain ada di luar ruangan. Persiapkan pula pakaian ganti, untuk menghadapi kejadian tidak diinginkan maupun ketika pakaiannya basah oleh keringat. Pastikan pula anak mendapatkan cukup cairan dengan meminum air dengan jumlah yang sesuai.

  • Advertisement
  • 7. Sediakan perlengkapan pertolongan pertama

  • Anda harus bersiap untuk menjadi tenaga kesehatan karena apapun dapat terjadi saat anak aktif bermain. Sebuah kotak atau tas kecil berisi perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) penting untuk Anda persiapkan. Beberapa perlengkapan yang sebaiknya disiapkan adalah obat luka atau antiseptik, plester, perban kecil, salep atau krim multifungsi (untuk gigitan serangga, luka memar, luka lecet, luka tergores), cairan alkohol mini, kapas kecil, dan minyak gosok.

  • Dampingi Si Kecil bermain gembira di taman bermain. Keberadaan dan perhatian penuh fokus dari Anda adalah salah satu senjata ampuh untuk menghindarkannya dari kejadian tidak diinginkan yang mengintai di tempat menyenangkan ini.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

7 hal yang harus Anda perhatikan ketika mengajak anak bermain di taman bermain umum

Taman bermain umum yang tampak menyenangkan tidak serta merta membuat tenang dan nyaman. Ada saja hal-hal yang berpotensi membuat anak tersakiti, baik secara fisik maupun perasaannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr