Bagaimana cara menghadapi rekan kerja yang menghambat karier?

Menyikapi hal seperti ini tentu tidaklah mudah, tetapi sebenarnya juga tidak perlu dianggap sebagai masalah besar jika kita mengerti bagaimana dan langkah apa yang dapat diambil.

365 views   |   3 shares
  • Kesuksesan dan keberhasilan seseorang dalam berkarier merupakan impian dan cita-cita yang selalu dikejar dalam hidup setiap pekerja. Di dalam prosesnya banyak tantangan dan tanggung jawab yang diemban demi kemajuan karier yang juga akan berpengaruh pada meningkatnya kualitas hidup mereka. Tantangan dan masalah dalam bekerja ternyata tidak hanya muncul dari pekerjaan yang kita lakukan saja, rekan kerja di kantor atau perusahaan juga dapat menjadi sumber penghambat kemajuan kita dalam berkarier. Banyak terjadi di mana rekan kerja ternyata tidak dapat bekerja dengan baik menurut kita dan bahkan hanya menjadi batu sandungan terhadap karier yang kita miliki. Menyikapi hal seperti ini tentu tidaklah mudah, tetapi sebenarnya juga tidak perlu dianggap sebagai masalah besar jika kita mengerti bagaimana dan langkah apa yang dapat diambil. Kita pun sebelumnya harus dapat memahami perbedaan antara rekan yang memang benar-benar membutuhkan pertolongan dengan pekerjaan ataukah memang hanya rekan kerja yang tidak dapat diandalkan untuk dapat bekerja sama mencapai tujuan.

  • Dibutuhkan integritas dalam diri kita sendiri agar dapat mengatasi setiap tantangan pekerjaan yang muncul. Intergritas yang kita miliki juga harus terus dipertahankan karena jika tidak, hal ini dapat membuat kemunduran dalam karier kita. Rekan kerja yang dapat menghambat karier orang lain pun bermacam-macam. Di bawah ini beberapa tipe rekan kerja dan tips untuk mengatasinya:

  • 1. Tidak memiliki kesopanan dan tata karma

  • Bekerja sama dalam satu atap membutuhkan hubungan yang baik dan akrab agar segalanya dapat dikomunikasikan dengan baik antar-individu di bidangnya masing-masing. Rekan kerja yang tidak dapat menjaga hal ini dapat membuat hubungan menjadi tidak sehat dan pekerjaan yang kita lakukan pun dapat terganggu karena suasana kerja menjadi tidak nyaman. Hindari rekan kerja seperti ini dengan mengurangi komunikasi di luar jam kerja tanpa harus membalas dengan perlakuan yang sama terhadapnya dan pastikan kita tetap fokus pada pekerjaan kita.

  • 2. Sering mengganggu atau meminta bantuan

  • Membantu dan menolong rekan kerja tidaklah salah, terkadang hal ini terjadi dan seharusnyalah kita menolong jika memungkinkan. Tetapi jika hal ini menjadi terlalu sering sampai mengganggu pekerjaan kita sendiri, hal yang dapat dilakukan adalah menjelaskan kepadanya bahwa kita mungkin tidak dapat membantunya karena banyaknya pekerjaan kita yang harus diselesaikan. Jika kita memang memutuskan untuk memberikan bantuan lagi katakan dengan jelas bahwa untuk selanjutnya supaya pekerjaan tersebut dilakukannya sendiri. Jelaskan dengan ramah sehingga dia tidak menganggap kita sebagai orang yang sombong.

  • Advertisement
  • 3. Tidak jujur

  • Menghadapi rekan kerja yang tidak jujur sudah jelas harus kita hindari agar kita tidak terseret dalam kebohongan yang mungkin dibuatnya. Penting untuk menunjukkan integritas kita dalam bekerja sehingga orang-orang seperti ini merasa segan untuk memengaruhi kita melakukan hal yang kurang baik.

  • 4. Selalu mengeluh

  • Tipe orang yang sering mengeluh sudah dapat dipastikan seluruh waktunya sering digunakan untuk membicarakan hal yang negatif dan pekerjaan yang dikerjakannya pun tidak akan berakhir dengan sempurna. Dalam mengejar cita-cita sangat perlu untuk terus berpikir positif, jagalah jarak dengan tipe rekan kerja seperti ini. Jalinlah hubungan dengan orang-orang yang benar-benar dapat membantu kita bekerja dengan benar dan positif.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Bagaimana cara menghadapi rekan kerja yang menghambat karier?

Menyikapi hal seperti ini tentu tidaklah mudah, tetapi sebenarnya juga tidak perlu dianggap sebagai masalah besar jika kita mengerti bagaimana dan langkah apa yang dapat diambil.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr