Yuk, ajak bayi kecil Anda mengobrol

Bayi perlu diajak bicara dan diajarkan untuk berkomunikasi, bahkan sejak hari pertama ia terlahir di dunia.

130 views   |   shares
  • Wah, memangnya bayi sudah bisa bicara, harus diajak mengobrol? Meskipun bayi belum bisa bicara, namun, orangtua atau pengasuh wajib berbicara pada bayi. Fungsinya, agar bayi dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan dalam hidupnya. Selain itu juga untuk menguatkan rasa percayanya pada orangtua, bahwa apa pun yang akan dilakukan orangtua, ia mengetahui dan tidak terkejut.

  • Demikian dikatakan Psikolog Anak, Devi Sani MPsi., dari Klinik Rainbow Castle. Menurutnya, setiap orangtua atau pengasuh wajib melakukan beberapa hal berikut, dalam membangun komunikasi dengan bayi.

  • Waktu berkualitas bersama bayi

  • Ada dua pilihan cara menangani bayi, mana yang terasa lebih nyaman?

  • Skenario 1:

  • Orangtua segera mengangkat bayi "popoknya penuh". Orangtua menaruh bayi untuk ganti popok. Lalu telepon bunyi. Orangtua menelepon sambil mengganti popok. Anak yang lebih tua datang minta bantuan. Lalu orangtua bilang "sebentar ya". Orangtua cepat-cepat mengganti popok lalu menggendongnya lagi ke luar kamar.

  • Skenario 2:

  • Orangtua bilang ke bayi "popok dede kotor. Mama ganti ya". Orangtua menatap bayi untuk melihat jawaban bayi lalu perlahan mengakat bayi ke tempat ganti popok. Popoknya sudah tersedia. Orangtua tidak sambil menjawab telepon. Orangtua menatap bayi sambil mengajaknya bicara selama ganti popok "enak ya popoknya udah bersih, mama ganti ya popoknya. Coba dede angkat pantatnya". Bayi tersenyum, lalu pipinya dielus. "selesai de, sekarang mama gendong ya".

  • Tentu skenario 2, bukan? Dan ternyata, jika interaksi terus berlangsung seperti skenario 2, maka bayi akan lebih mudah kooperatif. Mengapa? karena anak tidak dianggap sebagai objek atau boneka, tapi selalu dilibatkan dalam aktivitas. Faktanya, bayi akan merespons jika kita memberikan perhatian penuh. Kebiasaan ini juga yang mengajak bayi untuk berpartisipasi aktif.

  • Interaksi aktif seperti ini amat perlu untuk dilakukan agar anak biasa terlibat. Kegiatan memandikan, memberi makan, dan memakaikan baju bisa dilakukan dengan berkualitas. Tidak hanya "asal selesai"

  • Bicara dengan bayi

  • Cara bicara pada anak adalah seputar mengatakan akan apa yang diharapkan dari dirinya. Contoh: "Kita bereskan ya mainannya, habis itu sebentar lagi kita bobo". Bicara pada bayi juga baik dilakukan jika ada perubahan aktivitas, misal dari makan ke tidur. Selalu beri waktu jeda. Mengapa? Karena anak bergerak lebih lambat dari orang dewasa.

  • Selain itu, selalu katakanlah kejujuran pada anak. Contoh: Jika Anda tidak suka, katakanlah bahwa Anda tidak suka. Tidak perlu menutupi dengan nada bicara yang "pura-pura" senang. Ingatlah, tidak apa jika terkadang kita harus tegas pada anak.

  • Advertisement
  • Bicara pada anak pun harus dilakukan setiap kali akan meninggalkannya sebentar. Menghilang tiba-tiba bisa menghancurkan kepercayaan anak dan membuat dia jadi merasa tidak aman, sehingga mudah rewel nantinya. Terakhir, bicara pada anak juga bisa dalam bentuk selalu menawarkan pilihan. Contoh: "Mau jus rasa apa? Apel atau jambu? Mau pakai selimut yang mana? Merah atau putih?".

  • Ingat juga, bahwa saat berbicara pada anak, sejak ia bayi, jika ingin melakukan apapun terhadapnya, ingatlah untuk melakukannya dengan nada yang biasa saja. Tidak usah dimanja-manja, maka bicaralah dengannya seperti bicara pada tamu. Mengapa?

  • Sebab, hal ini membantu anak merasakan semua itu terprediksi, tidak tiba-tiba. Menjadi penting, sebab rasa tidak tiba-tiba tersebut membantu anak merasa aman. Karena itu, selalu katakan apa yang hendak Anda lakukan terhadapnya, hindari tiba-tiba melakukannya.

  • Selalu take it slowly dan tunggu. Tidak perlu terburu-buru dalam menghadapi bayi, sebab ia memang membutuhkan banyak waktu untuk merespons sesuatu. Kalau terburu-buru sudah pasti akan membuatnya tidak nyaman dan berakibat rewel. Sementara dengan tenang dan bersabar menunggu tentu saja akan menimbulkan ketenangan pada bayi dan balita.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Yuk, ajak bayi kecil Anda mengobrol

Bayi perlu diajak bicara dan diajarkan untuk berkomunikasi, bahkan sejak hari pertama ia terlahir di dunia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr