Seberapa siapkah Anda dengan kemungkinan perselingkuhan dalam hubungan Anda?

Tidak ada yang berharap perselingkuhan terjadi di dalam sebuah hubungan. Tapi, seberapa siapkah Anda dengan kemungkinan terburuk?

9,120 views   |   28 shares
  • Perselingkuhan dalam suatu hubungan merupakan kejadian yang paling tidak diharapkan terjadi. Tidak seorang pun yang menginginkan perselingkuhan itu terjadi. Perselingkuhan pertanda hubungan yang Anda jalani tidak sehat lagi dan adalah jalan menuju kehancuran suatu hubungan. Meskipun akhir dari perselingkuhan tidak selamanya perpisahan, namun akan ada pihak yang merasa tersakiti dan kecewa, dampaknya hilangnya kepercayaan dan berkurangnya rasa cinta yang selama ini telah dibangun.

  • Lalu, mengapa perselingkuhan tersebut dengan mudah terjadi dalam suatu hubungan atau pernikahan?. Penyebabnya bermacam-macam. Ada yang mengungkapkan karena faktor kebosanan, pertengkaran dengan pasangan yang terjadi terus menerus, protektif, balas dendam, ada kesempatan, sulit menolak godaan, hubungan jarak jauh, kurang mendapat perhatian dari pasangannya, tidak mempunyai keturunan dari pasangan, kekerasaan dalam pernikahan, ketidakpuasan dalam masalah berhubungan intim, dan masih banyak alasan lainnya.

  • Jika diamati dari berbagai alasan tersebut, setiap orang yang berselingkuh akan selalu mempunyai alasan mengapa ia berselingkuh. Sebagai pihak yang diselingkuhi, tentulah Anda yang menjadi korbannya. Lalu, siapkah Anda jika perselingkuhan menerpa hubungan atau pernikahan Anda?

  • "Ketika memutuskan untuk menjalin suatu hubungan yang serius, itu artinya saya harus sudah siap menghadapi semua permasalahan yang akan datang. Salah satunya adalah perselingkuhan. Cinta saja tidak menjamin pasangan saya bisa setia. Dia juga masih manusia biasa yang punya kelemahan sama seperti saya. Jika pada akhirnya terjadi perselingkuhan, saya belajar untuk selalu siap menyikapi dan memperbaikinya. Jika kita saling mencintai dan masih ingat dengan komitmen awal hubungan yang kita sepakati bersama kita akan belajar memperbaiki kesalahan dan saya akan memberi kesempatan baginya untuk berubah. Perselingkuhan bukan akhir dari segalanya kok. Asal kepercayaan itu bisa dijaga kembali." (Herlin, 38 tahun, Kediri)

  • "Perselingkuhan itu bisa datang kapan saja dan di mana pun itu. Siapa yang sangka, rekan kerja kita sendiri yang menjadi teman selingkuh. Siapa yang sangka, pertemanan di media sosial menjadi pertemanan yang istimewa yang berlanjut ke perselingkuhan. Siapa yang sangka, mantan yang tiba-tiba datang ke kehidupan pernikahan kita akhirnya menjadi kekasih gelap kita. Tak ada yang menduga hal tersebut terjadi. Untuk segala kemungkinan buruknya, kita harus selalu siap." (Arie, 35 tahun, Freelance)

  • Advertisement
  • "Jika perselingkuhan itu menerpa rumah tanggaku, jujur aku tidak siap. Aku tidak siap kehilangan orang yang aku cintai. Aku tidak akan rela cinta, perhatian, jiwa dan raganya harus dibagi dengan orang lain. Taruhannya adalah pernikahan yang sudah berpuluh-puluh tahun kita bina bersama. Sebelum semuanya terjadi dalam pernikahanku, aku harus bisa mencegahnya. Jika tanda-tanda perselingkuhan mulai terasa, aku harus mengetahui dan memperbaikinya sebelum perselingkuhan itu semakin mendalam. Aku juga yakin jika kita bisa memegang prinsip dan komitmen pernikahan, terbuka, saling menghargai, tidak egois dan memahami apa yang pasangan inginkan dari diri kita. Niscaya, perselingkuhan itu tidak akan terjadi." (Nhini, 42 tahun, Kediri)

  • Nah, bagaimana dengan Anda sendiri?

  • Selalu ingat tujuan pernikahan Anda, ingat ada suami atau istri yang setia mendampingi Anda dalam suka dan duka, ingat ada anak-anak yang masih membutuhkan kasih sayang kedua orangtuanya, ingat perselingkuhan hanya membawa dampak buruk bagi kebahagiaan Anda dan keluarga. Ingatlah akan ada banyak orang yang tersakiti dengan adanya perselingkuhan. Banyak hal-hal indah dan bahagia 'kok yang dapat Anda lakukan bersama pasangan Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Seberapa siapkah Anda dengan kemungkinan perselingkuhan dalam hubungan Anda?

Tidak ada yang berharap perselingkuhan terjadi di dalam sebuah hubungan. Tapi, seberapa siapkah Anda dengan kemungkinan terburuk?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr