Sadari bahayanya dampak kurang tidur pada anak

Jangan anggap biasa jika anak-anak Anda seringkali tidur larut malam

845 views   |   20 shares
  • Setiap anak berusia 5 sampai 12 tahun membutuhkan waktu tidur sekitar 9-11 jam per-hari. Namun banyak faktor yang belakangan ini membuat jam tidur anak-anak menjadi lebih malam. Sayang sekali, padahal, telah lama diketahui bahwa tidur yang cukup bermanfaat bagi kemampuan anak untuk berkonsentrasi, juga menghindari anak mengalami gangguan seperti ADHD.

  • Baru-baru ini, sebuah studi menyebutkan dampak kurang tidur bisa memengaruhi perkembangan otak anak. Penelitian ini dilakukan oleh dua orang profesor dari Universitas Brown, Profesor dari Universitas Boulder Colorado dan juga Universitas Zurich. Studi ini dipublikasikan di Frontiers in Human Neuroscience.

  • Salome Kurth, peneliti di University Hospital of Zurich mengatakan, "Proses tidur kemungkinan melibatkan penyambungan saraf pada otak anak-anak yang memengaruhi kematangan otak. Penelitian ini menunjukkan, adanya peningkatan kebutuhan tidur pada bagian belakang otak anak."

  • Penelitian dilakukan pada 13 anak-anak usia 5-12 tahun. Hasilnya, waktu tidur yang singkat membuat otak anak lebih lambat di area belakang otak anak. Padahal, bagian belakang otak anak berfungsi untuk merencanakan pergerakan, kemampuan spasial, dan juga perhatian.

  • Tim peneliti juga mengukur kadar myelinpada otak yang dipengaruhi oleh tidur yang dalam. Myelinadalah sebuah mikrostruktur penuh lemak yang ada pada materi putih di otak, myelinberfungsi untuk membuat perjalanan informasi antarsel di dalam otak terjadi lebih cepat. Kurang tidur bisa memengaruhi kadar myelinyang membuat otak anak bekerja lebih lambat. Sehingga perkembangan anak pun menjadi sedikit terhambat.

  • Penelitian ini juga dilengkapi dengan penemuan lain dari studi di Inggris yang melibatkan lebih dari 11 ribu anak-anak berusia tujuh tahun. Anak-anak yang tidak memiliki kebiasaan tidur yang teratur atau yang tidur di atas jam 21.00 memiliki skor yang rendah dalam membaca dan matematika.

  • Kurang tidur kemungkinan akan mengganggu ritme tubuh dan menghambat otak untuk mempelajari informasi baru, seperti yang ditulis dalam penelitian tersebut. Mereka mengumpulkan data dari anak-anak berusia tiga, lima, dan tujuh untuk mengetahui bagaimana kemampuan mereka mempelajari sesuatu dan apakah ini kemungkinan akan berkaitan dengan kebiasaan tidur mereka.

  • Kebiasaan tidur yang tidak teratur banyak terjadi pada anak-anak, sekitar satu dari lima anak-anak memiliki jam tidur yang bervariasi. Secara keseluruhan, anak-anak yang tidak pernah memiliki kebiasaan tidur yang teratur memiliki skor yang lebih rendah dalam tes membaca, matematika, dan kepedulian di sekitarnya. Dampak dari kebiasaan tidur ini tampak lebih nyata pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki.

  • Advertisement
  • Penelitian yang dipimpin oleh Prof. Amanda Sacker University College London, mengatakan anak-anak dengan jadwal tidur yang tidak teratur merefleksikan keadaan keluarga yang kacau. Jadwal tidur yang tidak teratur itu berdampak pada kemampuan kognitif anak.

  • Anak-anak yang memiliki kebiasaan tidur malam dan tidak teratur berasal dari latar belakang sosial yang lemah dan sedikit tampaknya membaca sampai tengah malam, dan secara umum menonton televisi yang biasanya ada di kamar mereka. Setelah mengamati sejumlah faktor tersebut, kaitan antara kemampuan mental yang buruk dan jadwal tidur yang tidak teratur pun muncul.

  • Dr. Arifianto SpA. dari RS Pasar Rebo pun pernah mengungkapkan bahwa jam tidur yang kurang amat berpengaruh pada daya tahan tubuh anak. Mereka yang cukup tidur dan memiliki jam tidur teratur, tentunya lebih bugar dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Maka tidak mudah terserang penyakit.

  • Inilah sebabnya, penting bagi orangtua untuk mendorong anak-anak untuk berolahraga setidaknya 60 menit sehari, menghindari minuman berkafein seperti soda dan teh, dan tidak makan camilan manis sebelum tidur untuk membantu anak-anak memiliki kualitas tidur yang baik.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Sadari bahayanya dampak kurang tidur pada anak

Jangan anggap biasa jika anak-anak Anda seringkali tidur larut malam
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr