Jangan anggap remeh bisul. Ini alasannya

Salah penanganan karena terlalu menganggap remeh bisa jadi fatal akibatnya

939 views   |   2 shares
  • Bisulan adalah penyakit yang sering terjadi, dan dapat dialami oleh setiap orang. Bisul itu sendiri adalah benjolan berisi nanah pada kulit. Biasanya disebabkan karena adanya infeksi pada folikel rambut di kulit. Bisul bisa muncul di daerah wajah, leher, ketiak, pantat, dan paha. Bisul dapat muncul lebih dari 1, dalam waktu yang bersamaan.

  • Bisul memang penyakit infeksi biasa, yang mudah disembuhkan. Namun karena itu, kebanyakan orang menganggap enteng dan bahkan memperlakukannya dengan seenaknya, seperti memencet atau beruasaha membuka sendiri di rumah. Padahal perlakuan ini dapat membuat infeksi. Bisul dapat bertambah parah dan menyebabkan infeksi bakteria yang dapat masuk ke aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan infeksi yang lebih berat.

  • Menurut situs mayoclinic, bisul terjadi saat folikel rambut terinfeksi bakteri pada kulit. Bakteri yang paling sering menyebabkan bisul yaitu staphylococcus aureus (biasanya ditemukan di kulit dan hidung). Bisul biasanya berawal dari folikel rambut dan secara bertahap menginfeksi lapisan kulit yang lebih dalam.

  • Penyebab lainnya yaitu:

    • Infeksi luka,

    • Kebersihan yang buruk,

    • Memakai pakaian ketat,

    • Abrasi,

    • Paparan yang sering terhadap bahan kimia atau kosmetik.

    • Penyakit seperti diabetes atau alkoholisme meningkatkan risiko terkena bisul karena lebih lemahnya sistem imun.

  • Bisul dapat menular ke orang lain jika berkontak dengan nanah pada bisul. Pada beberapa keadaan, bisul dapat menimbulkan luka pada kulit yang memudahkan masuknya bakteri melalui garukan atau gigitan serangga.

  • Nah, agar lebih waspada dan memperhatikan sinyal tubuh, Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

    • Lebih dari 1 bisul muncul pada saat yang bersamaan;

    • Bisul muncul di daerah wajah dan mengganggu;

    • Gejalanya memburuk atau terasa sangat nyeri;

    • Anda demam;

    • Bisul berukuran lebih dari 5 cm;

    • Bisul tidak sembuh dalam 2 minggu;

    • Bisul terus kembali muncul.

  • Menurut Dr. Lawrence Green, seorang dermatologis dari AS, Bisul dapat sembuh sendiri dalam waktu yang singkat setelah terasa gatal dan sedikit nyeri. Untuk kasus yang lebih berat, pilihan terapinya dapat berupa:

    • Kompres kain basah hangat pada bisul beberapa kali sehari untuk mempercepat pengeringan dan penyembuhan.

    • Jangan pernah memencet bisul atau berusaha membukanya di rumah. Hal ini dapat menyebarkan infeksi.

    • Tetap kompres dengan kain hangat dan basah setelah bisul terbuka.

    • Untuk kasus yang lebih parah, dapat dilakukan operasi untuk mengeluarkan bisul yang besar dan dalam.

    • Kurangi aktivitas fisik hingga infeksi sembuh sempurna. Hindari kegiatan berkeringat dan olahraga selama ada bisul.

    • Ganti pakaian dan sprei setiap hari dan cucilah dengan air panas.

    • Hubungi dokter Anda jika Anda demam atau gejala Anda tidak membaik setelah 3-4 hari terapi.

  • Advertisement
  • Maka, seperti semua penyakit di dunia, hal yang terpenting adalah menjaga kebugaran tubuh. Dengan itu, imun pun menjadi tinggi dan tidak mudah terkena infeksi apa pun seperti bisul. Nah, apalagi cara mencegah bisul selain menjaga kekebalan tubuh? Menurut situs The New Zealand Dermatological society, cara mencegah bisul adalah dengan:

    1. Biasakan untuk selalu mencuci tangan sesering mungkin. Ketika Anda menyentuh sebuah benda lalu memegang wajah atau bagian kulit lain maka bakteri dari tangan Anda bisa berpindah. Kemudian bakteri dan sumber penyakit lain bisa menempel pada kulit.

    2. Selalu menjaga kebersihan pakaian termasuk untuk pakaian dalam. Pakaian yang bersih akan membantu tubuh Anda menjadi lebih bersih dan sehat. Selain itu juga memberikan efek yang sangat menyegarkan.

    3. Selalu menjaga kebersihan wajah terutama dengan pembersih wajah yang sesuai dengan tipe kulit. Jangan menggunakan bahan kosmetik yang bisa menyebabkan efek samping.

    4. Batasi kebiasaan mengonsumsi berbagai jenis makanan yang berlemak karena makanan yang berlemak juga bisa mendorong pembentukan bisul di berbagai bagian tubuh. Beberapa jenis makanan harus dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas adalah seperti coklat, kue yang manis dan sumber gluten Hindari mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan, karena bahaya kafein akan membuat kondisi bisul menjadi lebih buruk .

    5. Sumber makanan yang sangat disarankan misalnya adalah makanan yang mengandung vitamin C dan juga vitamin E.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Jangan anggap remeh bisul. Ini alasannya

Salah penanganan karena terlalu menganggap remeh bisa jadi fatal akibatnya
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr