Pertajam dan pertahankan kemampuan otak lansia dengan melakukan kegiatan-kegiatan ini

"Para lansia sebaiknya terus didorong agar tetap melakukan aktivitas fisik secara teratur, terstruktur dan menyenangkan. Dalam hal ini kegiatan seni dapat menjadi pilihan untuk membantu para lansia agar tetap aktif dan produktif."

146 views   |   1 shares
  • Sewaktu seseorang bertambah tua, dia akan mengalami beberapa perubahan dalam kemampuan untuk mengingat hal-hal tertentu, seperti: Pergi ke dapur tetapi tidak tahu untuk apa atau dalam sebuah percakapan tiba-tiba tidak mampu mengingat nama anggota keluarga maupun sahabat dekat.

  • Masalah penyimpangan memori bisa terjadi dan dialami oleh siapa saja, tetapi seseorang akan mengalami lebih banyak masalah ingatan seiring dengan bertambahnya usia. Akan tetapi, kehilangan kemampuan mengingat yang signifikan pada orang tua sebetulnya bukan merupakan bagian normal dari proses penuaan, tetapi lebih sering diakibatkan oleh adanya gangguan organik, cedera otak, atau adanya penyakit neurologis seperti Alzheimer.___

  • Sebagian besar masalah ingatan sekilas nampak sebagai sebuah perubahan normal dalam struktur dan fungsi otak. Namun, perubahan tersebut dapat memperlambat proses kognitif tertentu, sehingga perlu adanya upaya untuk mengatasi atau setidaknya memperlambat proses penurunan kemampuan fungsi otak.

  • Memang, perubahan kemampuan tersebut bisa sangat membuat frustasi, khususnya bagi para lansia. Berkat beberapa penelitian dari para ahli, ternyata selama ini ada beberapa cara atau strategi yang bisa diterapkan untuk membantu para lansia mempertajam pikiran mereka, di antaranya:

  • Olahraga

  • Dalam sebuah ulasan di tahun 2008, lebih dari 50 studi ilmiah yang pernah dilakukan oleh dua orang peneliti berkebangsaan Amerika, Arthur Kramer dan Kirk Erickson, menemukan bahwa latihan aerobik secara teratur mampu meningkatkan kemampuan fungsi otak untuk orang-orang sehat dan mereka dengan gangguan kognitif ringan. Secara khusus, fungsi-fungsi otak yang berhubungan dengan kontrol tertentu seperti multi tasking, perencanaan dan pemecahan masalah yang paling terpengaruh oleh latihan tersebut. Bahkan, sebuah latihan sederhana seperti jalan kaki tiga kali seminggu selama enam bulan sudah cukup untuk memberikan hasil yang positif.

  • Aktif terlibat secara sosial

  • Pada tahun 2007, sebuah studi yang dilakukan oleh Valerie Crooks, meneliti lebih dari 2000 wanita selama empat tahun, ia mencoba mencari tanda-tanda penurunan mental ketika seseorang terlibat aktif secara sosial. Dalam studi tersebut ia menemukan fakta bahwa wanita yang memiliki jaringan sosial yang lebih luas dalam kegiatan sehari-hari, memiliki risiko menderita dimensia jauh lebih rendah.

  • Advertisement
  • Dalam sebuah penelitian serupa, Robert Wilson, dari Rush University Alzheimer Disease Center di Chicago, menemukan bahwa orang-orang yang merasa kesepian lebih mudah terserang dimensia. Wilson dan rekan-rekan meneliti sekelompok pasien usia 80 tahun, di mana mereka yang terlibat aktif secara sosial sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami dimensia, kehilangan memori maupun kebingungan.

  • Stimulasi otak dengan permainan-permainan

  • Bahkan permainan video game mampu mencegah lansia mengalami penurunan fungsi otak ujar Denise Park, seorang peneliti diUniversity of TexasNamun, Park memiliki kekhawatiran bahwa para lansia saat ini kurang memiliki ketertarikan untuk menggunakan fasilitas video game guna mencapai manfaat yang diharapkan.

  • Bukti dari penelitian terbaru juga mendukung hipotesis Park. Robert Wilson, memonitor lebih dari 700 peserta lansia selama lima tahun dan menemukan bahwa mereka yang terlibat dalam permainan-permainan seperti catur, membaca buku, melukis dan membaca koran cenderung mengalami gangguan kognitif jauh lebih rendah.

  • Aktif terlibat dalam kegiatan seni

  • Martina Wiwik Setiawan, kepala Asosiasi Psikogeriatri Indonesia (API), pada seminar kelanjutusiaan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional di Jakarta (16/6/2014), mengatakan "Para lansia sebaiknya terus didorong agar tetap melakukan aktivitas fisik secara teratur, terstruktur dan menyenangkan. Dalam hal ini kegiatan seni dapat menjadi pilihan untuk membantu para lansia agar tetap aktif dan produktif." Beberapa kegiatan seni yang disarankan untuk para lansia di antaranya: Menari, menyanyi dan memainkan alat musik.

  • Ketika tubuh dan pikiran tetap aktif, maka kesehatan lansia akan tetap terjaga. Oleh karena itu, berikan dukungan serta perhatian secara berkesinambungan kepada orangtua kita. Bantulah mereka supaya tetap bisa menikmati masa tuanya dengan bahagia, tanpa menjadi beban bagi anggota keluarga yang lain.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Pertajam dan pertahankan kemampuan otak lansia dengan melakukan kegiatan-kegiatan ini

"Para lansia sebaiknya terus didorong agar tetap melakukan aktivitas fisik secara teratur, terstruktur dan menyenangkan. Dalam hal ini kegiatan seni dapat menjadi pilihan untuk membantu para lansia agar tetap aktif dan produktif."
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr