Sterilisasi hewan peliharaan, kejam?

Anak meminta hewan peliharaan, atau Anda memang menginginkan adanya anjing atau kucing di rumah? Wah, baik sekali. Namun, jangan lupa selain menjaga kebersihan dan kesehatan umum, ada lagi yang perlu diperhatikan.

224 views   |   shares
  • Tidak sedikit dari keluarga yang memelihara hewan mamalia seperti anjing dan kucing. Banyak pula yang menganggap peliharaan itu bagian dari keluarga. Namun sayangnya, tidak sedikit yang memelihara dengan tujuan mengembangbiakkan. Ya, tidak sepenuhnya salah. Namun faktanya kini, di berbagai tempat di dunia, anjing dan kucing sudah mengalami overpopulasi.

  • Karena itu, selain memerhatikan kesehatan, kebersihan, makanan, pelatihan, vaksinasi dan sebagainya, keputusan besar lainnya yang Anda harus ambil adalah apakah hewan peliharaan Anda akan di steril? Hal ini sering diabaikan atau dilupakan oleh banyak pemilik, bahkan ada banyak kesalahpahaman mengenai sterilisasi hewan.

  • Misalnya dikatakan bahwa melakukan steril pada hewan adalah tindakan yang kejam dan tidak berkeprihewanan, sebab mereka memiliki hak untuk berkembang biak. Oh ya? Benarkah demikian? Karena itu, penting sekali bagi Anda, sebagai pemilik, untuk mengetahui informasi yang benar.

  • Menurut situs dari people for the ethical treatment of animals (PETA), fakta bahwa 67.000 keturunan anjing dan 370.000 keturunan kucing telah dihasilkan oleh satu ekor betina yang dibiakkan 7 tahun yang lalu bukan angka yang mengada-ada. Belum lagi banyak ragamnya jenis anjing dan kucing yang terdapat saat ini.

  • Menurut PETA, jika Anda membiarkan peliharaan Anda kawin dan mempunyai anak, berarti Anda langsung memberikan kontribusi terhadap masalah over populasi hewan peliharaan. Dengan begitu, sekarang Anda harus menemukan rumah untuk semua anak yang dilahirkan tersebut. Untuk setiap rumah yang Anda temukan, berarti satu rumah sudah diambil dan hilang kesempatan bagi hewan stray(hidup di jalanan) yang sudah terlanjur lahir untuk mendapatkan rumah.

  • Ditambah lagi, Anda tidak dapat mungkin tahu hal buruk apa yang akan dilakukan oleh pemilik anakan peliharaan Anda di kemudian hari. Jadi, kecuali Anda mensterilkan semua anak-anak tersebut sebelum menempatkan mereka, pemilik baru mungkin akan membiarkan mereka berkembang biak juga.

  • Tidak hanya masalah overpopulasi, hal ini juga berkaitan dengan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup dari anjing maupun kucing. Sterilisasi dapat mengurangi usaha anjing/kucing untuk keluar rumah saat musim kawin radang. Menurut drh. Elizabeth A. Martinez DVM, profesor di jurusan Small Animal Clinical Sciences, Universitas Texas A&M, pada anjing/kucing betina, steril sangat mengurangi kanker payudara dan menghilangkan kanker rahim, rahim bernanah (pyometra), juga mengurangi kemungkinan adanya kematian akibat kesulitan melahirkan atau terlalu sering melahirkan.

  • Advertisement
  • Pada anjing/kucing jantan, steril menghilangkan kanker testis atau penyakit lain yang berhubungan dengan testis dan dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Umumnya, hewan peliharaan yang sudah disteril hidup lebih lama dan lebih bahagia.

  • Lebih bahagia? Tentu saja. Sebab, setelah disteril, perilaku bertahan hidup dengan perebutan wilayah, perebutan betina, dan kekuasaan pun perlahan menghilang. Kastrasi membuat peliharaan jantan lebih tenang, mengurangi keinginan mereka untuk berkelahi dengan sesama pejantan dan mengurangi kegelisahan selama musim kawin. Sterilisasi juga mengurangi agresivitas anjing dan risiko mereka menggigit orang atau anjing lain.

  • Biaya steril tidak murah? Jangan khawatir, kini ada banyak sekali program steril masal, di banyak wilayah dengan biaya yang sangat murah. Anda bahkan bisa sekaligus berbaik hati membawa kucing atau anjing yang berkeliaran di lingkungan sekitar untuk disteril, lho. Tak hanya manusia lain yang membutuhkan uluran tangan, namun hewan terlantar juga, kan?

  • Jadi, sebaiknya segeralalah lakukan steril, bahkan sejak usia muda. Semua bukti medis menunjukkan peliharaan sebaiknya disteril sebelum berahi pertama. Semakin muda usianya, semakin mudah operasi yang dilakukan oleh dokter hewan dan semakin cepat penyembuhannya. Bahkan American Veterinary Medical Association mendukung sterilisasi di usia muda.

  • Jadilah pemilik yang bertanggung jawab, pemilik yang tidak membiarkan hewan peliharaannya untuk beranak-pinak, mengingat adanya masalah over populasi di negeri ini. Tak hanya itu, sebagai orangtua, Anda pun wajib memerhatikan seluruh anggota keluarga, bukan? Jika anak-anak memang senang memelihara hewan, sebaiknya berikan hewan yang paling sehat, dan aman untuk teman mereka bermain sehari-hari, hewan yang tenang, dan dapat menjadi bagian dari keluarga untuk waktu yang lama.

  • Sebab memelihara hewan, sebetulnya memiliki dampak yang amat baik untuk optimalisasi tumbuh kembang anak. Mereka akan belajar bertanggung jawab, belajar berempati, belajar merawat, dan banyak cinta yang akan mereka dapatkan.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Sterilisasi hewan peliharaan, kejam?

Anak meminta hewan peliharaan, atau Anda memang menginginkan adanya anjing atau kucing di rumah? Wah, baik sekali. Namun, jangan lupa selain menjaga kebersihan dan kesehatan umum, ada lagi yang perlu diperhatikan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr