Si kecil terlihat kesepian? Jawabannya bukan selalu memberikannya 'adik baru', kok!

Si anak tunggal meminta teman bermain namun Anda merasa belum siap untuk memiliki bayi lagi. Gimana dong?

210 views   |   2 shares
  • Anak Anda terlihat kesepian saat bermain atau malah ia sepertinya kesulitan untuk berbagi mainan dengan anak seumuran atau lebih kecil dari anak Anda atau malah anak Anda meminta-minta adik bayi dari Anda karena ia melihat mungkin sepupu dia yang lebih kecil darinya pastilah membuat Anda dan suami mulai berpikir untuk memberikan adik baru untuknya. Namun, tentu saja itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak pertimbangan dan persiapan untuk menyambut anggota baru di keluarga Anda seperti faktor keuangan, fisik dan mental Anda dan suami serta anak Anda.

  • Namun, tahukah Anda bahwa selain adik baru ternyata ada sosok lain yang dapat membuat anak Anda bahagia bahkan lebih sehat?

  • Menurut studi baru oleh Universitas Cambridge, hewan peliharaan dapat membuat anak lebih bahagia dan sehat. Peneliti meminta 77 anak menjabarkan hubungan mereka dengan binatang peliharaan mereka dan anggota keluarga yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tersebut mendapatkan lebih banyak kepuasan dan sedikit konflik dengan binatang peliharaan mereka ketimbang dengan saudara mereka. Studi baru tersebut juga menemukan fakta bahwa justru anak perempuan lebih banyak berbicara dengan hewan peliharaan mereka dan memberi nilai lebih tinggi sebagai teman yang berlawanan dengan laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa anak laki-laki memiliki hubungan yang erat dengan hewan peliharaannya, Hal ini mungkin menyiratkan, anak perempuan berinteraksi dengan peliharannya dengan cara yang lebih samar.

  • Para peneliti mengatakan, anak-anak berbicara atau ngobrol dengan hewan peliharaan mereka sama banyak dengan yang mereka lakukan bersama saudaranya. Dan karena peliharaannya tidak bisa menanggapinya secara verbal, anak-anak jadi merasa tidak dihakimi sehingga mereka jadi lebih bebas bercerita.

  • Ini bukanlah studi pertama yang membahas tentang keuntungan memiliki hewan peliharaan. Di tahun 2015 lalu, suatu studi berbeda dari University of Cambridge menemukan, anak-anak yang pernah mengalami perpisahan, misalnya karena kematian, perceraian, atau bentuk ketidakstabilan lain ternyata memiliki ikatan yang lebih kuat dengan binatang peliharaannya. Anak-anak yang memiliki hewan peliharaan juga memiliki kadar "tingkah laku prososial" yang lebih tinggi, yang termasuk hal-hal seperti menolong orang lain dan berbagai, ujar para peneliti.

  • Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menemukan ternyata manfaat dari hewan peliharaan tidak hanya berlaku bagi anak-anak saja. Memiliki binatang peliharaan juga dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta dapat membuat pemiliknya merasa lebih tidak kesepian.

  • Advertisement
  • Bagaimana Bunda? Jika Anda pun merasa belum siap untuk mempunyai bayi kecil lagi, mungkin Anda perlu mempertimbangkan untuk membeli atau mengadopsi binatang peliharaan untuk anak Anda. Lantas binatang peliharaan apa saja yang cocok untuk si kecil dan Anda serta suami? Anda dapat mengajak si kecil pergi ke pet shop untuk ia melihat dan memilih sendiri apa binatang peliharaan kesukaannya. Namun, jika anak Anda atau anggota keluarga Anda memiliki alergi terhadap bulu-bulu binatang mungkin Anda dapat menyeleksinya dengan lebih baik.

  • Anda dapat melatih si kecil untuk bertanggung jawab terhadap binatang peliharaan dia, misalnya dengan memberinya tugas untuk memberi makan binatang peliharaannya dengan jadwal yang Anda buat bersama. Anda juga dapat membuat kegiatan keluarga yang menyenangkan misalnya memandikan binatang pelilharaan atau mengganti air akuarium jika Anda memilih ikan. Atau mengajak anak, suami dan binatang peliharaan Anda berjalan-jalan pagi atau sore di kompleks rumah. Ini tentu merupakan kegiatan yang memberikan dampak kesehatan buat Anda sekeluarga.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Si kecil terlihat kesepian? Jawabannya bukan selalu memberikannya 'adik baru', kok!

Si anak tunggal meminta teman bermain namun Anda merasa belum siap untuk memiliki bayi lagi. Gimana dong?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr