Hasil penelitian ini bisa membantu Anda terhindar dari virus influenza

Musim pancaroba di mana cuaca tidak menentu menjadi kesempatan munculnya penyakit flu. Simak beberapa fakta mengenai penyakit ini dan bagaimana Anda bisa bersiap untuk mencegahnya.

215 views   |   1 shares
  • Musim pancaroba di mana cuaca tidak menentu menjadi kesempatan munculnya penyakit flu. Simak beberapa fakta mengenai penyakit ini.

  • Flu musiman biasanya mulai merebak di musim bercuaca dingin, seperti yang terjadi di Swedia. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Virologi Klinis di Gothenburg, Swedia, berhasil menelusuri hubungan antara pola cuaca dan prevalensi virus flu. Meskipun korelasi antara cuaca dingin dan penyakut flu belum dipahami sepenuhnya dan masih tergantung pada faktor lokasi, sebuah penemuan menarik muncul dari penelitian ini. Penurunan suhu udara yang drastis dapat menjadi pertanda akan munculnya wabah flu.

  • Dalam penelitian ini, para peneliti mengumpulkan cairan seka dari rongga hidung (nasal swabs) pada lebih dari 20.000 pasien di sekitar Gothenburg setelah suhu udara turun hingga di bawah 37 derajat Fahrenheit (atau di bawah 2,8 derajat Celsius). Para pasien ini diperiksa apakah mengidap penyakit influenza tipe A dan infeksi virus saluran pernapasan lainnya. Hasil pemeriksaan penyakit ini kemudian dibandingkan dengan data cuaca. Kumpulan temuan penelitian ini mengarah kepada kesimpulan bahwa periode cuaca dingin dengan suhu dan kelembapan udara yang rendah selalu diikuti dengan merebaknya wabah flu secara massal.

  • Bagaimana penyakit flu ini menular?

  • Seperti sakit pilek, virus flu dan penyakit pernapasan viral lainnya tersebar melalui interaksi dengan penderita. Ketika seseorang dengan penyakit ini batuk atau bersin, udara dingin dan kering di sekelilingnya menyebabkan partikel virus tertahan di udara untuk waktu yang cukup lama dan menunggu orang lain yang akan terjangkit virus ini.

  • Nicklas Sundell, seorang peneliti dari Akademi Sahlgrenska dan spesialis penyakit infeksi di Rumah Sakit Universitas Sahlgrenska, Swedia, menyatakan bahwa faktor penularan inilah yang menjadikan flu akhirnya menjadi sebuah epidemi. "Penurunan tiba-tiba pada suhu udara ini menjadi titik awal epidemi flu. Setelah epidemi ini terjadi, kenaikan suhu pun tidak dapat menghalangi tersebarnya penyakit ini ke semua penjuru," jelas Sundell. "Semakin banyak penderita, semakin banyak pula orang-orang yang ikut tertular."

  • Melindungi keluarga Anda dari serangan flu

  • Wanita hamil, anak-anak, dan lansia (di atas usia 65 tahun) adalah kelompok-kelompok berisiko tinggi yang dapat mengalami komplikasi jika terserang virus, menurut United States Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

  • Advertisement
  • Hasil penelitian di Swedia menunjukkan hubungan antara kondisi cuaca dengan penyakit Influenza tipe A (yang merupakan flu yang paling banyak tersebar dan berbahaya) dan beberapa virus lainnya yang umum menyebabkan penyakit saluran pernapasan. Infeksi berbahaya yang dapat terjadi di antaranya adalah infeksi Respiratory Syncytial Virus (RSV). Infeksi RSV terjadi pada saluran napas dan paru-paru, dengan gejala yang mirip sakit pilek biasa dan biasanya menghilang setelah 1-2 minggu. Akan tetapi, bayi-bayi yang terjangkit RSV, khususnya bayi prematur, dapat menderita efek yang lebih berbahaya, bahkan mengancam jiwa.

  • Bagaimana mencegah flu terjangkit pada keluarga Anda?

  • Cara terbaik untuk mencegah penyakit flu dan infeksi pernapasan adalah dengan memvaksinasi keluarga Anda dengan vaksin flu setiap tahunnya. Vaksin influenza berubah setiap tahunnya untuk menangkal serangan berbagai variasi virus influenza yang bermutasi. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mendapatkan vaksinasi influenza secara rutin pada awal musim dingin. Vaksinasi influenza ini mudah didapatkan pada klinik dan rumah sakit mengingat tingginya kebutuhan akan vaksin ini.

  • Pencegahan lain yang dapat Anda lakukan adalah:

    • Menutup mulut Anda dengan tisu atau bagian lengan (dekat siku Anda) ketika hendak bersin atau batuk

    • Rajin mencuci tangan dan menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizers)

  • Mencegah lebih baik dari mengobati. Menerapkan hidup sehat dan higienis akan menjadi perisai bagi keluarga Anda dari penyakit flu dan aneka ancaman kesehatan lainnya yang muncul di tengah musim yang tak menentu.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Ratih Arawinda dari artikel asli

  • "Flu is breaking out; surprising studies reveal the cause and how you can protect your child" karya Kristina Tieken.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Hasil penelitian ini bisa membantu Anda terhindar dari virus influenza

Musim pancaroba di mana cuaca tidak menentu menjadi kesempatan munculnya penyakit flu. Simak beberapa fakta mengenai penyakit ini dan bagaimana Anda bisa bersiap untuk mencegahnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr