5 tanda Anda memiliki tendensi mudah panik dalam situasi tertentu

Kepanikan yang datang berubi-tubi berbahaya bagi kesehatan jiwa. Kenali 5 tandanya dan segera siasati

324 views   |   1 shares
  • Menghadapi kesulitan atau sesuatu di luar kendali dapat memicu aneka reaksi pada setiap orang. Salah satu reaksi yang banyak dialami adalah panik. Reaksi panik pada dasarnya adalah salah satu bentuk kecemasan dan kegelisahan. Anda tidak siap akan sebuah situasi yang terjadi di luar ekspektasi. Muncul rasa takut karena ketidaksiapan Anda menghadapi ketidakpastian.

  • Merasakan kepanikan sesekali, ini adalah hal yang manusiawi. Namun, ketika kepanikan ini muncul bertubi-tubi hingga menimbulkan efek tidak menyenangkan bahkan menyakitkan pada tubuh Anda secara fisik, maka serangan panik ini sudah masuk ke dalam kategori mengkhawatirkan. Anda perlu segera mendapatkan penanganan medis untuk mengatasi serangan panik ini.

  • Mengetahui bahwa rasa panik dapat berkembang menjadi gangguan kejiwaan serius, Anda perlu segera mengenali apakah Anda termasuk orang yang rentan terkena serangan panik. Perhatikan 5 tanda Anda memiliki tendensi mudah panik dalam situasi tertentu.

  • 1. Anda tidak menyukai perubahan

  • Ketidakpastian adalah salah satu dari 3 hal yang paling Anda tidak sukai di dunia ini. Sebisa mungkin Anda membuat segala sesuatu yang berlangsung dalam hidup Anda bersifat rutin, familiar, dan konsisten. Sayangnya, kita tidak dapat mengendalikan pikiran orang lain dan hal-hal lain yang berjalan alamiah. Inilah yang akhirnya membuat Anda senewen, karena semua rencana rinci yang Anda rancang dapat sekejap berubah dan tidak berjalan sesuai harapan.

  • 2. Anda sulit beradaptasi

  • Penolakan Anda terhadap perubahan dan ketidakpastian membawa kepada konsekuensi baru : Anda sulit beradaptasi pada sesuatu yang baru. Ketika dihadapkan kepada sebuah kondisi di luar skenario, pengetahuan, dan persiapan Anda, Anda gelisah dan ingin segera keluar dari situasi tersebut. Keasingan Anda terhadap situasi baru membuat Anda memilih untuk menutup mata dan pikiran untuk rela merengkuhnya. Padahal, pengalaman baru menawarkan hikmah dan pelajaran penting yang nantinya akan bermanfaat bagi Anda, cepat atau lambat.

  • Advertisement
  • 3. Anda memiliki fobia

  • Rasa takut berlebihan menghadang kemauan Anda untuk maju. Anda membangun tembok tebal untuk melindungi Anda dari hal-hal yang membuat keberanian Anda luruh seketika. Entah itu hal sepele seperti hewan kecil dan suasana kegelapan, atau kondisi ekstrim seperti ruangan sempit dan ketinggian, fobia adalah sebuah penyakit kejiwaan yang perlu segera ditangani.

  • 4. Anda sulit berkonsentrasi

  • Perubahan dapat terjadi tiba-tiba, suka atau tidak suka. Di sinilah fokus dan konsentrasi memegang peranan besar untuk membuat Anda tetap dapat menguasai diri. Pikiran yang mengawang dan melanglang buana ketika Anda dituntut harus tetap tenang dan cepat mencari solusi, pada akhirnya akan membawa gelombang kecemasan pada diri Anda. Mampukah saya keluar dari situasi ini? Akankah ada penyelesaian untuk masalah ini? Kabut semakin menenggelamkan akal sehat Anda dan benak Anda seakan buntu untuk mencari jalan keluar. Selain itu, pengelolaan hal-hal yang mengalihkan perhatian (distraksi) sangat perlu dikembangkan untuk memperbaiki konsentrasi. Semakin besar energi yang Anda tuangkan ke dalam sebuah pemikiran atau aktivitas, kemungkinan besar akan semakin hebat pula intensitas pengalihan perhatian yang mampu merusak konsentrasi Anda. Salah satu cara meningkatkan fokus terbaik adalah mematikan segala jalur komunikasi Anda dengan dunia luar ketika Anda mengerjakan sesuatu yang begitu menyita pikiran. Dengan demikian, Anda dapat mengendalikan apa yang sedang Anda kerjakan tanpa campur tangan faktor eksternal.

  • 5. Anda sangat perfeksionis

  • Obsesi Anda akan kesempurnaan pada titik tertentu justru akan merugikan Anda. Anda mengabaikan tujuan utama yang lebih krusial dan memilih untuk mengurusi hal-hal kecil, demi membuat segalanya teratur, sempurna, memenuhi kriteria ideal Anda. Perfeksionisme sangat erat dengan tindakan obsesif dan kompulsif, hingga pada tahap tindakan yang Anda lakukan mulai terasa tidak masuk akal, tidak realistis, dan mengganggu. Relakanlah! Sepanjang ketidaksempurnaan tersebut tidak mengurangi kualitas hasil akhir, tujuan tercapai, sesuai dengan aturan secara umum, dan tidak melanggar hukum, biarkan lubang-lubang kecil itu tetap ada sebagai pengingat Anda untuk memperbaikinya di kesempatan mendatang.

  • Advertisement
  • Anda dapat melakukan hal-hal berikut untuk membuat Anda tidak rentan panik di saat-saat penting.

    • Kenali tanda-tanda yang menunjukkan Anda terserang kepanikan

    • Ambil napas dalam, menyingkirlah sejenak untuk ketenangan, dan mulai kendalikan diri Anda perlahan

    • Catat dan ingat hal-hal yang Anda takutkan

    • Galilah informasi dan fakta mengenai sumber ketakutan Anda

    • Mulailah mengatasi rasa takut satu persatu berdasarkan informasi dan fakta yang Anda dapatkan

    • Berfokuslah untuk mencapai hasil positif (dan hindari obsesi kesempurnaan atau sikap perfeksionis)

  • Anda adalah penguasa pikiran Anda sendiri. It's all in your head. Kepanikan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk ditaklukkan. Selamat berjuang menghadang rasa panik supaya tidak mengacaukan hari-hari produktif Anda!

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

5 tanda Anda memiliki tendensi mudah panik dalam situasi tertentu

Kepanikan yang datang berubi-tubi berbahaya bagi kesehatan jiwa. Kenali 5 tandanya dan segera siasati
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr