Hati-hati, 5 gejala ini adalah pertanda Anda menderita gangguan kegelisahan!

Kegelisahan berlebihan akan menjerumuskan Anda ke dalam gangguan kejiwaan. Waspadai 5 gejala ini, jika terjadi semakin sering dan tak terkendali.

3,287 views   |   18 shares
  • Hidup tak selamanya mulus, lurus, dan berjalan sesuai ekspektasi. Sekali waktu, Anda merasa cemas dan gelisah ketika menghadapi ketidakpastian atau terhadang masalah yang mengacaukan rencana Anda. Rasa cemas dan gelisah ini sebenarnya adalah sesuatu yang wajar, sepanjang Anda dapat mengendalikan diri Anda dan tidak tenggelam bersamanya. Namun, adakalanya rasa gelisah ini terjadi begitu kuat dan lama kelamaan Anda terhisap ke dalamnya.

  • Pada tingkatan yang mengganggu mental Anda, kegelisahan berlebihan akan menjerumuskan Anda ke dalam gangguan kejiwaan. Ada beberapa jenis gangguan kejiwaan yang muncul akibat kegelisahan berlebihan, di antaranya:

    • Gangguan panik. Penderita gangguan panik merasakan teror bertubi-tubi yang menyerang tiba-tiba tanpa dapat diperkirakan waktu datang dan perginya.

    • Gangguan kegelisahan sosial. Gangguan ini disebut juga fobia sosial, dimana sang penderita terus-menerus merasa cemas dan inferior berlebihan terhadap posisi dirinya di kehidupan sosial.

    • Gangguan kegelisahan umum. Pada gangguan ini, penderita merasakan kecemasan tingkat tinggi yang tidak masuk akal, meskipun sebenarnya kondisi yang ia hadapi aman-aman saja atau tidak perlu dikhawatirkan sama sekali.

    • Fobia pada hal tertentu. Di sini, rasa ketakutan berlebihan membuat penderita tidak mampu melaksanakan kegiatan sehari-harinya dengan baik dan lancar, khususnya saat menemui hal atau situasi yang membangkitkan fobia tersebut.

  • Bagaimana membedakan rasa gelisah yang normal dengan gangguan kegelisahan yang sudah berlebihan? Ada 5 gejala yang menjadi alarm Anda mengenai kegelisahan berlebihan, jika telah terjadi dalam intensitas tinggi dan frekuensi yang semakin sering:

  • 1. Masalah tidur

  • Salah satu tanda terjelas bahwa sesuatu mengganggu pikiran dan jiwa Anda adalah hilangnya ketenangan saat Anda beristirahat. Memejamkan mata begitu sulit Anda lakukan. Kalaupun Anda berhasil tidur, Anda hanya terlelap dalam waktu tak panjang dan kembali terjaga. Berbagai kekhawatiran berkecamuk di pikiran Anda dan semakin liar setiap menitnya. Gangguan kecemasan dan masalah tidur memiliki hubungan dua arah. Penderita insomnia kronis berisiko mengalami gangguan kegelisahan. Sebaliknya, mereka yang tidak menjalani istirahat berkualitas seperti kurang tidur, lebih mudah mengalami rasa cemas dan gelisah berlebihan.

  • Advertisement
  • 2. Ketegangan otot

  • Rasa gelisah memicu tubuh mengeluarkan respons melalui produksi hormon stres. Hormon stres ini beredar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan membawa berbagai perubahan di dalam tubuh, baik secara fisik, psikologis, maupun emosional. Salah satu perubahan fisik yang terjadi adalah menegangnya otot-otot tubuh. Otot yang tegang sebenarnya membuat tubuh lebih siap dan waspada menghadapi situasi berbahaya. Ketika stres ini terjadi dalam frekuensi rendah, ketegangan otot bersifat temporer dan otot-otot yang tegang dapat dengan mudah kembali kepada kondisi normal. Akan tetapi, saat kegelisahan berlebihan melanda, terjadi stimulasi berlebihan dari hormon stres. Hiperstimulasi ini menyebabkan ketegangan otot berlangsung lama dan menimbulkan masalah berupa rasa nyeri pada penderita. Pada tingkat keparahan tinggi, ketegangan otot dapat berkembang menjadi kram dan mempersulit tubuh untuk bergerak.

  • 3. Terganggunya pencernaan

  • Gangguan pencernaan dan rasa gelisah saling berpengaruh satu sama lain. Rasa gelisah berlebihan dapat memicu terjadinya gangguan pencernaan seperti Irritable Bowel Syndrome (IBS), sebuah kondisi yang ditandai oleh sakit perut, kram perut, perut kembung, sembelit, dan diare. Di sisi lain, rasa sakit dan tak nyaman pada perut dapat menyebabkan kegelisahan semakin menjadi.

  • Edward Blanchard, PhD. dari State University of New York, menyebutkan bahwa berdasarkan wawancara diagnostik, sekitar 60% penderita IBS juga mengalami setidaknya satu masalah kejiwaan. "Gangguan kegelisahan umum menjadi masalah kejiwaan paling banyak ditemui pada penderita IBS, yaitu sekitar 60 persen, 20 persen menderita depresi dan sisanya menderita gangguan kejiwaan lainnya." tambah Blanchard.

  • 4. Rasa takut dan serangan panik yang tak terkendali

  • Perbedaan antara kegelisahan yang wajar dengan kegelisahan yang patut Anda waspadai terletak pada intensitas dan frekuensi terjadinya. Kegelisahan yang tak wajar akan melibatkan rasa takut yang sulit Anda kendalikan. Efek lainnya, Anda terkena serangan panik, di mana secara fisik Anda akan merasakan dampaknya pada cara bernapas dan debaran jantung yang tidak biasa. Anda merasa dihantui sesuatu yang berbahaya dan tak mampu lepas dari cengkeramannya, hingga dada terasa sakit, tertumpuk oleh kecemasan yang menyesakkan.

  • Advertisement
  • 5. Obsesi terhadap kesempurnaan

  • Salah satu gejala gangguan kegelisahan adalah Anda akan berusaha sangat keras untuk menghindari hal-hal yang membuat Anda cemas, dengan melakukan langkah yang pada akhirnya sulit Anda kendalikan pula. Anda berpikir, dengan menjadikan segalanya sempurna dan tanpa cela, masalah akan berhasil Anda hindari. Namun, karena Anda kehilangan kendali, Anda malah melakukan langkah tersebut secara berlebihan, dalam artian terlalu sering dan terlalu spontan. Sindrom ini sering disebut dengan Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Contoh nyata OCD di antaranya :

    • Mencuci tangan terus menerus karena takut terpapar kuman penyakit

    • Membenarkan posisi-posisi barang yang berada di luar pola

    • Terus-menerus membersihkan sekeliling

    • Menghitung barang-barang tak henti untuk menemukan kekurangan

  • Ketika Anda menyadari bahwa hidup Anda mulai dikendalikan oleh kegelisahan Anda dan Anda tidak berdaya menghadapinya, segeralah mencari bantuan kepada tenaga kesehatan dan kejiwaan. Menolaklah untuk tunduk terhadap stres dan segeralah mencari solusi atas sumber kegelisahan Anda. Anda tidak sendiri dan apapun yang mengganggu pikiran Anda, selalu ada seseorang yang akan membantu Anda bergerak menuju cahaya di ujung sana.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Hati-hati, 5 gejala ini adalah pertanda Anda menderita gangguan kegelisahan!

Kegelisahan berlebihan akan menjerumuskan Anda ke dalam gangguan kejiwaan. Waspadai 5 gejala ini, jika terjadi semakin sering dan tak terkendali.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr