5 Cara Untuk Menjalin Hubungan Erat dengan Anak-Anak Anda

Beberapa tahun lalu, suami saya dan saya duduk di auditorium sekolah menengah anak kami untuk pertemuan khusus bagi orang tua ... kami diberikan statistik yang mengecilkan hati tentang perilaku remaja setempat.

10,985 views   |   5 shares
  • Beberapa tahun lalu, suami saya dan saya duduk di auditorium sekolah menengah anak kami untuk pertemuan khusus bagi orang tua yang disajikan oleh pejabat kesehatan setempat. Selama satu jam setengah, kami diberikan statistik yang mengecilkan hati tentang perilaku remaja setempat. Statistik ini mencakup kehamilan remaja, penggunaan narkoba, kekerasan, dan kriminalitas. Mereka berbagi cerita yang menyedihkan dan mengejutkan mengenai remaja.

  • Sementara saya duduk di kursi sambil mencatat, pikiran saya dipenuhi pertanyaan dan hati saya sedih memikirkan kehidupan yang dipengaruhi banyak hal negatif karena pilihan-pilihan yang salah. Saya bertanya-tanya seperti apa keadaan rumah tangga para remaja ini. Apakah mereka punya dua orang tua di rumah? Apakah orang-orang dewasa di rumah mereka menikah dengan resmi? Bagaimanakah situasi sosial di rumah mereka? Apakah ada perundungan? Seorang petugas sosial diperlukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.

  • Menjelang malam, para pembicara memulai sesi tanya-jawab. Salah satu orang tua dengan serius bertanya, “Apakah yang dapat kami lakukan?” Salah satu perawat kesehatan masyarakat menanggapi dengan tegas, “Anda perlu membina hubungan dengan anak-anak Anda. Remaja yang terlibat dalam perilaku berbahaya merasa tidak memiliki hubungan erat dengan orang tua mereka. Mereka mencari sumber-sumber lain untuk mengisi kebutuhan yang tidak terpenuhi oleh orang yang semestinya.”

  • Saya percaya sebagian besar orang paham bahwa remaja cenderung membentuk geng untuk mencari “keluarga” ketika keluarga mereka sendiri berantakan. Demikian pula, remaja yang tidak merasa dikasihi di rumah mencari kasih sayang dari sumber-sumber lain, yang menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan dan ibu lajang yang masih di bawah umur. Remaja yang tidak bahagia tertarik pada minuman beralkohol dan narkoba untuk melarikan diri dari perasaan mereka.

  • Ada solusi mudah dan bermakna untuk masalah ini. Kita perlu mencari cara-cara untuk menjalin hubungan dengan anak-anak kita secara rutin. Ini mungkin lebih mudah bicara daripada melakukannya, tetapi hal ini dapat dilakukan semua orang terlepas dari keadaan dan tempat tinggal mereka. Kapan dan bagaimana kita memulainya? Mulailah sekarang. Tidak pernah terlambat untuk membangun hubungan positif dengan anak-anak kita.

  • 1. Habiskan waktu dengan mereka

  • Ketika kita menghabiskan waktu dengan anak-anak kita, itu merupakan pesan bahwa kita peduli dan bahwa mereka adalah penting bagi kita. Itu memungkinkan terbentuknya pengalaman bersama secara alami. Jangan mengukur waktu. Semakin banyak waktu bersama semakin baik. Tidak peduli waktu Anda berkendara bersama di mobil atau dalam perjalanan ke toko. Anak-anak membuka diri ketika ada banyak waktu bersama.

  • Advertisement
  • 2. Dengarkan mereka

  • Matikan radio ketika Anda berkendara. Matikan telepon Anda. Sebagian besar anak akan berbicara ketika tidak ada yang bersaing memperebutkan waktu dan perhatian Anda – ketika ada saat-saat tenang. Libatkan anak Anda dalam kegiatan bekerja di samping Anda, seperti mengupas wortel atau mencabut rumput liar. Ketika tangan kita sibuk, pikiran kita bebas.

  • 3. Berbicara dengan mereka

  • Perhatikan saya tidak berkata berbicara anak-anak Anda. Berbicara berarti komunikasi yang saling memberi dan menerima, bukan hanya komunikasi satu arah. Tentu saja, Anda perlu memulai percakapan dengan pertanyaan terbuka seperti, “Ceritakan kepada saya apa hal terbaik yang terjadi kepadamu hari ini.” atau “Apa yang kamu lakukan hari ini untuk membantu orang lain merasa bahagia?”

  • 4. Rencanakan waktu bersama dengan setiap anak

  • Ini mungkin terdengar berlebihan, terutama jika Anda punya lebih dari satu anak. Namun, ini tidak harus dilakukan setiap hari atau bahkan setiap minggu. Ini mungkin hanya dapat terjadi sekali dalam sebulan. Yang terpenting adalah memiliki waktu bersama sesering mungkin. Pergi berjalan-jalan bersama. Main lempar bola. Beli es krim. Hal-hal ini penting bagi anak Anda lebih dari yang Anda akan pernah tahu.

  • 5. Buat dan teruskan tradisi keluarga yang positif

  • Tradisi tidak harus rumit, mahal, atau menyita banyak waktu. Ini bisa saja berupa hal-hal sederhana yang bermakna yang Anda lakukan untuk acara-acara khusus atau setiap minggu atau setiap hari. Misalnya, bibi saya selalu menyajikan jagung karamel dan M&M untuk malam film keluarga setiap hari Minggu. Satu keluarga mengulang baris dialog dari film-film selama makan malam bersama. Keluarga lain merencanakan liburan keluarga setahun sekali.

  • Membina hubungan yang erat dan stabil adalah kunci untuk membuat dan mempertahankan rumah tangga yang bahagia di mana anak-anak merasa dihargai, dikasihi, dan penting. Perilaku yang tidak diinginkan berkurang ketika kita benar-benar paham tantangan yang dihadapi remaja masa kini. Kita punya kuasa sebagai orang tua untuk mencegah masalah dan sakit hati dengan menginvestasikan waktu dan upaya yang terus-menerus. Binalah hubungan dengan anak Anda hari ini!

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "5 ways to connect with your children" karya Shauna Evans.

  • Advertisement
Bagikan kepada teman-teman Anda!

I'm an author, R.N., photographer, and award-winning home cook. I love ideas that make life beautiful.

Situs: http://www.sweetandsavoryseven.com

5 Cara Untuk Menjalin Hubungan Erat dengan Anak-Anak Anda

Beberapa tahun lalu, suami saya dan saya duduk di auditorium sekolah menengah anak kami untuk pertemuan khusus bagi orang tua ... kami diberikan statistik yang mengecilkan hati tentang perilaku remaja setempat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr