8 kota ramah anak di Indonesia. Sudahkah Anda menetap di salah satunya?

8 kota ini menjadi contoh dan pelecut berbagai daerah di Indonesia untuk menyediakan tempat yang aman, nyaman, dan memenuhi hak-hak anak secara utuh.

1,863 views   |   11 shares
  • Anak sebagai calon penerus bangsa, adalah permata bagi setiap negara. Mereka perlu hidup aman, nyaman, sehat, selamat, dan bahagia di tanah airnya. Sesuai dengan Konvensi Hak Anak (KHA) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlaku sejak 1990, ada 5 hak anak yang patut diperhatikan dan dipenuhi negara, yaitu :

    1. Hak sipil dan kebebasan

    2. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif

    3. Disabilitas, kesehatan dasar, dan kesejahteraan

    4. Pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya

    5. Perlindungan khusus

  • Pada tahun 2005, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan memperkenalkan kebijakan Kota Layak Anak (KLA - yang sering juga disebut Kota Ramah Anak) sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi hak anak. KLA sudah diinisiasi sejak tahun 2006 dan hingga tahun 2015, tercatat sudah 294 kota dan kabupaten di Indonesia yang menjalankan kebijakan ini. Pada tahun 2016 lalu pun, Indonesia terpilih menjadi percontohan Kota Layak Anak di kawasan ASEAN.

  • Secara berkala, dilakukan penilaian terhadap kota dan kabupaten, serta provinsi yang menjalankan kebijakan KLA. 5 hak anak yang terangkum dalam KHA dirinci kembali menjadi 31 indikator penilaian untuk menentukan sebaik apa predikat kota layak anak telah dicapai. 31 indikator ini mencakup 6 indikator kelembagaan dan 25 indikator substansi yang wajib dipenuhi oleh kota dan kabupaten tersebut.

  • Berikut ini adalah 8 kota di Indonesia yang telah dinilai sebagai kota yang layak dan ramah bagi anak secara nasional:

  • 1. Solo

  • Advertisement
  • Sebagai salah satu dari 3 kota yang dinilai paling sukses menjalankan kebijakan KLA tahun 2015, Solo terus berupaya mewujudkan diri menjadi kota ramah anak yang konsisten memenuhi hak asasi anak. Tak hanya melengkapi kota dengan fasilitas-fasilitas penunjang, Solo juga meluncurkan program Keluarga Ramah Anak sebagai respons atas maraknya kasus kekerasan terhadap anak dewasa ini. Kesejahteraan anak akan berawal dari keluarga yang sehat dan sejahtera. Nantinya, anak akan tumbuh menjadi pribadi terbaik yang selanjutnya menelurkan keturunan berkualitas dan berbudi luhur.

  • 2. Denpasar

  • Advertisement
  • Ibukota provinsi Pulau Dewata ini tak puas dengan pencapaian tiga kota terbaik KLA 2015. Membidik kategori KLA teratas pada tahun 2020, pemerintah daerah Denpasar terus berupaya memperbaiki pemenuhan KHA di kotanya. Fasilitas-fasilitas seperti Sekolah Ramah Anak, Pusat Layanan Autis, Taman Lalu Lintas, Rumah Budaya, dan infrastruktur ramah anak lainnya terus dikembangkan serta dipelihara.

  • 3. Surabaya

  • #exploresurabaya Photo today by @rizky_farrakhan taken at Jembatan Suroboyo #silhouette

    A post shared by SURABAYA (@exploresurabaya) on

  • Advertisement
  • Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia dan peraih nilai tertinggi KLA 2015 bersama Solo dan Denpasar, Surabaya tak henti menata kotanya untuk menjadi Kota Layak Anak. Yang terbaru, Walikota Tri Rismaharini (atau akrab dipanggil Ibu Risma), merealisasikan program Kampung Pendidikan bertajuk Kampunge Arek Suroboyo. Dengan mempersiapkan pendidikan anak dari kelompok terkecil, yaitu lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal, diharapkan keluarga dapat membentuk anak menjadi pribadi yang baik. Keluarga juga menjadi tameng pertama dan utama untuk meredam masalah pada anak, yang melanggar norma dan hukum yang berlaku, seperti narkoba, pornografi, pelecehan, dan bullying.

  • 4. Bandung

  • Advertisement
  • Mengikuti jejak Jawa Barat, Kota Bandung tahun 2016 lalu dianugerahi penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penghargaan dengan predikat tertinggi, yaitu Mentor, diberikan melihat kesungguhan dan komitmen Kota Bandung dalam hal pembangunan penyetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. Dipimpin oleh walikota Ridwan Kamil, Bandung terasa sekali konsisten berbenah dan membangun infrastruktur ramah anak. Demi kota yang bahagia, taman-taman, ruang terbuka hijau, dan berbagai fasilitas serta kegiatan disediakan untuk memastikan anak-anak di Kota Bandung selalu aman, nyaman, sehat, dan bahagia. Memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan positif dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya Sunda maupun Indonesia menjadi beberapa tujuan dari penyediaan infrastruktur ramah anak ini.

  • 5. Jakarta Timur

  • Advertisement
  • Provinsi DKI Jakarta juga berhasil meraih Anugerah Parahita Ekapraya 2016 dalam kategori Mentor. Dari 6 area di DKI Jakarta, tercatat Kota Jakarta Timur sebagai kota yang meraih nilai baik dalam menjadi Kota Layak Anak, pertama di wilayah DKI Jakarta. Sejak tahun 2014, diterapkan pilot project KLA di sejumlah kelurahan di Jakarta Timur dengan target pada tahun 2017 ini, seluruh kelurahan di Jakarta Timur telah menjalankan program KLA secara konsisten dan berkesinambungan. Beberapa program yang menjadi highlight di antaranya pembangunan rumah susun sewa yang didukung penyediaan fasilitas Taman Main dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta program Jajanan Sehat dan Kantin Sehat untuk anak-anak sekolah.

  • 6. Malang

  • #exploremalang photo today by @aryo_edan taken at Labyrinth, Batu

    A post shared by MALANG (@exploremalang) on

  • Advertisement
  • Serius menata kota menjadi Kota Layak Anak, Kota Malang terus-menerus menjalankan berbagai program untuk menjadikan Kota Apel ini sebagai Kota Ramah Anak. Sebut saja penetapan Sekolah Ramah Anak yang menjadikan sekolah sebagai tempat menimba ilmu yang bebas diskriminasi dan kekerasan. Anak harus mengalami kegiatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM). Sekolah juga terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Terobosan lain adalah menetapkan Kawasan Tanpa Rokok sebagai penyediaan lingkungan sehat untuk anak, melihat rokok sebagai ancaman besar bagi kesehatan generasi muda Indonesia.

  • 7. Yogyakarta

  • #explorejogja photo today by @ajibdhaniarta taken at Air Terjun Lepo, Dlingo, Bantul.

    A post shared by YOGYAKARTA (@explorejogja) on

  • Advertisement
  • Kota Gudeg yang juga dikenal sebagai Kota Pelajar ini juga berkomitmen besar dalam menciptakan Kota Ramah Anak. Melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tentang Kota Layak Anak, pemerintah daerah Kota Yogyakarta berusaha menjamin terpenuhinya hak anak di Yogyakarta. Pemenuhan hak anak dalam Perda Kota Layak Anak (KLA) diarahkan melalui pengembangan sekolah ramah anak, pelayanan kesehatan ramah anak, dan kampung ramah anak. Hingga tahun 2016, telah lebih dari 100 kampung di Kota Yogyakarta telah masuk menjadi bagian dari program Kampung Ramah Anak dan jumlah ini akan terus bertambah untuk mewujudkan secara paripurna, Yogyakarta sebagai Kota Ramah Anak.

  • 8. Padang Panjang

  • Advertisement
  • Ketiga kalinya meraih penghargaan Kota Layak Anak pada tahun 2015, Padang Panjang berhasil meningkatkan peringkatnya dalam memenuhi indikator KLA dalam waktu 2 tahun saja. Kota yang juga disebut sebagai Kota Pendidikan di wilayah Sumatera Barat ini memang pantas mendapatkannya. Peningkatan terjadi pada pemenuhan hak sipil, pendidikan, hukum, dan kesehatan bagi anak secara utuh. Salah satu kebijakan yang konsisten diterapkan adalah kawasan bebas rokok dan tertib rokok, untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat untuk kesehatan anak.

  • Prestasi kedelapan kota ini adalah pelecut semangat untuk berbagai daerah di Indonesia untuk bersama mewujudkan Indonesia sebagai Negara Ramah Anak, demi masa depan cerah bangsa di masa mendatang.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

8 kota ramah anak di Indonesia. Sudahkah Anda menetap di salah satunya?

8 kota ini menjadi contoh dan pelecut berbagai daerah di Indonesia untuk menyediakan tempat yang aman, nyaman, dan memenuhi hak-hak anak secara utuh.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr