Tugas dan kegiatan sekolah membuat anak stres? Yuk bantu mereka dengan cara ini

Rutinitas dan beban pelajaran sekolah yang semakin menumpuk seringkali membuat anak stres. Kenali gejalanya dan perbaiki kondisi ini segera!

356 views   |   14 shares
  • Baik anak maupun orang tua selalu bersemangat saat tiba waktunya untuk masuk tahun ajaran baru sekolah. Anak mulai belajar bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya selain yang terutama untuk belajar menambah ilmu. Semua pengalaman awal ini tampak begitu menyenangkan.

  • Seiring berjalannya waktu, kegiatan sekolah manjadi semakin padat. Tidak pernah terbayangkan bahwa sekolah yang diawali dengan gairah dan kegembiraan dapat berubah menjadi pemicu stres pada anak. Sebelum masalahnya menjadi semakin serius, kenali gejalanya dan segera atasi hal tersebut.

  • 1. Mogok dan stres

  • Tanpa alasan yang jelas si anak mendadak tidak mau pergi sekolah atau bersedia untuk berangkat sekolah namun menolak untuk masuk kelas. Terkadang mereka juga menangis tanpa sebab atau ada yang justru bertindak 'nakal' baik di lingkungan sekolah maupun dengan teman sepermainannya.

  • Saat Anda mendapatkan anak merasa mual, pusing atau diare setiap saat akan bersekolah, atau mendapati nilai raport mereka yang semakin menurun, maka ajak anak berbicara dari hati ke hati mengenai masalah sekolahnya. Jika perlu, konsultasikan ke psikolog anak untuk penanganan yang lebih profesional.

  • 2. Tekanan agar menjadi yang terbaik

  • Di saat para ibu bertemu dalam pembagian rapor, tidak jarang terdengar pertanyaan "ranking berapa anakmu?". Seakan rangking adalah yang paling penting dan paling utama di mata para orang tua. Biasanya anak-anak yang masuk peringkat 10 besar dianggap anak pandai dan berprestasi. Tentu bagi yang tidak mendapat peringkat, perasaannya akan menjadi sedih dan merasa terbebani apalagi tidak jarang orang tua memaksakan untuk mengambil pelajaran tambahan dengan harapan anak akan masuk dalam kelompok 'elit' di sekolah. Tekanan semacam ini tentu sangat membebani karena setiap anak memiliki kemampuannya masing-masing. Berikan bantuan tanpa memberikan tekanan.

  • 3. Jadwal yang terlalu padat

  • Harapan orang tua agar anaknya menjadi yang terbaik seringkali berbanding dengan memberikan anak banyak kegiatan ekstra yang melelahkan anak secara fisik maupun emosi. Akibatnya waktu istirahat dan bermain dengan teman-temannya tidak tersisa lagi. Kadang anak hanya menurut saja, namun sebagai orang tua Anda perlu mengenali apakah ada tanda-tanda stres yang dialami anak Anda terhadap jadwal kegiatannya yang padat.

  • Advertisement
  • 4. Kebiasaan menunda

  • Atasi masalah ini dengan peran aktif Anda mendampingi anak-anak. Mengerjakan tugas sekolah yang menumpuk karena menunda berakibat stres dan kurang tidur. Belum lagi tidak efektifnya belajar dengan cara SKS (Sistem Kebut Semalam). Mengajar anak disiplin dengan waktu belajar dan bermain yang terjadwal dapat memupuk rasa tanggung jawab sejak dini.

  • 5. Carilah bantuan

  • Bagi banyak anak, beberapa mata pelajaran tidak mudah mereka pahami. Saat kondisi ini dirasakan, fasilitasi anak untuk mendapatkan bantuan tambahan pelajaran yang dibutuhkannya. Tidak harus melulu dari tutor, bisa juga lewat bimbingan dari teman sebayanya. Salah satu keuntungannya adalah terbentuknya sikap positif terhadap siswa-siswa yang kurang pandai.

  • 6. Terapkan belajar yang efektif

  • Belajarlah dengan jeda waktu. Setelah 25-30 menit, ajak anak untuk beristirahat dan mengisi waktu dengan suasana yang nyaman. Siapkan tempat belajar yang khusus dan tidak terganggu dari hiruk pikuk banyaknya mainan ataupun TV. Buatlah catatan apa yang sedang dipelajari kemudian minta ia mengulanginya bersama.

  • Belajar haruslah menyenangkan. Hanya dengan cara inilah hal-hal yang sedang dipelajari dapat tertanam baik dalam pikiran anak, tanpa merasa harus terbebani. Semoga bermanfaat!

Bantu kami menyebarkan

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Tugas dan kegiatan sekolah membuat anak stres? Yuk bantu mereka dengan cara ini

Rutinitas dan beban pelajaran sekolah yang semakin menumpuk seringkali membuat anak stres. Kenali gejalanya dan perbaiki kondisi ini segera!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr