Anda sering buang air kecil? Waspadai kemungkinan-kemungkinan ini

Coba deh Anda hitung, sehari berapa kali Anda buang air kecil? Apakah Anda termasuk si rajin ke toilet dibanding teman-teman atau pasangan? Nah ternyata hal ini banyak lho penyebabnya.

4,931 views   |   12 shares
  • Kurang buang air kecil dalam sehari memang berbahaya, sebab ini biasanya pertanda Anda kurang minum. Namun, jika dalam satu kali film dan Anda harus bolak-balik ke toilet beberapa kali, tentu terasa sangat mengganggu bukan? Begitu juga terlalu sering bangkit dari meja kerja untuk ke toilet.

  • Pola buang air kecil pada setiap orang memang tidak tetap dan bervariasi. Jadi, adakah ukuran normal frekuensi buang air kecil seseorang? "Kebanyakan orang buang air kecil empat sampai lima kali dalam sehari. Namun, tak ada angka pasti." kata Dr. Neil Grafstein, asisten profesor urologi dari Mount Sinai Hospital, New York, AS.

  • Ia menjelaskan, frekuensi kencing seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, selain kecukupan cairan tubuh. Kafein dan alkohol adalah cairan yang bersifat iritan pada kandung kemih sehingga jika kedua minuman itu kita asup, maka kita akan lebih sering kecing.

  • "Sensitivitas kandung kemih juga berpengaruh. Sebagian orang merasa ingin buang air kecil saat kandung kemih mulai terisi, sementara yang lain baru merasa ada 'panggilan' ke toilet saat kandung kemih sudah terisi penuh." katanya. Selain itu, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan, yakni:

  • 1. Infeksi saluran kemih

  • Infeksi saluran kemih pada wanita dapat terjadi karena masuknya bakteri ke kandung kemih melalui uretra. Faktor penyebab juga bisa karena diabetes, penggunaan antibiotik yang berlebihan, penyakit menular seksual, operasi atau pakaian yang kotor. Dalam hal ini, rasa sakit bisa terasa ketika buang air kecil.

  • 2. Kandung kemih yang terlalu aktif

  • Kandung kemih yang terlalu aktif dapat menjadi alasan seringnya buang air kecil, karena hal ini akan menghasilkan otot-otot panggul yang lemah, kerusakan saraf, kelebihan berat badan dan kurangnya estrogen (umumnya setelah menopause). Kandung kemih terlalu aktif bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya saja karena penuaan, terlalu banyak mengonsumsi minuman mengandung kafein atau alkohol.

  • 3. Terlalu banyak minum

  • Bagi Anda yang memang sering minum, maka tidak masalah ketika sering pula buang air kecil. Hal ini ditambah ketika cuaca panas, sehingga tubuh harus selalu terhidrasi dan minum banyak. Namun, jika jarang minum dan sering buang air kecil, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

  • 4. Beberapa penyebab lain terkait kecemasan, kondisi sistem saraf dan obat

  • Advertisement
  • Akibat obat tertentu juga dapat memicu wanita sering buang kecil, termasuk obat stroke, obat, infeksi kelenjar prostat, infeksi ginjal, ketidaknormalan pembukaan di salurang kemih, radiasi pelvis, dan diverticulitis (radang diverticulosis). Rasa cemas dan stres juga bisa membuat kita memiliki dorongan untuk buang air kecil.

  • 5. Makanan asam

  • Inderbir Gill, seorang profesor dari Jurusan Urologi, University of Southern California mengatakan buah-buahan yang asam serta jus juga dapat memicu buang air. Begitu juga dengan produk berbahan dasar tomat seperti saus pasta.

  • 6. Makanan pedas

  • Pada beberapa orang, makanan pedas akan membuat kandung kemih mengalami iritasi, persis seperti yang terjadi jika mengonsumsi makanan asam.

  • Namun demikian, jika buang air kecil terjadi karena dipicu hal-hal tersebut dan dialami sesekali, tidak menjadi masalah, menurut Gill. Yang harus diperhatikan adalah, jika frekuensi buang air kecil berubah drastis dan bertahan selama beberapa pekan bahkan bulan. Ini bisa jadi pertanda dari penyakit berbahaya seperti infeksi atau diabetes.

  • Ya, sebab buang air kecil yang terlalu sering bisa jadi merupakan tanda adanya gangguan penyakit. Menurut Benjamin Brucker, dokter ahli urologi, jika Anda ke toilet lebih dari 7 kali dalam sehari untuk buang air kecil, pasti ada sesuatu yang salah. Ke toilet untuk buang air kecil 2-3 kali dalam semalam juga perlu diwaspadai, karena normalnya seseorang bisa tidur nyenyak sepanjang malam tanpa harus bangun untuk buang air kecil.

  • Karena itu, rasa ingin buang air kecil yang berlangsung berhari-hari sebaiknya diwaspadai. Penyebabnya bisa karena ada gangguan penyakit, misalnya pembesaran prostat pada pria, infeksi saluran kemih, sampai diabetes. Waspadai pula jika saat buang air kecil disertai dengan rasa nyeri atau ada darah di urine. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter, ya.

  • Namun dalam kasus yang tidak berbahaya, kita juga bisa melatih kandung kemih selama tidak ada masalah dengan menahan buang air kecil. Cara melatihnya adalah dengan menunda kencing sampai ada keinginan kuat (kebelet). "Rasa ingin buang air kecil tidak selalu harus direspons segera." ujar Neil. Walau demikian, jangan menahan kencing terlalu lama karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Anda sering buang air kecil? Waspadai kemungkinan-kemungkinan ini

Coba deh Anda hitung, sehari berapa kali Anda buang air kecil? Apakah Anda termasuk si rajin ke toilet dibanding teman-teman atau pasangan? Nah ternyata hal ini banyak lho penyebabnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr