Kapan Saatnya Membela Anak Anda dan Kapan Saatnya Tidak

Mengerjakan sendiri pekerjaan mereka membangun rasa percaya diri dengan kemampuan mereka, dan memungkinkan mereka untuk belajar dari kesalahan mereka.

1,407 views   |   shares
  • Ketika siapa pun sedang merundung anak Anda, cegahlah, datangi mereka dengan polisi di belakang Anda. Orang tua dilahirkan sebagai pelindung ketika masalah menghampiri anak-anak kita, dan sebagian besar itu adalah hal yang baik. Jika orang tua tidak berhati-hati, mereka bisa membuat seluruh perlindungan ini tidak sesuai dengan proporsinya.

  • Banyak orang tua terlalu berhasrat untuk melindungi anak-anak mereka dengan membayar jaminan agar mereka bisa ke luar dari masalah mereka. Bagaimana jika anak Anda tertangkap sedang mengutil di toko atau terlibat narkoba? Apakah Anda akan mendatangi kepolisian dan mencoba untuk menjamin mereka agar bisa ke luar dari masalah mereka? Lebih cepat anak-anak menderita akibat konsekuensi dari perilaku mereka tanpa interfensi dari orang tua, lebih bahagia sisa hidup mereka nantinya.

  • Sebuah episode terbaru sebuah film di TV “Blue Bloods” menunjukkan anak perempuan seorang walikota yang masih remaja ditangkap karena merokok ganja, kepemilikan narkoba dan melibatkan orang lain. Dia mengejek polisi ketika mereka memborgol dia, dengan arogan dia mengatakan “Apakah kamu tahu siapa aku?” Pada masa lalu ayahnya seringkali melindunginya untuk menyelamatkan nama baiknya. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan insiden ini. Pembicaraan dengan jaksa wilayah membantunya mewujudkan perbuatan yang merugikan yang dialakukan terhadap putrinya.

  • Jaksa wilayah menceritakan sewaktu dia masih remaja dan meminjam mobil milik tetangga, tanpa izin, untuk bersenang-senang dan berakhir dengan kecelakaan kecil. Dia menghubungi ayahnya untuk meminta tolong. Dia mendorong mobil ke luar dari kubangan lumpur, dan mengakui perbuatan buruknya dan meminta maaf kepada tetangganya, dan membayar biaya perbaikan yang diperlukan. Dia bekerja keras untuk mendapatkan uang untuk membayar perbaikan itu. Dia mengatakan ini pelajaran berharga agar bertanggung jawab atas tindakannya. Walikota menyadari apa yang harus dia lakukan mengenai perilaku putrinya. Dia memutuskan membiarkannya membayar denda karena tidak mematuhi hukum, dan walikota membiarkannya mengetahui dia tidak lagi menjaminnya agar bisa ke luar dari masalah-masalahnya.

  • Kejadian-kejadian di mana para orang tua bisa membantu anak-anak mereka bertanggung jawab karena tindakan mereka, meliputi:

  • Bullying

  • Baru-baru ini, seorang kepala sekolah sekolah dasar memberitahu sebuah keadaan di mana seorang anak membully temannya dengan mengatakan padanya dia akan “meledakkan kepalanya.” Dia tidak memiliki senjata, hanya mulut besar yang dia seringkali gunakan untuk menakuti teman-temannya. Kepala sekolah memanggil si anak dan orang tuanya datang ke ruang kerjanya, terkait keadaan itu kepada orang tuanya, yang termasuk menyuruh si anak memberitahu mereka apa yang telah dia katakan. Anak itu dengan tegas diingatkan mengenai peraturan sekolah berkenaan tindakan bullying dan diskors beberapa hari. Orang tuanya memberi mereka dukungan penuh dan menghargai apa yang kepala sekolah lakukan dan menindaklanjuti dengan cara disiplin mereka sendiri. Ketika orang tua mendukung otoritas yang berwenang, seorang anak belajar lebih cepat bagaimana bertingkah laku.

  • Advertisement
  • Pekerjaan sekolah dan nilai

  • Orang tua bisa menemani dalam membantu anak-anak mereka belajar. Namun, mereka melangkah melebihi batas ketika mereka akhirnya mengerjakan sebagian besar tugas dari proyek ilmu pengetahuan atau seni. Sedikit petunjuk tidak mengapa. Bahkan jika proyek anak Anda tidak memenangkan sebuah hadiah karena dia mengerjakannya sendiri, dia akan jauh mendapatkan lebih banyak daripada anak yang orang tuanya mengerjakan sebagian besar pekerjaan sehingga putra atau putri mereka akan menang. Satu-satunya hal yang seorang anak belajar dari itu adalah bahwa mereka tidak cukup pintar untuk mengerjakannya, bahkan jika mereka mampu. Mengerjakan sendiri pekerjaan mereka membangun rasa percaya diri dengan kemampuan mereka, dan memungkinkan mereka untuk belajar dari kesalahan mereka.

  • Anda memecahkannya, Anda akan menggantinya

  • Kecelakaan terjadi, dan sesuatu menjadi rusak. Anak-anak biasanya merasa sedih ketika mereka merusakan sesuatu yang berharga milik orang lain. Karena itu sebuah kecelakaan orang tua akan memintakan maaf untuk anaknya dan memberi uang sebagai ganti rugi. Jangan melakukan itu. Dengan membiarkannya bisa menjadi sebuah pengalaman belajar yang berharga bagi anak Anda. Ketika anak kami, Mike, umur 14 tahun menjadi loper Koran. Suatu hari dia salah melempar dan mengenai jendela kecil dan memecahkannya. Dia ketakutan karena si pemilik rumah ini terkenal orang yang kasar dan tidak ramah. Dia pulang ke rumah dan memberitahu kami apa yang telah terjadi dan ingin kembali untuk memperbaikinya bersama si pemilik rumah. Dia membutuhkan sedikit perlindungan. Saya menemaninya ke rumah itu, berdiri di belakangnya sementara dia berbicara dengan si pemilik rumah, memberitahunya dia akan menganti jendelanya pada keesokan harinya. Si pemilik rumah menghargai kejujurannya. Mike menggunakan uang pribadinya dan saya membantunya memasang jendela yang baru. Kadang-kadang mereka hanya perlu sedikit dukungan moral sementara mereka bertanggung jawab karena tindakan mereka.

  • Periksa taktik Anda

  • Perhatikan dengan saksama bagaimana Anda mengatasi situasi ketika anak-anak Anda mendapatkan masalah. Jika mereka tetap bermasalah itu mungkin baik karena Anda telah membiarkan mereka belajar mengatasinya. Buatlah sebuah keputusan untuk mengijinkan anak Anda bertanggung jawab untuk tindakan mereka, kemudian dengan penuh kasih dan ketegasan menindaklanjutinya. Jika Anda melakukan hal ini, mereka akan memiliki kesempatan yang jauh lebih baik untuk berhasil dalam hidup.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “When to go to bat for your kids and when not to” karya Gary dan Joy Lundberg.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

Kapan Saatnya Membela Anak Anda dan Kapan Saatnya Tidak

Mengerjakan sendiri pekerjaan mereka membangun rasa percaya diri dengan kemampuan mereka, dan memungkinkan mereka untuk belajar dari kesalahan mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr