5 tips hadapi si kecil yang seringkali merajuk

Jangan lekas terpancing emosi saat si kecil mulai merajuk. Baca tips di bawah untuk tahu cara-cara menghadapinya.

982 views   |   7 shares
  • Setiap anak memiliki karakter yang berbeda sehingga diperlukan cara yang berbeda-beda untuk menghadapi dan mendidiknya. Kerap kali orang tua merasakan dilema menghadapi tipe anak yang gemar merajuk. Tentu tidaklah mudah, menguras tenaga dan emosi.

  • Sebagai orang tua, kadang kita juga merasa serba salah. Mau memarahi anak karena terpancing emosi dengan sikap mereka yang terus merajuk, takut hal ini dapat melukai hatinya. Tetapi jika tidak segera ditangani, kebiasaan ini dapat semakin menjadi-jadi.

  • Berikut 5 tips yang saya harap dapat membantu Anda para orang tua menghadapi si perajuk secara tegas, tanpa melukai hatinya:

  • 1. Hapus kebiasaan memanjakannya sejak dini

  • Mencintai anak bukan berarti harus selalu menuruti keinginannya. Cara ini kerap kali membuat kita mudah diperdaya anak. Ketika sudah terbiasa dimanja, maka selanjutnya mereka akan gemar merajuk ketika keinginannya tidak dipenuhi. Hapus kebiasaan ini selagi anak masih dalam masa pertumbuhan. Jika mereka tumbuh dengan kebiasaan dimanja, maka akan semakin sulit menghentikan kebiasaannya merajuk.

  • 2. Mengabaikan

  • Saat anak mulai merajuk karena keinginannya tidak dipenuhi, cobalah belajar untuk mengabaikan keinginannya tersebut. Bukan berarti Anda adalah orang tua yang egois, tetapi diperlukan sikap untuk tetap tenang saat menghadapi kondisi tersebut. Ingatlah bahwa mereka melakukan ini hanya ingin mendapatkan perhatian Anda. Jika dapat bisa berpura-pura mengabaikannya, lama kelamaan anak akan menyerah karena tidak berhasil mendapatkan respons dari Anda.

  • 3. Buat aturan

  • Anak-anak perlu memiliki aturan. Hal ini bertujuan agar anak dapat memahami batasan yang boleh dan tidak untuk dilakukan. Aturan ini nantinya dapat membantu mengurangi kebiasaan anak merajuk. Saat menginginkan sesuatu, mereka sudah akan mengerti hal yang boleh dan tidak dilakukan dan belajar mengendalikan diri dan emosinya setiap saat ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai dengan keinginannya.

  • Meskipun pada awalnya akan terasa berat menerapkan peraturan baru tersebut, namun ketika anak sudah terbiasa maka tidak lagi menjadi masalah berat bahkan justru membuat anak menjadi lebih disiplin dan dewasa.

  • 4. Berikan anak pengertian

  • Ketika anak merajuk, cobalah memberikan pengertian padanya. Jelaskan alasan Anda tidak mengizinkannya mendapatkan apa yang diinginkannya. Seperti contoh, Anda tidak akan mengizinkannya bermain game jika pekerjaan rumahnya belum diselesaikan. Kalaupun dia tetap merajuk, jangan langsung merasa kesal dan marah padanya. Biarkan saja dia meluapkan emosinya untuk sementara waktu sambil tetap mengawasinya hingga akhirnya ia merasa lelah merajuk dan berhenti dengan sendirinya.

  • Advertisement
  • 5. Beri pujian atau ucapkan terimakasih

  • Begitu anak sudah tidak lagi merajuk, kita dapat memberinya pujian atau ucapan terimakasih padanya. Hal ini perlu dilakukan agar dia tahu, meskipun sedikit keras padanya kita tetap menyayanginya. Pujian yang diberikan juga dapat menumbuhkan pendewasaan pada dirinya.

  • Tidak ada kata terlambat untuk mengubah kebiasaan anak jadi lebih baik. Sebagai orang tua kita pun harus terus belajar bagaimana menjalankan peran kita sebagai orang tua. Jangan pernah menyerah dengan halangan dan rintangan dalam pengasuhan anak dan bersiaplah terhadap setiap kejutan yang menanti di depan sana.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

5 tips hadapi si kecil yang seringkali merajuk

Jangan lekas terpancing emosi saat si kecil mulai merajuk. Baca tips di bawah untuk tahu cara-cara menghadapinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr