Cara Menghargai Istri Anda

Meskipun penting bagi suami dan istri untuk saling menghargai, semua wanita dalam kehidupan kita layak untuk dihargai, dan tidak ada teladan yang lebih baik bagi saya selain dari cara kakek memperlakukan nenek saya.

32,961 views   |   114 shares
  • Sebagai seorang remaja, saya menyaksikan kehancuran pernikahan orang tua saya yang sudah berlangsung selama 20 tahun. Merasa sendirian dan ketakutan, saya pindah ke rumah kakek dan nenek saya yang sekarang akan merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-59. Saya dapat dengan jujur berkata bahwa saya telah melihat kedua ujung spektrum dari apa yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat atau merusak pernikahan.

  • Saya belajar pada usia dini bahwa adalah lebih mudah untuk menghancurkan rasa cinta dalam ikatan pernikahan daripada bekerja untuk membangun hubungan yang mampu menghadapi badai terkuat sekalipun. Keegoisan, dalam hubungan apapun, adalah seperti penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat kecuali jika diberikan pengobatan yang tepat. Dalam kasus ini, "pengobatan" berarti sikap menghargai. Meskipun penting bagi suami dan istri untuk saling menghargai, semua wanita dalam kehidupan kita layak untuk dihargai, dan tidak ada teladan yang lebih baik bagi saya selain dari cara kakek memperlakukan nenek saya.

  • Terkadang, saya pikir kakek dan nenek saya telah menikah begitu lama karena alat bantu pendengaran nenek saya punya tombol nyala/mati, tetapi dalam hati saya tahu yang sebenarnya. Mereka tentu saja punya kebiasaan dan kekurangannya masing-masing, tetapi setelah bertahun-tahun, mereka telah belajar menerima dan bahkan mengasihi kekurangan satu sama lain. Sementara waktu dapat memberikan kita kebijaksanaan dan memungkinkan kita untuk meningkatkan rasa cinta kita, waktu juga dapat berdampak buruk pada kesehatan kita. Nenek saya berusia 77 tahun. Dia punya rematik, kedua lututnya sudah diganti, ada batang logam di tulang belakangnya, dan sekarang dia sudah buta. Kakek saya berusia 79 tahun dan keadaannya tidak lebih baik. Dia punya rematik di tangan dan pinggulnya, dan sebagai akibat dari dua kali terkena serangan jantung, jantungnya hanya berfungsi 35 persen. Alat pacu jantungnya adalah satu-satunya yang menjaganya tetap hidup. Hari demi hari saya melihat kakek saya mengutamakan nenek saya dalam segala hal, kecuali dua hal, yaitu ketika kuis dan sedang ditayangkan di televisi. Dua jam menonton kuis televisi ini adalah waktu pribadi kakek saya, tetapi sisanya adalah waktu untuk nenek.

  • Saya telah melihat tangannya yang rematik menyiapkan makanan bagi nenek saya tiga kali sehari. Kakek memastikan bahwa nenek sudah makan sebelum dia menyiapkan makanannya sendiri dan dia memberi makan nenek di tempat tidur mereka karena nenek saya sudah tidak bisa duduk di kursi. Kakek menghitung obat-obat nenek untuk memastikan nenek minum obat tepat waktu dan ketika kakek tahu pendengarannya memburuk, kakek membelikan nenek peluit wasit agar kakek dapat mendengar nenek dari ruang sebelah. Ketika nenek kesulitan menggunakan pasta gigi, kakek mulai menekan pasta gigi dari bawah ke atas untuk memudahkan nenek menyikat gigi. Tidak peduli betapa lelahnya atau betapa sakitnya kakek, kebutuhan nenek selalu dia utamakan.

  • Advertisement
  • Kakek saya tidak memperlihatkan penghargaannya kepada nenek saya dengan hadiah mewah atau liburan eksotis. Tindakan kasih dan pelayanannya yang tanpa pamrih terbukti lebih berharga, dan mereka semakin saling menghargai. Ini adalah obat sempurna untuk mengatasi keegoisan.

  • Istri saya adalah seorang mahasiswa universitas kedokteran ketika kami pertama kali bertemu, tetapi dia tidak menghadiri universitas kedokteran setempat. Dia adalah mahasiswa universitas kedokteran di dekat rumahnya - di Ekuador. Pada akhirnya dia mengurbankan segalanya demi pesona orang asing ini, dan tidak hanya menunda karirnya sebagai seorang dokter, tetapi dia juga meninggalkan negaranya, budayanya, keluarganya, teman-temannya, dan segala sesuatu yang pernah dia ketahui agar dapat hidup bersama saya. Dua tahun kemudian dia melakukan hal paling luar biasa dan mengorbankan kenyamanannya, waktu tidurnya, kesehatannya, dan tubuhnya demi melahirkan putra kami. Saya benar-benar berpikir saya tidak layak menerima seseorang yang sangat luar biasa ini, tetapi sewaktu saya menuliskan kata-kata ini saya berpikir kapan terakhir kali saya mengatakan hal ini kepadanya? Apakah saya mengikuti teladan yang diberikan kakek kepada saya? Meskipun saya tidak menyiapkan makanannya atau menekan pasta gigi untuknya, apakah dia tahu saya begitu mencintainya sehingga saya akan rela melakukan segalanya demi dia ketika kami tua kelak? Kehidupan penuh dengan kesibukan, tetapi saya menyadari bahwa jika saya melakukan setidaknya empat hal berikut setiap hari, istri saya akan merasakan penghargaan dan rasa cinta saya baginya.

    1. Menciumnya sebelum dan sesudah kerja

    2. Menanyakan bagaimana harinya dan mendengarkan jawabannya

    3. Memberikan dia waktu pribadi

    4. Mengajarkan putra kami untuk menghormati ibunya

  • Saya tidak sempurna dan istri saya tahu itu lebih daripada orang lain, tetapi justru itulah keindahannya, saya tidak harus menjadi sempurna. Selama saya berusaha dan melakukan hal-hal kecil ini setiap hari, itu sudahlah cukup baginya. Mungkin suatu hari nanti saya akan tahu sukacita dari menghitung obat dan menggosokkan minyak rematik pada kulit keriputnya, tetapi hingga saat itu tiba, saya tahu bahwa hal-hal kecillah yang akan membawa kami sampai ke sana.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "How to appreciate your wife (and there’s a lot to appreciate)" karya Marcus Bagley.

  • Advertisement
Bagikan pada teman dan keluarga..

I'm married to a wonderful woman who put her career as an M.D. on hold so she could look after our son. Her sacrifice has paid off as we have an amazing 21 month old in a three year olds body. My goal of writing is to help others remember that life is never perfect but we can always make it better.

Cara Menghargai Istri Anda

Meskipun penting bagi suami dan istri untuk saling menghargai, semua wanita dalam kehidupan kita layak untuk dihargai, dan tidak ada teladan yang lebih baik bagi saya selain dari cara kakek memperlakukan nenek saya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr