7 Cara untuk Ibu Baru Menghadapi Ketakutan dan Kecemasan

Kadang-kadang kita merasa takut dan cemas. Kita biasanya takut kepada kucing hitam, tengkorak, dan hantu. Akan tetapi, perasaan takut atau cemas setelah melahirkan bayi terjadi kepada setiap ibu sepanjang tahun.

2,395 views   |   3 shares
  • Kadang-kadang kita merasa takut dan cemas. Kita biasanya takut kepada kucing hitam, tengkorak, dan hantu. Akan tetapi, perasaan takut atau cemas setelah melahirkan bayi terjadi kepada setiap ibu sepanjang tahun. Sering kali hal itu tidak diharapkan, namun lebih umum daripada yang kita bayangkan. Berikut ini adalah tujuh cara untuk menolong menghadapi perasaan takut dan kecemasan setelah bayi lahir.

    1. Pertama, penting untuk dipahami bahwa setiap ibu (dan ayah) memiliki banyak kekhawatiran, tetapi ketika kekhawatiran itu memengaruhi kemampuan Anda untuk menikmati hidup, hal itu perlu ditangani.

    2. Ketika Anda menemukan diri Anda berada dalam “komedi putar” kekhawatiran dan rasa takut, tanyakan pada diri Anda sendiri pertanyaan berikut. “Apakah saya sudah minum banyak air hari ini?” Otak yang merasa cemas mungkin dikarenakan dehidrasi. “Apakah saya menarik napas perut dalam-dalam?” Pernapasan yang dangkal menyebabkan otak kekurangan oksigen dan menyebabkan pikiran yang kalut. “Apakah saya sudah cukup beristirahat hari ini?” Menyadari bahwa otak Anda kurang tidur serta berkontribusi pada penyebab kecemasan Anda, dapat sangat menolong. "Apakah saya sedang memikirkan:'Bagaimana kalau?'" Jika ya,

    3. Ingatkan diri Anda sendiri bahwa kecemasan dan rasa takut biasanya terkait dengan suatu hal di masa lalu yang tidak dapat kita ubah, atau masa depan yang kita tidak dapat tebak. Kedua-duanya tidak dapat kita kendalikan.

    4. Bawalah kesadaran Anda sekarang...ruangan, aroma, tekstur kursi, helaan napas yang keluar masuk dari hidung, serta sensasi dalam tubuh Anda.

    5. Tanyakan kepada diri Anda sendiri, “Pikirkan apa yang mengganggu saya dan apa buktinya ketakutan saya akan menjadi kenyataan? Apa yang dapat saya lakukan hari ini untuk membantu diri saya sendiri merasa lebih terkontrol dan apa yang dapat saya hilangkan?”

    6. Yang terpenting, bagikan kekhawatiran dan perasaan takut Anda kepada orang yang dapat dipercaya setiap hari. Juga, tulislah perasaan khawatir dan rasa takut tersebut sebelum tidur bersama dengan tindakan yang mungkin dapat menolong Anda menghilangkan kecemasan dan merasa lebih tenang. Jika perasaan takut dan khawatir masih ada, carilah bantuan dari ahli terapi profesional.

    7. Beberapa ibu mungkin memiliki pikiran atau bayangan menyeramkan yang timbul dalam pikiran mereka, yang tidak dapat mereka kontrol. Kadang-kadang, pikiran ini bahkan dapat berubah ke arah menyakiti bayi Anda. Jika pikiran dan bayang-bayang seperti ini mulai mengganggu si ibu, ini suatu pertanda baik! Dengan psikoterapi dan pengobatan, wanita biasanya akan mendapatkan penyembuhan dalam waktu yang singkat untuk gejala yang umum ini.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Taming the boo 7 ways for new moms to manage fear & anxiety” karya Kristin Hodson.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Kristin regularly presents at various universities and to community groups on relationships and perinatal mental health and sexuality as well as finding balance and wellness in everyday living. She has a passion for women’s mental health, human and relational sexuality, spirituality and relationships. Kristin is a wife and mom of two children.

Situs: http://www.thehealinggroup.com

7 Cara untuk Ibu Baru Menghadapi Ketakutan dan Kecemasan

Kadang-kadang kita merasa takut dan cemas. Kita biasanya takut kepada kucing hitam, tengkorak, dan hantu. Akan tetapi, perasaan takut atau cemas setelah melahirkan bayi terjadi kepada setiap ibu sepanjang tahun.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr