Kenali tanda-tanda si kecil mulai malas belajar

Menghadapi anak yang mempunyai kebiasaan malas belajar bukanlah hal baru bagi para orangtua. Sama halnya dengan orang dewasa, ada kalanya anak sedang merasa bosan dan tidak mood dalam melakukan suatu kegiatan, dalam hal ini adalah belajar.

275 views   |   7 shares
  • Menghadapi anak yang mempunyai kebiasaan malas belajar bukanlah hal baru bagi para orangtua. Sama halnya orang dewasa, ada kalanya anak sedang merasa bosan dan tidak mood dalam melakukan suatu kegiatan, dalam hal ini adalah belajar. Namun demikian faktor malas bukanlah menjadi penyebab utamanya, buktinya ketika bermain, anak bisa lebih semangat dan menikmati apa yang mereka lakukan. Mengapa demikian? Karena dalam belajar mereka tidak menemukan ketertarikan atau gairah belajar, mereka merasa tidak mendapatkan manfaat apa-apa, mereka tidak mengerti tujuan belajar, mereka merasa tertekan dengan sulitnya pelajaran yang mereka terima atau bisa jadi mereka merasa kurang mendapatkan dukungan dari Anda sebagai orangtua dan guru sebagai tenaga pendidik.

  • Ada 6 tanda yang dapat Anda lihat ketika anak Anda mulai malas belajar:

  • 1. Malas masuk sekolah merupakan salah satu tanda anak tidak minat belajar. Biasanya mereka sengaja untuk terlambat bangun pagi dan berangkat ke sekolah.

  • 2. Anak yang malas belajar selalu mencari alasan untuk tidak masuk sekolah dengan alasan sakit, ada keperluan keluarga dan lain sebagainya. Mereka juga kerap kali bolos di jam-jam tertentu pelajaran di sekolah.

  • 3. Tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah adalah bukti anak yang memang tidak ada gairah dalam belajar. Mereka tidak peduli lagi dengan konsekuensi ketika tidak mengerjakan PR. Dan jikalau dikerjakan, mereka akan mengerjakan tugas-tugas sekolah tersebut dengan bersungut-sungut.

  • 4. Hasil belajar menjadi menurun merupakan bukti anak malas belajar. Anak yang malas belajar akan kehilangan konsentrasi dalam belajar, tidak fokus, cuek, tidak memiliki ambisi untuk berhasil.

  • 5. Anak yang malas belajar selalu punya seribu macam alasan untuk menolak ketika disuruh belajar. Misalnya, pura-pura mengantuk lah, tiba-tiba sakit lah, bahkan merengek-rengek.

  • 6. Tentu saja mereka akan lebih memilih bermain atau melakukan kegiatan lain yang disukainya ketimbang harus belajar.

  • Ketika si kecil mulai menunjukkan tanda-tanda di atas, sebaiknya Anda segera mencari jalan keluar agar anak tidak terjebak dalam kondisi malas belajar. Berikut penanganan yang dapat Anda lakukan untuk membantu si kecil bergairah dalam belajar:

  • 1. Buat jadwal belajar anak

  • Sangat penting untuk membuat jadwal belajar anak, ini membantu anak untuk belajar disiplin dan bertanggung jawab. Tentukan waktu dan durasi belajar anak. Berikan batas waktu dan selingi dengan waktu istirahat agar anak tidak bosan.

  • Advertisement
  • 2. Beri dukungan bagi mereka

  • Dukungan dan motivasi dari Anda secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam belajar. Dukungan bukan hanya diberikan saat anak mendapat penghargaan atau hasil belajar yang memuaskan, namun ketika anak merasa putus asa akan nilai yang kurang, dukungan, perhatian dan kasih sayang Anda adalah penyemangat anak untuk bangkit lagi.

  • 3. Buat suasana belajar yang menyenangkan

  • Faktor lingkungan dan suasana belajar ternyata menjadi salah satu faktor penentu anak minat belajar atau tidak. Berusahalah untuk membuat suasana belajar yang menyenangkan, santai namun tetap tertib. Ciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tenang sehingga anak mudah berkonsentrasi dalam belajar.

  • 4. Tetapkan cara belajar yang efektif

  • Setiap anak memiliki cara belajarnya yang efektif. Tipe belajar setiap anak mungkin tidak sama. Ada anak yang lebih mudah menghapal kalimat ketika ia membacanya sendiri, ada juga anak yang perlu bantuan orang lain untuk mendiktenya menghapalkan kalimat tersebut. Cobalah tanyakan pada si kecil, proses belajar seperti apa yang mereka inginkan sehingga Anda dapat menyesuaikannya.

  • 5. Selesaikan masalah si kecil

  • Bisa jadi anak menjadi malas belajar karena ia mempunyai masalah dengan teman sekelasnya sehingga anak menghindar untuk masuk sekolah. Masalah sosial di lingkungan rumah maupun di sekolah akan sangat berpengaruh pada semangat anak dalam belajar. Bantu anak untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

  • 6. Perhatikan kondisi fisik dan psikis anak

  • Tentu saja akan sangat sulit menyuruh anak untuk belajar ketika kondisi mereka sedang mengantuk, lapar, sakit, sedih atau sedang marah. Orang tua harus jeli memerhatikan kondisi anak, apakah mereka siap belajar atau tidak.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Kenali tanda-tanda si kecil mulai malas belajar

Menghadapi anak yang mempunyai kebiasaan malas belajar bukanlah hal baru bagi para orangtua. Sama halnya dengan orang dewasa, ada kalanya anak sedang merasa bosan dan tidak mood dalam melakukan suatu kegiatan, dalam hal ini adalah belajar.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr