Pentingnya bekerja sama dengan guru si kecil

Guru adalah elemen penting dalam kehidupan kita, dan tentunya anak-anak kita. Inilah sebabnya, sebagai orangtua, kita harus menjalin hubungan positif dengan para guru. Bagaimana caranya?

158 views   |   1 shares
  • Tahukah Anda? Guru menghabiskan waktu bersama anak Anda selama 6 hingga 8 jam sehari, setiap 5 hari dalam sepekan. Demikian diungkapkan oleh biro psikologi Tiga Generasi. Jadi, selain Anda sebagai orangtua, guru merupakan salah satu orang yang memiliki pengaruh terbesar dalam perkembangan anak Anda. Sebagian besar waktu anak, ia habiskan di sekolah. Artinya, hal-hal penting yang dilalui setiap anak dalam tahap perkembangannya, guru pun terlibat di dalamnya.

  • Inilah sebabnya, penting bagi Anda untuk menjalin komunikasi yang baik dengan guru demi perkembangan anak Anda. Penelitian yang dilakukan oleh Southwest Educational Development Laboratory memperlihatkan bahwa apa pun latar belakang dan tingkat ekonomi orangtua, mereka yang peduli dan mau melibatkan diri dalam mengawal proses belajar anak di sekolah, memiliki kemungkinan lebih besar melihat anaknya:

  • (1) memperoleh hasil belajar yang bagus

  • (2) berhasil di berbagai mata pelajaran

  • (3) menghadiri berbagai kegiatan di sekolah secara teratur (dan tidak membolos)

  • (4) memiliki kecakapan sosial dan perilaku yang lebih baik, serta dengan mudah beradaptasi dengan sekolah

  • (5) lulus dan mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi

  • Mengapa? Sebab, menurut Tiga Generasi, seorang anak biasanya mencontoh perilaku yang ditunjukkan oleh orangtuanya. Oleh karena itu, orangtua sebaiknya menunjukkan sikap positif terhadap sekolah. Salah satunya ya dengan melalui komunikasi yang efektif dengan gurunya. Hal ini pun dapat menguntungkan orangtua sebab akan mendapatkan informasi mengenai perkembangan anak, dan hal apa yang bisa dilakukan orangtua agar anak dapat lebih berprestasi.

  • Orangtua pun dapat belajar mengenai program akademik sekolah dan bagaimana mengaplikasikannya di rumah. Hal ini berpengaruh positif terhadap kualitas orangtua dalam mendidik anak di rumah, karena orangtua merasa lebih percaya diri dalam mendidik anak, mengembangkan kepercayaan dan sikap positif terhadap sekolah.

  • Nah, bagaimana kita bisa secara optimal terlibat dalam pendidikan formal anak di sekolah? Menurut temantakita.com, setidaknya ada empat hal yang harus kita renungkan untuk memulai relasi yang positif dengan guru anak:

  • 1. Menghargai guru sebagai partner

  • Orangtua memang pendidik anak yang utama, namun guru anak juga memiliki pengetahuan dan wawasan tentang anak kita. Pengetahuan dan wawasan yang mungkin luput dari perhatian kita karena bisa jadi perilaku anak di sekolah berbeda dengan perilaku anak di rumah. Jika Anda mengetahui bahwa anak memiliki masalah di sekolah, jangan langsung menyemprot guru. Berbagilah informasi tentang anak yang mungkin dapat membantu gurunya untuk lebih memahami karakter dan perilaku anak Anda.

  • Advertisement
  • 2. Biarkan anak bersahabat dengan gurunya

  • Sebagai partner belajar anak, guru adalah orangtua kedua yang bisa jadi merupakan orang dewasa yang akan dikenal baik (atau buruk) oleh anak di luar keluarganya. Seperti anak yang punya caranya sendiri untuk mengobrol, mengutarakan sesuatu, bahkan bersenda gurau dengan orangtuanya, mereka akan mengembangkan cara sendiri untuk membangun hubungan yang positif dengan guru mereka.

  • 3. Jangan meninggikan anak

  • Orangtua tentu punya banyak hal tentang anak yang ingin disampaikan pada sang guru, termasuk kekuatan dan bakat anak. Informasi ini sebenarnya berguna sebagai catatan guru saat mengajar dan mendidik anak di kelas, namun utarakanlah dengan wajar. Saat Ayah Ibu terlalu meninggikan anak di hadapan guru, kita bisa mengesankan bahwa guru kurang mampu mengajar anak seberbakat anak kita. Cukup sampaikan dengan sederhana ketika guru menanyakan hobi atau kegiatan si kecil di rumah.

  • 4. Ingat kembali persepsi kita tentang sosok guru

  • Tentu, sebagai seorang yang pernah sekolah, kita pasti ingat betul siapa guru favorit dan siapa guru yang paling menyebalkan, seperti halnya guru mengingat murid yang cemerlang dan murid yang nakal. Persepsi kita mengenai sosok guru bisa memengaruhi cara kita memandang dan menjalin hubungan dengan guru anak. Jika Anda punya pengalaman buruk dengan guru, jangan sampai hal tersebut terbawa pada guru anak saat ini.

  • Ingatlah bahwa orangtua yang terlibat aktif dan positif dalam pendidikan anak, memengaruhi cara guru dalam mengajar dan memperlakukan anak saat di sekolah. Guru yang merasa didukung dan dipandang positif oleh orangtua, cenderung akan mengembangkan sikap lebih menghargai dan berempati terhadap siswanya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Pentingnya bekerja sama dengan guru si kecil

Guru adalah elemen penting dalam kehidupan kita, dan tentunya anak-anak kita. Inilah sebabnya, sebagai orangtua, kita harus menjalin hubungan positif dengan para guru. Bagaimana caranya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr