Pentingnya menjauhkan anak dari ancaman pergaulan bebas

Sudahkah Anda berbagi dengan anak tentang bahaya dan risiko dari pergaulan bebas, termasuk pula seks bebas?

374 views   |   5 shares
  • Tak dapat dipungkiri aktivitas seks bebas telah merajalela di negeri ini. Semakin hari, semakin banyak pelaku seks bebas yang bermunculan. Seks bebas tidak lagi tabu untuk dibicarakan. Bahkan di kota-kota besar, seks bebas dijadikan gaya hidup. Kondisi seperti ini memang sudah sangat menyimpang dari aturan agama, nilai-nilai bangsa kita, moral kemanusiaan dan akhlak.

  • Dan yang lebih mengejutkan, pelaku seks didominasi oleh para pelajar atau anak-anak remaja. Sebagai orangtua yang memiliki anak-anak remaja tentunya kondisi demikian menjadi momok yang mengkhawatirkan dan menakutkan. Kita tentu berharap anak-anak kita tidak terjerat dalam pergaulan yang salah. Karena pergaulan yang salah akan menjerumuskan anak-anak kita pada seks bebas.

  • Bahaya seks bebas membuat para orangtua akhirnya harus berpikir keras untuk bertindak dan mencari cara dalam upaya mencegah dan menyelamatkan mereka. Karena yang pasti dampaknya sangat buruk dan berbahaya bagi kehidupan mereka. Imbasnya bukan hanya pada anak-anak kita saja tetapi orangtua, keluarga, lingkungan masyarakat bahkan masa depan anak akan terancam.

  • Sebelum semuanya menjadi kenyataan yang buruk. Berikut cara-cara yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan anak-anak kita dari bahaya seks bebas

  • 1. Berikan pendidikan seks pada anak

  • Sebelum melarang ini itu kepada anak, sebaiknya berikan penjelasan mengenai pendidikan seks yang benar kepada anak agar anak memahami mengapa seks tidak boleh dilakukan sebelum ia menikah dan apa risiko jika seks bebas itu dilakukan. Berbagai informasi penting tentang bahaya seks bebas dapat Anda jelaskan pada anak seperti risiko hamil di luar nikah atau terjangkit penyakit kelamin. Informasi-informasi tersebut dapat dijadikan pegangan bagi anak untuk tidak mencoba-coba seks bebas.

  • 2. Tanamkan nilai-nilai spiritual

  • Semua agama tentu mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan positif. Menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak anak kecil akan membuahkan hasil yang baik pula seiring anak tumbuh dewasa. Ajaran dan berbagai nasihat dapat membantu anak untuk bisa berpikir, mana hal-hal yang boleh untuk dilakukan dan mana yang tidak boleh. Mengajarkan anak untuk selalu dekat kepada Tuhan artinya membangun benteng pertahanan anak untuk mencegah mereka melakukan dosa.

  • 3. Jalin hubungan yang baik dengan anak

  • Menjalin hubungan yang baik antara orangtua dan anak ternyata dapat mengurangi risiko seks bebas itu terjadi. Orangtua harus bisa berperan sebagai seorang sahabat untuk anak agar anak bisa selalu terbuka dan tidak merasa canggung untuk berbagi cerita mengenai kehidupan seksnya. Anak-anak remaja sekarang ini mudah berontak dan tidak mau mendengar nasihat orangtuanya ketika orangtuanya terlalu posesif dan menekan.

  • Advertisement
  • 4. Tentukan batasan-batasan dalam pergaulan

  • Di usia remaja, anak-anak masih menggebu-gebu memperluas pergaulannya. Rasa ingin tahu, penasaran dan tren yang ada membuat pergaulan anak tidak terbatas. Namun, tidak semua pergaulan tersebut baik untuk mereka. Di sinilah peran kita orangtua wajib menentukan batasan-batasan dalam pergaulan anak. Mana lingkungan atau teman-teman yang membawa pengaruh buruk bagi anak? Jangan sampai mereka salah bergaul dan memilih teman.

  • 5. Tegas dan disiplin

  • Orangtua harus sedikit tegas dan disiplin. Tidak mengekang namun tidak juga terlalu membebaskan. Batasi jam-jam malam anak, batasi kegiatan yang tidak bermanfaat, atau larangan untuk berpacaran sampai anak dewasa. Aturan-aturan yang dibuat dalam keluarga dibuat untuk mengontrol dan membatasi ruang lingkup anak supaya tidak terjerumus pada pergaulan seks bebas.

  • 6. Ajari anak tentang bagaimana ia harus menjaga dan menghargai dirinya

  • Selalu ingatkan pada anak bahwa dirinya itu berharga. Oleh karena itu, mereka harus bisa menghargai dirinya sendiri dengan cara menjaga kehormatannya. Ingatkan bahwa seks bebas hanya dapat merusak diri dan masa depan.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Pentingnya menjauhkan anak dari ancaman pergaulan bebas

Sudahkah Anda berbagi dengan anak tentang bahaya dan risiko dari pergaulan bebas, termasuk pula seks bebas?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr