7 bentuk "perselingkuhan" yang mungkin sudah Anda lakukan dan tidak Anda sadari

Berhati-hatilah, menempatkan sahabat di atas segalanya akan membuat jarak dan memunculkan rasa tidak percaya pasangan kepada Anda.

554 views   |   9 shares
  • Rasa bosan tetap menjadi alasan utama mengapa seseorang tega berselingkuh dari pasangan hidupnya. Selain itu, faktor ekonomi dan gaya hidup ikut menyumbang banyaknya angka perselingkuhan di tengah-tengah masyarakat.

  • Namun, perselingkuhan yang dimaksud kali ini tidak memiliki kaitan dengan hubungan antara seorang pria dan wanita, sehingga pihak yang terlibat mungkin merasa tidak sedang mengkhianati pasangannya.

  • Mengutip laman Huffington Post, tanggal 8 Desember 2015, sedikitnya ada 7 bentuk "perselingkuhan" dalam pernikahan. Meskipun tidak memiliki risiko yang fatal, tetapi jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus, perlahan tapi pasti, dapat memengaruhi keharmonisan pernikahan itu sendiri.

  • 1. Lebih mengutamakan kebutuhan anak

  • Jika ada sebuah pertanyaan, manakah yang lebih penting mendahulukan kebutuhan anak atau pasangan? Saya yakin banyak di antara Anda akan menjawab anak-anak. Akan tetapi, tahukan Anda bahwa lebih mengutamakan kebutuhan anak merupakan salah satu bentuk pengkhianatan tehadap pasangan. Menurut seorang konsultan pernikahan dan sekaligus penulis buku Passionate Spark- Lasting Love, Otto Collins, mengatakan "Anda dan pasangan akan menjadi orang yang asing dan gairah serta keterikatan secara perlahan akan layu dan mengering. Anda mungkin masih saling mencintai, tetapi Anda berdua tidak lagi dapat merasakan semangat yang sama karena Anda telah mengabaikan kebutuhan satu sama lain."

  • 2. Menceritakan masalah rumah tangga kepada orang lain

  • Anda harusnya bisa menjaga rahasia ketika rumah tangga menghadapi goncangan. Namun, ketika Anda sudah mulai membuka diri dan menceritakan masalah yang tengah dihadapi kepada orang lain, maka secara tidak langsung Anda telah mengkhianati pasangan Anda secara emosional.

  • Menyikapi hal ini seorang psikiater, Foojan Zeine, mengatakan "Ketika salah satu dari Anda mulai memberikan posisi istimewa kepada orang lain (sahabat), maka pasangan Anda akan merasa sangat dikhianati. Pasangan Anda memang tidak sepenuhnya bisa mengambil posisi sahabat dari hati Anda, tetapi dia tetap membutuhkan rasa aman dan keterbukaan sebagi rekan di mana Anda paling sering mencurahkan isi hati."

  • 3. Saat Anda tidak bisa lepas dari perangkat gadget

  • Tidak peduli apakah itu sedang mengerjakan pekerjaan kantor, bermain video game, bertukar pesan atau sekedar membahas hasil pertandingan tim olahraga favorit, tetapi menghabiskan waktu terlalu lama dengan perangkat gadget saat sedang bersama pasangan merupakan sebuah bentuk perselingkuhan. "Setiap orang perlu sejenak meletakkan perangkat gadget mereka dan sementara waktu menjauhi sosial media, kemudian berfokus kepada hal-hal lain yang lebih penting, yaitu keluarga mereka", ujar terapis pernikahan asal Pennsylavnia, Christine Wilke.

  • Advertisement
  • 4. Tidak jujur dengan keuangan

  • Berbelanja secara diam-diam tanpa memberitahu pasangan merupakan salah satu bentuk pengkhianatan dan ketika hal tersebut ketahuan dapat menimbulkan masalah yang besar. Penelitian yang pernah dilakukan oleh National Endowment for Financial Education,menemukan bahwa 68 % ketidakjujuran dalam masalah keuangan memiliki efek negatif pada pernikahan, di mana 16 % di antaranya berakhir dengan perceraian.

  • 5. Lebih banyak meluangkan waktu bersama sahabat ketimbang dengan pasangan

  • Tidak masalah memiliki hobi dan menghabiskannya bersama sahabat, tetapi akan menjadi masalah ketika seseorang mulai lupa diri dan lupa waktu hingga mengabaikan pasangannya. "Berhati-hatilah, menempatkan sahabat di atas segalanya akan membuat jarak dan memunculkan rasa tidak percaya pasangan kepada Anda", ujar Otto Collins.

  • 6. Menceritakan keburukan pasangan pada orang lain

  • Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa menceritakan keburukan pasangan kepada orang lain dapat mengurangi efek depresi yang sedang dialami, tetapi tanpa Anda sadari hal ini justru akan menciptakan jarak di antara Anda dan pasangan. Jadi, ketika sedang curhat sebaiknya jangan pernah ceritakan keburukan pasangan, tetapi lebih baik fokus bagaimana mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi.

  • 7. Ketika Anda mendiamkan pasangan selama berhari-hari

  • Ketika Anda mendiamkan pasangan atau mengatakan tidak ada masalah padahal sedang menghadapi masalah, maka pasangan Anda tidak akan berdaya menghadapi tembok yang Anda bangun. Pasangan Anda justru akan merasa lebih sakit hati dan terkhianati oleh sikap Anda. Hal ini tentu dapat menciptakan celah bagi pasangan mengartikan sikap Anda tersebut sebagai sesuatu yang negatif.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

7 bentuk "perselingkuhan" yang mungkin sudah Anda lakukan dan tidak Anda sadari

Berhati-hatilah, menempatkan sahabat di atas segalanya akan membuat jarak dan memunculkan rasa tidak percaya pasangan kepada Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr