Si kecil tiba-tiba mogok sekolah. Apa yang harus dilakukan?

Sekolah harusnya menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak.

260 views   |   1 shares
  • Ada kalanya, sesekali, anak enggan pergi sekolah. bisa saja dianggap hal yang wajar, sebetulnya. Namun, jika anak terus menerus menolak untuk pergi ke sekolah, dan menunjukkan tingkah laku yang tidak biasanya, orangtua harus mulai memberikan perhatian lebih kepada anak dalam keadaan ini.

    Seperti ditulis dalam sebuah artikel dari kumpulan psikolog Rumah Dandelion, pada dasarnya, banyak hal yang mengakibatkan anak menolak untuk pergi ke sekolah. Bila memang kondisi kesehatan anak menurun, mungkin anak akan menolak pergi ke sekolah. Selain itu, menurut sebuah artikel yang ditulis A.T. Salemi dan K.M. Brown di American Journal of Health Education, adanya beban tugas yang anak alami, guru yang tidak disukai atau kondisi lingkungan sekolah juga kerap membuat anak menolak pergi ke sekolah. atau bisa jadi karena adanya kecemasan ketika ia berpisah dengan orangtua, kecemasan berhadapan dengan lingkungan sosial ataupun kecemasan dalam hal performa di sekolah. Keadaan seperti ini disebut dengan school refusalatau biasa dikenal dengan istilah school phobia.

    Merujuk pada definisi dari school phobiaatau school refusaldapat diartikan sebagai kecemasan yang dialami oleh anak usia sekolah dengan ditandai ketakutan yang intens untuk pergi ke sekolah. Menurut buku School refusal: information for educators tulisan M. Wimmer, terdapat beberapa karakteristik dari anak yang mengalami keadaan ini yaitu kecemasan berlebih saat akan pergi ke sekolah, depresi dan keluhan akan keadaan fisik.

    Oleh karena itu, orangtua harus mencermati keluhan yang dialami oleh anak. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencari tahu penyebab mogoknya si buah hati ke sekolah.

  • Jadilah pendengar yang baik

    jangan terlalu cepat marah, sebab hal itu akan membuat anak takut dan semakin sulit untuk berkomunikasi dengan Anda. Tanyakan alasan padanya secara lembut. Jika ia menangis, tunggulah sampai dia tenang.

  • Antar ke sekolah

    Ketika ia menyatakan tak mau berangkat sekolah, katakan bahwa Anda siap mengantarnya. Namun jika ia tetap menolak, sebaiknya tetap tenang dan menunggu hingga anak mau bicara. Jika buah hati tak juga bicara tentang sebab mogok sekolahnya dan ia merasa takut kalau akan berangkat sekolah, lebih baik mengantarnya selama beberapa waktu.

  • Cari informasi dari guru

    Manfaatkan momen mengantar ini dengan menemui gurunya dan bicarakan tentang sikap anak akhir-akhir ini yang mogok sekolah. Menjaga kontak dan hubungan dengan guru dan pihak sekolah dapat membuat orangtua memahami bagaimana iklim sekolah dan anak pun mendapat perhatian dari pihak sekolah.

  • Kenali teman-teman sekelasnya

    Mungkin si kecil sedikit bermasalah dengan teman-temannya. Entah tidak diterima dengan baik atau ada anak yang nakal padanya. Sediakan waktu untuk datang ke sekolah bersama anak Anda dan amati dari jauh yang terjadi dengan si kecil

    Dampak dari school phobiaini amat beragam. Wimmer menjelaskan, keadaan ini dapat mengakibatkan prestasi akademis anak menurun, anak menjadi takut dalam bersosialisasi, anak ketinggalan pelajaran. Keadaan ini bila dibiarkan lebih lanjut dapat turut mengakibatkan masalah pada kondisi psikologis anak. Oleh karenanya, terdapat beberapa kiat yang dapat orangtua lakukan untuk menurunkan risiko dari school phobia, di antaranya:

    • Membuat rutinitas pagi hari yang menyenangkan bagi anak sebelum pergi ke sekolah. Rutinitas itu di antaranya membuatkan sarapan yang disukai anak, menyiapkan sarapan bersama, membereskan kamar tidur diiringi lagu-lagu kesukaan anak dan lainnya.

    • Ajaklah anak bicara secara baik-baik tentang masalah yang dihadapi di sekolahnya. Anak bisa berbicara dengan orangtua, teman atau guru yang dipercaya sehingga bisa membuatnya merasa lebih baik.

    • Mencoba berkenalan dengan teman-teman dekat anak di kelas. Dengan hal itu, orangtua menjadi tahu bagaimana sosialisasi anak di sekolah.

    • Jika bermasalah dengan pelajaran di sekolah, mintalah bantuan guru di sekolah atau guru privat untuk memberinya tambahan pelajaran. Jangan biarkan hal ini berlangsung terlalu lama, karena lebih mudah untuk mengejar ketinggalan satu bab pelajaran dibandingkan dengan satu buku pelajaran.

    • Memuji anak dengan apa yang ia raih di sekolah. Hal ini dapat membuat selfesteem anak berkembang dan ia merasa bahwa pekerjaannya dihargai oleh lingkungan sekitarnya.

    • Biasakan mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan sang anak untuk ke sekolah sejak malam harinya, sehingga saat pagi hari anak tidak merasa stres atau terburu-buru yang membuatnya malas untuk pergi ke sekolah.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Si kecil tiba-tiba mogok sekolah. Apa yang harus dilakukan?

Sekolah harusnya menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak.
Advertisement
Bergabung dengan jutaan lainnya di seluruh duniamenuju fondasi keluarga yang lebih kuat
-------------------------- atau --------------------------
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr