4 kecelakaan yang kerap dialami ‘balita’ saat liburan. Bagaimana cara menghindarinya?

Apakah persiapan Anda sudah lengkap terutama untuk melindungi si kecil dari berbagai kemungkinan?

144 views   |   5 shares
  • Berlibur bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan dan sangat dinantikan. Terutama bagi si balita, yang menunggu-nunggu saat bepergian bersama orang tua dan saudaranya. Namun di usia yang penuh dengan keingintahuan besar, seringkali si anak balita mengalami insiden-insiden kecil yang tidak diinginkan seperti terluka. Siapa sih yang ingin mengalaminya? Apalagi di saat Anda dan keluarga sedang menjalani liburan yang (seharusnya) menyenangkan.

  • Untuk menghindari hal tersebut, atau setidaknya meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan -besar maupun kecil- yang kerap menimpa para balita, tentu dengan mengetahui, memahami dan mengenali cara penanganan yang tepat, Anda akan lebih tenang berlibur bersama buah hati Anda. Berikut beberapa di antaranya:

  • 1. Mimisan

  • Balita belum memiliki keseimbangan yang sempurna dan mudah terjatuh. Jika cedera dan mengenai pembuluh darah tipis di dalam hidung, seringkali dapat menyebabkan epistaksis atau yang juga dikenal dengan mimisan. Segera bantu dia untuk duduk di posisi tegak dengan kepala agak terangkat agar posisi hidung tinggi. Ini bertujuan untuk mencegah darah mengalir ke luar. Kemudian kompres hidungnya dengan handuk basah atau es untuk membantu menghentikan pendarahan.

  • 2. Terjatuh

  • Perhatikan dan awasi buah hati Anda saat berada di tangga, area yang licin ataupun tempat tidur yang tinggi. Pastikan Anda berada di dekat mereka setiap saat. Bila sampai si kecil terluka, bersihkan terlebih dahulu dengan air mengalir lalu beri cairan antiseptik untuk mencegah infeksi. Jika terkilir, segera kompres dengan es. Kalau memerlukan penanganan serius, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

  • 3. Tenggelam

  • Advertisement
  • Bila di tempat tujuan berlibur terdapat kolam, atau bathtub kamar hotel yang terisi penuh dengan air, maka Anda perlu mengawasi keberadaan sang buah hati. Keingintahuan besar seringkali membuat mereka senang bermain-main di dekat air yang dapat berakibat fatal seperti tenggelam. Seringkali sang anak tidak menyadari bahayanya, walau hanya berada di kolam plastik atau kolam ikan di pekarangan.

  • 4. Digigit serangga

  • Jika Anda berlibur di ruang terbuka yang banyak rumput dan tanaman, waspadai sengatan serangga karena akan menimbulkan bengkak dan gatal. Segera berikan handuk hangat atau minyak tawon untuk mencegah gatal sebagai pertolongan pertama.

  • Lokasi liburan bisa jadi jauh dari apotik atau toko serba ada yang menyediakan bahan atau obat pertolongan pertama saat kecelakaan. Karenanya, bawalah segala keperluan anak saat berlibur, termasuk obat-obatan P3K sebagai antisipasi masalah yang mungkin akan menimpa anak di perjalanan nantinya. Bila masalahnya serius, segera bawa ke klinik atau rumah sakit terdekat.

Bantu kami menyebarkan

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

4 kecelakaan yang kerap dialami ‘balita’ saat liburan. Bagaimana cara menghindarinya?

Apakah persiapan Anda sudah lengkap terutama untuk melindungi si kecil dari berbagai kemungkinan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr